SUAMI PERJODOHAN

SUAMI PERJODOHAN
Eps 33


__ADS_3

Mereka duduk di kursi pelaminan berjam jam, sesekali mereka berdiri menyalami para tamu undangan.


Ilan dan Ariena turun dari pelaminan setelah para tamu undangan sudah tidak ada. Ilan mengajak Ariena berkenalan dengan saudara-saudaranya yang belum sempat berkenalan karena pernikahan yang singkat.


"Ini nenek ku ibu dari papa" ucap Ilan memperkenalkan neneknya


"Ariena nek" ucapnya tersenyum


"Iya nak, ternyata kamu lebih cantik aslinya dari pada Poto" ucap nenek memeluk Ariena


"Ini Ari,Enji,Dodi,Susi,Rey,Sina, dan itu bibi,paman,om ,dan tante" ucap Ilan mengenalkan


Ariena bersalaman dengan mereka dan tersenyum menampilkan lesung pipinya yang begitu dalam membuat dia terlihat begitu sangat manis.


Tak terasa sore pun datang Ilan dan Ariena, pamit untuk mengganti baju dan beristirahat sebentar.


'tok tok tok' kamar hotel Ilan di ketuk dan Ariena membuka pintu.


"Bunda ada apa" tanya Ariena


"Kalian udah makan atau belum" tanya bunda


"Udah kok Bun, pegawai hotel sudah membawa makanan ke sini" ucap Ariena


"Baguslah kalau gitu, di mana Ilan" tanya bunda


"Lagi mandi Bun" jawab Ariana


"Ya udah bunda mau ke kamar dulu" ucap Bunda


"Iya Bun, bunda juga harus istirahat pasti capek, bilang juga sama ayah harus istirahat kalau udah capek jangan di paksain. Ariena gak mau cuma gara-gara acara ini ayah bunda sakit" ucap Ariena


"Iya bawel, anak bunda sekarang mangkin bawel aja ya" ucap Bunda tersenyum


"Ihhh bunda" ucap Ariena manja

__ADS_1


"Udah ah bunda mau ke kamar" ucap Bunda memegang pundak Ariena, lalu pergi.


di kamar mandi


Ilan sudah selesai bergantian pakaian dengan menggunakan setelah jas slim fit, begini kira-kira pakaian yang di pakai Ilan.



"Siapa yang datang" tanya Ilan tiba-tiba keluar dari kamar mandi


Ariena terkejut terpaku melihat lelaki yang berdiri di hadapannya itu.


"aku tau aku tampan tak perlu melihatku seperti itu" ucap Ilan


"dih " ucap Ariana singkat. bukanya menjawab Ariena langsung masuk ke kamar mandi untuk menggantikan pakaian tidurnya dengan gaun yang akan di kenakan untuk acara keluarga malam ini.


Tak lama Ariena keluar dengan mengenakan gaun yang akan di kenakan untuk resepsi. Acara resepsi malam ini hanya acara makan bersama dengan seluruh tamu undanga



Lagi-lagi Ilan terpesona dengan kecantikan natural yang di miliki Ariena, sampai-sampai dia tak bisa mengalihkan pandangannya dari Ariena.


"Mas"


"Mas ada apa, apa ada sesuatu di wajah ku" ucap Ariena memegang wajahnya dan berjalan menuju kaca tapi ternyata tak ada apa pun yang membuat wajahnya aneh.


"Kenapa kamu melihat ku seperti itu" tanya Ariena


"Cantik" ucap Ilan sepontan, Ariena tersenyum "maksud ku gaunnya, gaunmu sangat cantik" ucap Ilan


"Hmm" entah kenapa dalam hati Ariena merasa sedih karena Ilan memuji gaunnya bukan dirinya.


suara bel kamar mereka bunyi sekitar pukul delapan malam Ilan membuka pintu kamarnya.


"Ada apa kak" Tanyanya "Hay deri" ucap Ilan menggendong Deri

__ADS_1


"Kalian sudah siapkan, kita harus kebawa acara makan malamnya akan di mulai" ucap Eriem


"Iya kak" ucap Ariena berjalan mendekati Deri.


"Sayang ibuk, ibuk kangen banget sama Deri" ucap Ariena mencium pipi kanan kiri Deri yang gembul


"Sini Deri biar Kakak yang gendongan" ucap Eriem mengambil Deri dari gendongan Ilan, mereka berjalan bersama menuju aula.


'makan malam keluarga besar'


"Akhirnya kamu nikah juga Ilan, nenek jadi gak sabar pengen gendong anak kamu" ucap nenek duduk di samping Ilan.


"Nek kami baru saja nikah masa di suru-suru punya anak cepat-cepat" ucap Ilan


"Ilan kamu sudah tua jangan lama-lama nak" ucap nenek


"Siapa yang tua, umur Ilan baru 29 thn nek" protes Ilan


"Hahaha udah T U A , tua" ejek Difan


"Diem Lo" ucap Ilan dengan tatapan tajam


"Tua,tuaaa,tua,tuaaa" ucap Difan tertawa


"Awas Lo, gue potong gaji Lo selama setahun" ancam Ilan


"Hahaha, nah lu makanya udah tau Ilan bos killer, berani banget becandai dia" ucap andi tertawa


"Ampun bos, becanda jangan potong gaji ku ya" ucap Difan, Ilan sengaja tak mendengarkan ucapan difan


"Umur 29 thn itu udah tua, dulu nenek umur 29 papa kamu Rendra udah masuk kelas 1 SMP, liat itu temen kamu Andi dia udah punya anak dan istrinya juga lagi mengandung" ucap nenek


"Aduh pembahasan macam apa ini" gumang Ariena


"Iya bro kapan Lo ngasi temen buat Hani" ucap Andi

__ADS_1


Ilan melirik Ariena yang hanya diam terlihat jelas dari raut wajah, gerak-gerik Ariena yang tidak nyaman akan pembahasan nenek dan sahabatnya.


"Asik bener lagi bahas apa ni paman ikutan dong" ucap Rendro mengambil bangku yang kosong di geser untuk duduk di samping ibunya.


__ADS_2