Suami Yang Dibenci

Suami Yang Dibenci
Sedih


__ADS_3

"Aaaaaa!!!! Daddy jadi vampir!!!"


Deg


Refleks mata Jo terbelalak lalu segera menarik diri dari Maria dan melepas pelukannya. Sementara di sisi lain, salah satu putrinya diam terpaku melihat aksinya barusan.


"Syei.. Syeina?" Jo gelagapan begitu juga Maria


Jo berusaha mendekati putrinya namun putrinya berlari ke lantai dua.


"Kamu sih!! Lihat, anak kita melihat tingkah konyolmu. Ini benar-benar memalukan." Maria mengusap rambutnya frustasi


"Sekarang aku harus bagaimana? Apa yang harus aku katakan kepada Syeina." gumam Jo bingung


"Pikir saja sendiri." Maria berjalan pergi meninggalkan Jo yang resah di dapur


***


Di meja makan


Tampak, Syeina duduk disamping Maria sambil menatap Jo dengan perasaan takut.


"Mom, Daddy tidak menggigit Mommy kan?" bisik Syeina


Maria melirik Jo sekilas.


"Tidak sayang. Daddy tidak jadi vampir."


"Tapi aku tadi lihat Daddy mau gigit Mommy."


Maria terdiam tidak tahu harus memberikan alasan apa.


***


"Sayang, aku berangkat." Jo berpamitan di depan rumah


"Hati-hati sayang." balas Maria


"Syeina dimana?" tanya Jo yang melihat hanya istri dan putrinya Rachel yang mengantarnya di depan rumah


"Syeina, dia masih ketakutan. Sepertinya butuh waktu cukup lama agar dia melupakan apa yang dia lihat tadi pagi." jawab Maria

__ADS_1


"Ya sudah. Aku berangkat ya." Jo mencium Maria dan Rachel sebelum masuk kedalam mobil


"Hati-hati Daddy.. Da da.." ujar Rachel sambil melambaikan tangannya


Setelah Jo berangkat, Maria dan putrinya kembali kedalam rumah. Maria meminta seorang pelayan untuk menemani Rachel sebelum ke kamar mencari putrinya.


"Syeina?"


"Mom, apa Daddy sudah pergi?"


"Kamu kenapa sayang? kenapa tidak mengantar Daddy ke depan rumah tadi?"


Syeina menunduk lesu.


"Sayang, Daddy itu tidak jadi vampir. Tadi Daddy, hmm.. sakit giginya kambuh."


"Daddy sakit gigi?"


"Iya. Makanya Daddy mau gigit Mommy karena kesal."


"Benarkah? jadi gigi Daddy sakit?"


"Hmm.." Syeina tampak ragu


"Kalau Daddy jadi vampir, pasti Daddy tidak akan berani keluar rumah, dan kulitnya gosong terkena sinar matahari."


"Waahh, iya mommy benar. Jadi Daddy tidak jadi vampir?"


Maria mengangguk dan tersenyum.


"Kalau begitu aku akan minta maaf pada Daddy nanti."


Maria tersenyum lega.


***


Sore hari..


Ting Tong


"Daddy pulang."

__ADS_1


Terdengar bunyi bel pintu. Syeina yang saat itu ada di ruang tamu, dia pun segera membuka pintu.


"Hai, little princess."


Syeina terdiam mendapati seorang pria yang berdiri dan tersenyum padanya di depan pintu.


"Syeina, siapa yang datang?" tanya Maria berjalan dari arah tangga


"Marco?" kini Maria sudah berdiri di samping Syeina


"Hai Maria." sapa Marco


"Mari, silahkan masuk." Maria mempersilahkannya duduk di ruang tamu dan Syeina duduk disamping Maria


"Bagaimana kabarmu Maria?" tanya Marco memulai percakapan


"Sangat baik. Rumah tanggaku harmonis, dan suamiku sangat menyayangiku." jawab Maria dengan seulas senyum


"Syukurlah. Semoga kedepannya tidak ada masalah lagi. Putrimu sudah semakin besar ya, sudah lama aku tidak berkunjung. Jadi aku tidak tahu, yang membukakan pintu untukku tadi siapa."


"Syeina." Syeina menyahut dengan percaya diri


"Owh, jadi ini Syeina. Lalu dimana Rachel?" tanya Marco


"Rachel pasti sedang bermain di lantai dua." jawab Maria


"Ya sudah, biarkan saja. Aku tidak mau mengganggunya. Karena ada Syeina disini, Syeina main sama om yuk." ajak Marco dengan semangat


Syeina melirik ke arah Maria tanda meminta persetujuan. Maria pun tersenyum.


"Memangnya om mau mengajakku main apa?"


"Terserah Syeina saja."


"Oke. Aku ingin main sepak bola. Om yang jadi penjaga gawang."


Tampak mobil Ramon sudah tiba memasuki gerbang dan kini berhenti di halaman. Jo turun dari mobil, mendapati Syeina yang tengah asyik bermain dengan Marco membuat perasaannya menjadi sedih dan cemburu. Mengingat bahwa putrinya masih ketakutan terhadapnya karena di kira ayahnya adalah vampir.


Apakah masih ada yang penasaran dengan kelanjutannya?


Jangan lupa tinggalkan like & komen ya🤗

__ADS_1


__ADS_2