
'rumah Syahputra'
ayah duduk di teras samping. "Ayah, Ariena mau ke rumah kak Eriem bolehkan yah, mau main sama Deri" tanya Ariena ikut duduk di bangku yang berhadapan langsung dengan ayah.
"sama siapa" tanya ayah
"sendiri yah" ucapnya
"di mana Effin" ucap ayah
"dia lagi kerja kelompok di rumah temennya" ucap Ariena "boleh kan yah, Ariena keluar" Tanyanya lagi
"enggak" ucap ayah
"Ariena cuman ke rumah kakak doang masa gak boleh" Ucapnya
"kamu lupa atau pura-pura lupa, udah ayah bilang kamu boleh keluar asal di temani adik mu" ucap ayah
"tapi yah. Ariena udah gede sampai kapan Ariena teru" Ucapnya terpotong
"bagus bantah terus ucapan ayah" ucap ayah meninggikan suaranya
"maaf yah" ucap Ariena menundukkan kepalanya
"iya sudahlah lupakan saja, sebentar lagi ayah juga tidak akan melarang-larang kamu lagi" ucap ayah menyeruput kopi yang ia pegang
"maksudnya yah" ucap Ariena penuh kebingungan
"nanti juga kamu tau," Ucap ayah
'tok tok tok' suara pintu di ketuk
"seperti ada tamu, cepat na bukakan pintunya" ucap ayah menyuruh Ariena membuka pintu
"Permisi, Assalamualaikum" ucap Rendro
"Waalaikumsalam, eh om Rendro" Ucap wanita muda tersenyum saat membuka pintu
"Ayah ada Ariena" Ucap Rendro
__ADS_1
"Ada om di dalam, silahkan masuk" ucap Ariena
Mereka masuk lalu duduk di sofa tentunya setelah di persilahkan duduk oleh ku
"Siapa nak" ucap ayah yang baru masuk dari teras samping
"Ini ada om Rendro Yah" ucap Ariena
Ayah berjalan mendekati Ariena "Nak tolong buatkan minum untuk tamu kita dan panggilkan bunda kamu bilang ada tamu" ucap ayah
"Siapa dua orang yg di bawa om Rendro ke sini?, Sepertinya mereka belum pernah kemari sebelumnya, tapi kenapa wajah bapak-bapak itu mirip dengan om Rendro" ucap Ariena Dalam hati sambil berjalan menuju dapur
"Bun ada tamu di depan, bunda di panggil sama ayah" ucap Ariena
"Oh gitu ya udah bunda ke depan dulu, bunda titip sayur bunda kalok udah masak langsung matikan kompornya dan ini kue bawa ke ruang tamu,oke" ucap bunda
"Iya okeeee bunda laksana" ucap Ariena Menampilkan lesung pipinya
"Bunda udah nyiapin kue berati bunda sama ayah tau dong kalok hari ini ada tamu, perasaan gue kagak enak ni" gumangnya mematikan kompor setelah masakannya matang dan berjalan menuju ruang tamu membawa nampan berisi kue dan teh hangat
Bunda langsung mengambil nampan yg ku bawa dan langsung menaruhnya di meja.
"riena Sini duduk" ucap bunda menarik tangan Ariena
Ariena pun langsung duduk di samping bunda dan ayah.
"Oh ini ya yg namanya Ariena, Cantik ya" ucap Rendra
"Iya ini anak saya" ucap ayah
Aku langsung menyalami mereka dan sedikit memberi senyuman di wajah ku
"Ariena Pak"
"Ariena buk"
"Bun ada apa ini" tanya ku berbisik di telinga bunda
"Nanti ayah kamu yang jawab sekarang kamu duduk dan jawab aja pertanyaan mereka pada mu nak" ucap bunda
__ADS_1
"Baik Bun" ucap Ariena
"Oh ya nak kalok boleh tau berapa umur kamu" ucap ima
"Umur saya 20 thn buk" ucap
"Berarti masih kuliah ya" ucap ima
"Enggak buk, saya tidak kuliah" ucapnya
"Kalau gak kuliah berarti mau nyambung ke KUA ya" ucap Rendra
"Tidak pak saya tidak berniat bekerja di KUA" ucap Ariena Sangat polos membuat semua orang tertawa mendengar perkataannya
"Emang ada yang salah ya Bun sama perkataan Ariena" Ucapnya
"Tidak nak" ucap bunda menahan tawa
"Sepertinya sudah mau Maghrib kami pamit pulang pak Enri" ucap Rendro
"Loh kok cepat banget, ayo kita makan malam dulu baru pulang" Ucap ayah
"Kapan-kapan saja ya pak, istri Rendro sudah masak makan malam untuk kami" ucap Rendra
"baik lah jika begitu, tapi nanti kalau ada waktu kita makan bersama-sama ya" ucap ayah
"Pasti itu, pasti kami akan kemari lagi kok, nanti kami kabarin" ucap Rendra
"Akhirnya mereka pergi juga" batin Ariena
Ayah masuk ke rumah setelah mereka pergi,melihat ayah masuk tanpa betele tele lagi Ariena langsung menghujani ayah dengan bertubi-tubi pertanyaan "mereka itu siapa yah, apa tujuannya mereka kemari dan kenapa mereka pengen tau tentang aku yah"
"Tenang dong sayang satu-satu kalo mau tanya, ayah kan jadi bingung mau jawab yang mana?" Ucap ayah
"Jawab semuanya lah ayah, kata bunda ayah yang akan jawab semua pertanyaan riena" Ucapnya
Ayah menceritakan kenapa mereka datang dan mengapa mereka ingin tau tentang Ariena.
"Tapi yah aku gak mau di jodohkan dengan lelaki yang belum aku kenal bahkan wajahnya saja aku tidak tau,gimana jika nanti dia tua, penjahat lagi apa mau hidup anak ayah ini sengsara" ucap Ariena
__ADS_1
"Ayah sudah tau kok orangnya yang mana dari om Rendro, Dan dia bukan orang jahat karena keluarganya adalah orang baik-baik, om Rendro Juga adik dari orang yang datang kemari tadi.ayah percaya sama om Rendro, kamu pun sudah di anggap seperti anaknya sama om Rendro jadi dia tak akan membuat ayah kecewa karena kami sudah lama bersahabat, dia tak akan menghancurkan hidup anak dari sahabatnya apa lagi kamu sudah seperti anaknya sendiri" ucap ayah serius