SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 43


__ADS_3

"assalamualaikum pa" ucap Ilan


"Waalaikumsalam" ucap papa


"Apa kabar pa" tanya Ilan


"Alhamdulillah papa baik" ucap papa


"Mama juga baikkan pa" ucap Ilan


"Iya mama juga Alhamdulillah baik nak" ucap papa


"Siapa pa" tanya mama


"Ilan ma" jawab papa


"Sini handphonenya pa mama mau bicara sama Ilan" ucap mama dan papa memberikan handphonenya ke mama.


"Hallo Ilan" ucap mama


"Iya ma" jawab Ilan


"Gimana kabar kamu dan Ariena" tanya mama


"Alhamdulillah kami di sini baik ma" ucap Ilan terhenti "hanya saja Ariena sempat histeris aku tinggal di rumah sendirian karena aku lembur di kantor" ucap Ilan menjelaskan


"Apa Ariena kamu tinggal sendiri, maaf mama gak ngasih tau kamu kalau sebenaranya Ariena punya masa lalu yang buat dia trauma akan kesendirian di malam hari, waktu itu mama sudah mau memberi tau kamu tentang Ariena tapi mama takut kamu menolak menikah dengan Ariena" ucap mama


"Mama gak perlu minta maaf. yang lalu biarlah berlalu. Oh iya ma, mama kapan balik ke indo" ucap Ilan


"Ya mungkin sampai adek kamu wisuda, ada apa emangnya" tanya mama


"gini ma Ilan kan beberapa minggu ini banyak kerjaan dan mungkin akan sering pulang malam, jadi Ilan mau minta tolong untuk temani Ariena di rumah" ucap Ilan


"Ya gimana, mama pulangnya masih lama nak" ucap mama tak enak hati

__ADS_1


"Ya udah gak papa ma nanti Ilan coba bicara sama Effin untuk tinggal bersama kami, udah dulu ya ma assalamualaikum" ucap Ilan


"Iya, waalaikumsalam" jawab mama mematikan telponnya


'keesokan harinya'


Sepertinya bisa Ariena melakukan kegiatan seperti biasa bersih-bersih rumah membuatkan Ilan sarapan menyiapkan pakaian kerja yang akan di kenakan.


Setelah selesai sarapan Ariena mengantar Ilan sampai di halaman rumah mencium tangan Ilan seperti pernikahan normal pada umumnya.


Selesai membersihkan diri Ariena tiduran di kasur sambil memainkan handphonenya, uda di tebak dong Ariena lagi lihat apa di handphone. yapsss apa lagi kalau bukan liat Bangtan grup band kesukaannya.


Sekitar pukul sebelas siang suara pintu rumah di ketuk.


'tok tok tok'


"Siapa ya yang bertamu siang-siang gini, apa mas Ilan udah pulang tapi kayanya gak mungkin deh" ucap Ariena berjalan keluar kamar untuk membuka pintu.


tampak Ariena terkejut melihat seseorang di depan pintu.


"Assalamualaikum" ucap Effin tersenyum


"waalaikumsalam, ini beneran kamu fin" ucap Ariena tak percaya


"ya iya lah kak ini aku Effin masa sama adik sendiri lupa" ucap Effin


"Bukan gitu cuma kaget aja gak ada bilang tau-tau udah sampai sini aja" ucap Ariena


"Hehehe namanya juga kejutan, Effin gak di persilahkan masuk ni" ucap Effin


"Eh iya lupa ayo masuk dek" ucap Ariena saat sudah duduk di sofa Ariena menawarkan minum.


"Kamu mau minum apa" tanya Ariena


"Gak usah repot-repot kak tapi kalau kakak maksa, ya udah Effin mau minum es teh dingin jangan lupa temennya juga kak" ucap Effin tersenyum menampilkan lesung pipinya

__ADS_1


"Hm, katanya gak usah repot-repot tapi malah ngerepotin" ucap Ariena


"Kan kakak yang nawarin, Effin gak minta loh" ucap Effin


"Iya deh yang waras ngalah" ucap Ariena berjalan menuju dapur.


"Ini minum sama temennya(cemilan)" ucap Ariena menaruhnya di meja


Effin mengambil minuman dan langsung meminumnya.


"Bang Ilan di mana kak" tanya Effin


"dia lagi kerja" ucap Ariena


"Kamu belum jawab pertanyaan kakak loh Fin" ucap Ariena


"yang mana kak" tanya Effin


"Kamu kok tiba-tiba datang kemari gak bilang-bilang sama kakak" ucap Ariena


"Jadi Effin gak boleh ni kemari" ucap Effin


"Bukan gitu, ya maksud kakak kok tiba-tiba bunda dan ayah gak ada bilang sebelumnya" ucap Ariena


"Gimana ya kak jelasinya, udahlah nanti kakak tanya sendiri sama suami kakak, Effin kemari itu karena di suruh sama bang Ilan" ucap Effin


"Di mana kamar ku kak, Effin gerah mau mandi" ucap Effin


"Kamu mau kamar yang atas atau yang bawa?" ucap Ariena


"yang bawah aja lah kak" ucap Effin


"Ya udah kamarnya yang sebelah kiri kalau yang Kanan itu kamar mama kalau menginap di sini" ucap Ariena memberi tau kamar yang akan di tempati Effin.


"Oke siap bos, ya udah kak aku mau mandi dulu" ucap Effin menuju kamar yang akan di tempati dengan membawa kopernya.

__ADS_1


__ADS_2