Sudawira Kesatria Suci

Sudawira Kesatria Suci
Pertarungan Di Hutan Halimun 3


__ADS_3

Dihutan Halimun masih berlangsung pertempuran yang sengit.


Tong Bajil yang menyadari peningkatan serangan Sudawira. Dia meningkatkan Jurusnya yaitu "Jurus Tombak Pencabut Nyawa Level 12" level terakhir dari Jurusnya.


Sudawira beberapa kali loncat surut setelah pola serangan Tong Bajil lebih cepat dari sebelumnya. Benturan-benturan terdengar saat dua senjata tersebut bertemu.


Disisi lain pertarungan masih terus berlangsung.


Maheswara maupun Prabu Surasesa tidak mendapatkan kesulitan.


Namun tampak belasan Pendekar dengan pakaian serba merah berloncatan ke tempat pertempuran.


Tong Bajil tersenyum melihat bantuan yang datang, "Tuan Junhatra telah memberikan bantuan"Gumamnya dalam hati.


Maheswara mengernyitkan dahinya dia sepertinya telah melihat orang berpakaian seperti mereka.


"Kurang ajar, Pendekar Perguruan Iblis Merah" Sahut Maheswara.


Namun Sudawira tidak mengendorkan serangannya. Walaupun musuhnya mendapatkan bantuan, pedangnya terus meliuk-liuk menebas lawannya tanpa ampun.


Begitupun Prabu Surasesa tidak menemukan kesulitan apapun dengan sekali pukulan dia membuat lawannya terpental.


Di balik semak-semak Pramudya menggeram marah dia tidak menyangka Perguruan Rajawali Putih memiliki bakat-bakat luar biasa.

__ADS_1


Dia pun tak tertahankan lagi Pramudya loncat ke tempat pertempuran.


Namun tiba-tiba sepasang pendekar menghadang dia.


"Kami lawanmu"


"Kalian"Pramudya mengernyitkan dahinya.


Setelah melihat Pendekar Perguruan Teratai Putih di depannya.


Adiwangsa tersenyum dan berkata "Rupanya kita ditakdirkan bertemu disini" katanya.


"Bagus mari kita selesaikan urusan kita"jawab Pramudya.


Pramudya tersulut emosi teringat bagaimana kakanya meninggal secara tragis ditangan Adiwangsa.


"Akan aku balas perbuatanmu manusia keparat" Teriak Pramudya.


Dia yang sudah terbakar emosinya.


Langsung menyerang menggunakan golok andalannya. Golok ini merupakan golok milik kakanya dia sudah berjanji akan membalas kematiannya dengan golok itu.


"Golok Iblis Level 4"

__ADS_1


Dia bergerak loncat menebaskan golok Iblisnya dengan cepat sangat tajam.


Namun sepasang pendekar menakis serangan itu. Pertukaran jurus pun terjadi Pramudya dengan golok Iblisnya seperti orang yang kesetanan dia menebaskan goloknya sangat cepat. Namun kombinasi sepasang pendekar keduanya kokoh saat bertahan dan tajam saat menyerang.


"Akan aku perlihatkan kombinasi pedang penghancur kepadamu"Sahut Adiwangsa.


"Diajeng,Kombinasi Pedang Penghancur" Teriak Adiwangsa.


Seketika sepasang pendekar merubah pola serangan mereka menyerang dengan cara melingkar dengan gerakan cepat dan lincah.


Pramudya mengumpat sehabis-habisnya tidak bisa dipungkiri dia mengagumi jurus Perguruan Teratai Putih yang sudah tersohor itu.


Demikian pertempuran antara Pendekar Perguruan Teratai Putih melawan Pendekar Perguruan Iblis Merah sangat sengit pertukaran jurus dan gerakan. Kadang terdengar suara dentuman logam yang beradu menghasilkan percikan bunga api.


Sepasang Pendekar merupakan jagoan dari Perguruan Teratai Putih memiliki kelihaian dalam memainkan pedang sehingga pedang nya seperti sedang menari-nari siap menyayat-nyayat tubuh.


Sedangkan Pramudya pendekar jagoan dari Perguruan Iblis Merah yang terkenal garang dan sangat kejam dalam membunuh setiap lawannya, kemampuan mereka juga bisa dikatakan bisa disejajarkan dengan perguruan kalangan atas yang memiliki bakat-bakat muda hebat.


Memang kedua perguruan ini selalu berselisih dimanapun mereka bertemu. Bukan tanpa alasan mereka memiliki dendam lama yang belum pernah selesai-selesai.


Pertempuran di sisi lain Maheswara dengan mudah menghabisi lawannya "Jurus Tarian Rajawali level 4" Benar-benar membuat para Pendekar Perguruan Iblis Merah tumbang satu persatu.


****

__ADS_1


Semoga kalian suka jangan lupa berikan komentar.


__ADS_2