SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 34


__ADS_3

"kak, hani di mana kok gak ikut" tanya Ariena


"Dia lagi tidur mungkin kecapean tadi siang gak tidur, jadi aku tinggal Hani di kamar hotel sama bibik(pengasuh Hani)" ucap Hana dan di jawab senyuman oleh Ariena


"nenek mau cerita. kalian tau gak kenapa nenek beri nama Rendra dan Rendro" tanya nenek


"Enggak nek" jawab Difan antusias


"Iya gak tau nek kan nenek belum cerita" ucap Andi


"Oh iya ya, ya udah nenek ceritakan kenapa nenek beri nama Rendra dan Rendro" ucap nenek


Semua orang yang ada di meja bulat itu tampak serius mendengarkan nenek bercerita.


"Dulu waktu nenek masih pengantin baru, nenek pengen banget punya anak kembar tapi sayang itu gak terjadi, jadi waktu nenek ngelahirin anak pertama dalam waktu dua bulan nenek mengandung lagi dan melahirkan paman kalian ini, karena nenek pengen anak kembar jadi namanya nenek samain aja hanya beda A dan O biar seperti anak kembar, hasilnya liatlah mereka seperti anak kembar wajah mereka sangat mirip, seperti anak kembar" ucap nenek


"Pantes aja waktu pertama ketemu sama papa, aku kira om Rendro punya kembaran" batin Ariena


"Jadi nenek berdoa semoga kalian di kasih kepercayaan sama Allah 2 anak sekaligus" ucap nenek


Dan di aamiin ni semua orang, hal itu membuat wajah Ariena merah merona tersipu malu.


Sedangkan Ilan ikut mengamini dalam hati, entah kenapa dia merasa aneh pada dirinya sendiri, tanpa sadar benih-benih cinta mulai tumbuh di hatinya.


"Cie ada yang malu ni" goda Difan pada Ariena


"Gimana udah siapkan energi yang cukup kan buat nanti malam bro" ucap Andi


"Kita lagi bahas tentang paman Rendro dan papa, kok mala merambat tanpa tujuan" ucap Ilan


"Apa-apaan mereka pembicaraan mereka lari dari topik, membuat aku semangkin canggung aja sama Ilan" batin Ariena

__ADS_1


"Udah dong mantuku jangan terus di godain dia malu" ucap mama yang datang berdiri memegang bahu Ariena yang sedang duduk


"Iya, kasihan yang belum menikah nanti di kamar membayangkan pula" ucap Andi dan di tertawa semua orang yang duduk di meja itu.


"Iya bener kamu An" ucap Rendro


"Nyindir bilang" ucap Difan sinis


"Langsung kenak mental" ucap Ilan tersenyum


"Mama mau duduk?, Sini duduk di bangku Ariena biar Ariena cari bangku yang kosong" ucap Ariena


"Tidak usah nak, mama tadi cuman lewat saja mama mau duduk bareng bunda kamu" ucap mama


"Ya udah bareng ma Ariena juga mau ngobrol-ngobrol bareng bunda sama mama" ucap Ariana


"Nek,om semuanya saya pamit dulu ya mau nemui bunda" ucap Ariena


Ariena pergi mengikuti mama dan meninggalkan Ilan bersamaan teman dan neneknya, sampai di meja yang di duduki keluarga Erin. Ariena langsung duduk di samping kakaknya yang memangku Deri keponakan kesayangannya.


"Sini duduk di pangkuan ibuk" ucap Ariena


"..." Deri hanya menggeleng-gelengkan kepalanya


"Deri gak mau sama ibuk, ibuk nangis ni ya" ucap Ariena pura-pura sedih


"Ya udah nanti ibuk mau beli es krim yang banyak, Deri gak ibuk kasih" ucap Ariena


"Au es cim buk" ucap Deri mengangkat tangannya agar dia di gendong Ariena.


"Umaah dulu ibuk" ucap Ariena menyodorkan pipinya agar di cium Deri.

__ADS_1


'Uuummmmah' begitulah kira-kira waktu Deri mencium pipi Ariena, Ariena langsung mengangkat Deri untuk duduk di pangkuannya.


Sedangkan mereka yang duduk semeja dengan Ariena hanya memperhatikan interaksi Ariena dan Deri yang begitu menggemaskan.


"eli es cim buc" ucap Deri


"Iya besok ya, ini udah malem takut hii, di luar ada hantu hiii" ucap Ariena menakut-nakuti Deri


"Hiii aja antuuu" ucap Deri


"Iya ada hantu, hiiii takut" ucap Ariena


"Ini minum susu aja, dia belum ada nyusu dari tadi biar dia tidur" ucap Eriem memberi botol susu yang sudah di isi penuh


Terlihat bunda ayah papa mama dan Ando(kakak ipar) asik mengobrol, Ariena menyenggol kaki Eriem.


"Ada apa Ariena" tanya heran


"Kakak yang memberi ide gila untuk membuat kamarku seperti taman bunga kan" ucap Ariana pelan sehingga cuma Eriem yang mendengarnya


"Taman bunga" Eriem tertawa "kamu ada-ada aja Na, kakak cuma memberi masukan sedikit" ucap Eriem santai


"Itu namanya sama aja" ucap Ariena sebal


"Gimana kamu suka gak" ucap Eriem


"Suka kakakkan tau aku suka  bunga mawar bewarna ungu. tapi aku gak suka bunganya ada di ranjang apa'an di buat love-love gitu geli aku liatnya" ucap Ariena


"Kamu aneh ya, orang habis menikah di beri kejutan seperti itu bahagia, lah ini malah kebalikannya" ucap Eriem


"Ehh Deri tidur ya" ucap mama

__ADS_1


__ADS_2