SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 25


__ADS_3

Ariena mengeluarkan handphone dari saku switernya, seperti biasa Ariena mengecek sosmed melihat update terbaru tentang Bangtan boyband kesukaannya. sedangkan bunda hanya menonton tv di samping Ariena.


entah kenapa dia berpikir kalau ini adalah waktu yang tepat untuk membicarakan tentang perceraian dia.


"Bun aku mau cerai sama Ilan" Ucapnya dengan suara rendah.


"Apa! Jangan ngaco kamu Na! kamu baru menikah jangan main-main sama pernikahan" ucap Bunda


"tapi Bun Ariena" ucapnya terpotong


"bunda tau kalian menikah karena perjodohan tapi apa kamu tak bisa mempertahankannya, pikirkan kembali ini pernikahan bukan barang kalau kamu bosan kamu bisa meninggalkannya Na…!" ucap bunda emosi


Ariena terkejut dengar kemarahan ibunya, ia tak pernah berpikir kalau bundanya akan semarah ini pikirnya.


"enggak gitu Bunda. Ariena cum'cuma becanda loh Bun" Ucapnya ngeles tersenyum paksa "ini loh Bun di sosmed ada tantangan buat orang di sekitar mu kesal, karena hanya bunda yang ada di sini jadi bunda yang Ariena buat kesal dan ternyata berhasil" Ucapnya ngasal


"Kamu ini ya. bunda pikir beneran, hampir aja bunda naik tensi karena mu Ariena" ucap bunda


"Memang itu bener Bun, tapi sepertinya kalian tidak akan memberi aku ijin jika itu terjadi, maaf Bun Ariena bohong" batinnya


"Maaf ya Bun" Ucap Ariena


"Iya, lain kali jangan becanda seperti itu lagi, ucapan adalah doa nak" ucap bunda.

__ADS_1


Ariena hanya mengangguk.


"Assalamualaikum" ucap ayah membuka pintu rumah


Ariena dan bunda menoleh ke arah suara "waalaikumsalam" jawab bersamaan


"Deri tidur yah" ucap Ariena mendekati ayah dan mengambil Deri dari gendongan ayahnya


"Iya kamu bawa Deri kekamar Effin" ucap ayah


"Kenapa kamar Effin biasanya juga di kamar ku ya. Udah yah biar Deri di kamar ku seperti biasa" ucap Ariena langsung membawa Deri ke kamarnya


Ariena sudah sampai di kamarnya dan terlihat pemandangan sangat indah di atas ranjang sedang terlelap. Ariena langsung menaruh Deri di atas ranjang di dekat Ilan. Tangan Ilan yang sakit dekat dengan Deri, khawatir badan Deri mengenai tanganya Ariena menarik tangan Ilan sedikit ke atas.


"Ada apa" ucap Ilan membuat Ariena tersentak


"Hm" jawab Ilan lalu dia tertidur lagi


Ariena langsung pergi keluar setelah menaruh Deri di ranjang.


"Bunda mau masak apa" tanya Ariena setelah Samapi di dapur


"Gimana kalau kita masak ayam goreng sambal pedas asam sama sup aja nak enak kayanya" ucap bunda

__ADS_1


"Iya Bun semua masakan bunda itu the best" ucap Ariena mengangkat dua jempol tanganya


"Bisa aja kamu nak" ucap bunda tersenyum


Tak lama datang Eriem dan suaminya "Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" ucap Ariena dan bunda bersamaan. Eriem dan Dino mencium tangan bunda berganti


"Ayah di mana Bun" tanya Dino


"Ada di teras samping nak" ucap bunda


"Dek, Abang sama ayah dulu ya" ucap Dino dan hanya di jawab dengan anggukan oleh Eriem


Eriem ikut membantu bunda dan Ariena di dapur menyiapkan makan malam.


"Bun di mana Deri kok gak kedengaran suaranya" tanya Eriem


"Lagi tidur di kamar ku kak" Ariena yang langsung menjawab


"Kamu tinggal sendiri di kamar nanti dia bangun teriak-teriak gak ada yang nunggui tu anak" ucap Eriem


"Ada Ilan, dia tidur di kamar jadi tenang aja kak" ucap Ariena santai. Eriem hanya mengangguk yang artinya dia mengerti

__ADS_1


Tak terasa masakan yang mereka masak akhirnya selesai, bunda pergi ke teras samping bersama Eriem dan membawa nampan berisi teh hangat. Tak lama nampak lah Ariena menggendong Deri yang sudah wangi rambut di sisir searah bedak yang begitu banyak membuat anak itu semangkin imut.


'di lihat dari sisi author sih seperti keluarga bahagia ada ayah,bunda,Eriem,Dino,Ilan,Effin di tambah lagi Ariena dan Deri yang sudah ikut bergabung. mereka berbincang-bincang sesekali tertawa membuat author irilah pokonya, sudah seperti kumpul keluarga besar yang perfect'


__ADS_2