SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 48


__ADS_3

Ariana yang dapat perlakuan mendadak seperti itu dari Ilan dia hanya bisa diam mencerna perkataan dari suaminya itu, Ariena seperti merasa mimpi di siang bolong dia tidak percaya apa yang baru saja dia dengar tadi. ada rasa bahagia yang sangat luar bisa yang membuat hatinya di hujani berjuta juta bunga.


"ffhuuu" Ilan meniup wajah Ariena membuat lamunannya buyar


"kok mala bengong" ucap Ilan


"e.. itu. siapa yang bengong" elak Ariena


"ah masak, pasti hatinya berbunga-bunga kan" goda Ilan sambil mengambil gelas Ariena yang di letakkan di sebelah Ariena yang belum sempat di minum tadi dan meminumnya


"ih apa an sih, siapa juga yang berbunga bunga" ucap Ariena


"liat itu pipi kamu merona" ucap Ilan menunjuk pipinya


"ih apa'an sih gak jelas banget" ucap Ariena cepat-cepat keluar dari dapur karena malu,


sedangkan Ilan tersenyum penuh kemenangan melihat Ariena yang salah tingkah, tidak di pungkiri dia juga sama merasakan kebahagiaan yang di rasakan Ariena.


tak lama mereka sudah bergabung duduk di sofa bersama papa dan mama. "pa di mana Nandra" tanya Ilan


"oh adik kamu lagi ada urusan katanya, tapi nanti dia kemari mau ketemu sama orang yang udah merubah Abangnya yang dulu seperti es dan sekarang sudah mencair katanya" ucap papa tersenyum melihat ke arah Ariena


Ariana yang di tatap hanya diam dia tak mengerti maksud dari 'pamer' nya itu.


tak terasa hari pun sudah menjelang malam.

__ADS_1


Ariena dan mama sudah menyiapkan makan malam, Ariena menyusun piring dan masakannya di meja makan.


tak lama suara ketukan pintu terdengar 'tok tok tok' saat Ariena ingin membuka pintu ternyata Ilan lebih dulu sudah berjalan untuk membuka pintu. Ariana langsung berbalik berjalan menuju kamarnya untuk mengganti bajunya yang terkena cipratan saat masak tadi.


"ternyata Lo Nan" ucap Ilan saat membuka pintu dan mereka bersalaman ala-ala anak gaul


" ayo masuk" ucap Ilan


"pas banget kamu datang sebelum makan malam jadi kita bisa makan bareng bareng" ucap papa


"iya dong pah, tadi kan mama nelpon Nandra suruh datang sebelum makan malam" ucap mama


"ayo kita makan kami sudah selesai masak" ucap mama mengajak mereka untuk makan


"ma di mana Ariena" tanya Ilan


"ya udah biar Ilan panggil dia dulu" ucap Ilan berjalan menuju kamarnya


sesampainya di depan kamar Ilan langsung membuka pintu kamarnya.


"Na ayo kita makan malam mama sudah menunggu" ucap Ilan


"iya mas sebentar" ucap Ariena dari dalam kamar mandi


tak lama Ariena keluar dari kamar mandi

__ADS_1


"oh iya Na, Effin kok belum pulang" tanya Ilan


"tadi dia nelpon aku katanya belum selesai memeriksa stok barang di bengkel, jadi mungkin pulangnya agak malam" ucap Ariena


Ilan hanya mengangguk yang berarti dia mengerti. "ayo kita cepat turun nanti mereka menunggu lama"


"bilang aja kamu sudah lapar" ucap Ariena tersenyum


"nah itu kamu tau" ucap Ilan berjalan mendahului Ariena


sampai di meja makan Ariena menghentikan langkahnya.


"Na ini kenalin adik ku Nandra" ucap Ilan saat sudah sampai di meja makan


Nandra mengangkat kepalanya saat ingin berkenalan dengan iparnya, Nandra yang terkejut melihat wanita yang di hadapannya cuma bisa diam begitupun dengan Ariena dia juga sangat terkejut.


"ini istri mu bang" ucap Nandra memastikan


"iya Nan ini istri Abang mu" ucap papa


"perkenalkan saya Nandra adiknya bang Ilan" ucap Nandra


"Ariena" ucap Ariena


"ya sudah ayo kita makan" ucap mama

__ADS_1


"nak kata Ilan, adik kamu pindah sekolah di sini ya" ucap papa di sela-sela makan mereka


__ADS_2