SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 17


__ADS_3

Setelah selesai makan malam mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing ayah yang sedang sibuk menghitung gaji para karyawan yang bekerja di perkebunannya,bunda sedang asik dengan film kesukaannya, Effin dengan tugas sekolahnya, Ilan sedang bekerja, jangan tanya Ariena sedang apa kalian pasti tau kalau seseorang sudah ngefens apa lagi kalau bukan liat videonya,lagu,dan medsos apa pun yang menyangkut tentang mereka.


Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul sepuluh malam Ariena yang duduk di ruang keluarga, tadinya bersama bunda tapi setelah film kesukaannya habis bunda langsung pergi ke kamar, aku sebenarnya juga sudah mengantuk ingin tidur tapi sangat malas pergi ke kamar.


"Ariena kamu kok masih di sini udah malam loh, apa kamu gak tidur" ucap ayah dari dapur membawa segelas air minum


"Ee ayah, belum tidur yah?" Ucapnya balik bertanya


"Kamu ya kebiasaan orang nanya malah balik nanya" ucap ayah geleng kepala melihat tingkah anaknya


"Hehehe iya ini Ariena mau tidur kok yah" ucap Ariena berdiri dari sofa


"Ayah juga jangan tidur malam-malam jangan lupa minum obat dulu sebelum tidur" ucap Ariena


"Baiklah tuan putri ayah akan melaksanakan semua perintah Tuan putri" ucap ayah mengelus rambut Ariena "ya sudah sana tidur biar ayah saja yang mematikan TV nya"


Ariena mengangguk dan pergi ke kamarnya.


Ariena masuk ke kamar dan melihat Ilan sedang duduk di balkon dengan memangku laptopnya karena sudah sangat mengantuk Ariena langsung tidur di ranjangnya tanpa memperdulikan Ilan.

__ADS_1


Sejam setelah tidur Ariena terbangun dan melihat ternyata Ilan masih duduk di tempat yang sama dengan posisi yang sama.


"Dia masih juga belum tidur ini sudah sangat malam" gumangnya dalam hati "apa aku samperin saja ya atau aku tanya dia mau minum apa mungkin dia butuh sesuatu tapi enggan memintanya" Ucapnya


"Ehmm"


Ilan mendongak melihat siapa yang berdehem di depannya.


"Kenapa" tanyanya datar


"Apa anda membutuhkan sesuatu?" ucap Ariena


"Baiklah akan saya buatkan" Ucapnya


Setelah sampai di dapur dia terus mengomel *apa dia bilang tadi katanya enggak mau orang mau pergi malah bilang saya ingin tesu tanpa gula apa kamu bisa membuatnya, dia menyuruh, bertanya atau mengejek dihh dikira aku tak bisa membuatnya apa* gumangnya


Akhirnya tesu sudah selesai Ariena langsung membawanya ke kamar.


"Ini tesu anda" Ucapnya menaruh tesunya di meja

__ADS_1


Saat Ariena ingin pergi tangannya langsung di pegang Ilan.


"Tunggu saya ingin bicara" Ucapnya lalu melepaskan genggamannya


"Dengarkan aku baik-baik karena aku paling membenci mengulangi perkataan ku. jadi dengarkan aku, aku tau kita menikah karena terpaksa dan aku tak akan meminta apapun dari mu apa lagi hak ku sebagai seorang suami, tapi ingat selagi kamu masih menjadi istri ku, aku harus tau apa saja yang kamu lakukan karena kamu adalah tanggung jawab ku sekarang, dan ya jangan panggil aku anda panggil aku dengan nama ku atau panggil aku seperti paman ku memanggil papa ku"Ucapnya


"Emang paman memanggil om ren eh maksud ku papa, dengan sebutan apa" tanya Ariena


"Mas" Ucapnya singkat


"Apa m'mas gak mau ah aku tak biasa memanggil seperti itu" ucap Ariena geli mendengarnya


"Makanya di biasakan biar terbiasa" Ucapnya


"T't'tapi" ucap Ariena terbata-bata


"Kalau tak mau juga tak apa terserah kamu mau panggil apa" Ucapnya lalu kembali bekerja tanpa menghiraukan Ariena yang duduk di kursi sebelahnya.


Ariena tak tau harus bicara apa dia langsung bangkit dari duduknya dan berjalan menuju ranjang untuk membaringkan tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2