Sudawira Kesatria Suci

Sudawira Kesatria Suci
Kekuatan Baru Sudawira


__ADS_3

Di salah satu perbukitan arah selatan dari istana kerajaan Ramapala. Keadaan malam yang terang akibat cahaya bulan purnama.


Sesosok pemuda yang gagah perkasa sedang duduk bermeditasi aura putih menyelimuti seluruh tubuhnya.


Tiba-tiba sinar dari langit memancar ketubuh Sudawira yang sedang bermeditasi. Seluruh tubuhnya telah berubah menjadi cahaya putih yang terang dan menyilaukan.


Ki Wanaraja hanya berdecak kagum melihat pemandangan yang indah itu.


Setelah 30 menit lamanya akhirnya Sudawira kembali seperti sediakala. Dia mulai membuka matanya.


"Selamat Wira akhirnya kamu sudah menjadi pendekar yang berada dipuncak dunia persilatan," Ki Wanaraja tersenyum menatap tidak jauh dari tempat duduknya.


Sudawira hanya tersenyum dia merasakan tubuhnya ringan seringan kapas. Matanya sangat tajam setajam mata elang.


"Mari ikut aku kita coba kekuatan barumu!" Ki Wanaraja melesat keluar pondok.


Sudawira tersenyum dengan gerak cepat ia segera menyusul Ki Wanaraja.


Ki Wanaraja sudah berdiri dipelataran yang cukup luas. Tidak lama Sudawira sudah berada dihadapannya.

__ADS_1


Ki Wanaraja langsung melesat menyerang dengan pukulan tenaga dalam.


Sudawira segera melesat menahan serangan Ki Wanaraja maka terdengar suara ledakan.


Duarrrrrrrr


Dua kekuatan yang besar bertemu efek kekuatan itu terhempas ke pohon yang ada disekitarnya sehingga daun-daun nya berguguran.


Keduanya terpental beberapa meter. Ki Wanaraja langsung melesat kembali menyerang.


Mereka akhirnya terlibat dalam pertarungan yang sengit. Ki Wanaraja dengan kecepatan seperti kilat gerakannya tidak terlihat bagi para pendekar kelas bawah. Namun dimata Sudawira tidak mengalami kesulitan.


Mereka beradu kekuatan mereka sudah bertukar ratusan jurus. Mereka terlihat imbang dari segala hal. Sudawira merasakan kekuatan tenaga dalam yang meluap-luap dari tubuhnya.


Ki Wanaraja terus menghindar dari bola-bola energi itu, sehingga bola-bola energi itu ada yang terhempas ke tanah membuat kawah, yang terhempas ke pohon-pohon.


"Wira alirkan seluruh tenaga dalam mu keseluruh tubuh terus konsentrasi!" teriak Ki Wanaraja.


Sudawira segera menuruti. Ia berkonsentrasi dan mengalirkan tenaga dalam ke seluruh tubuh seperti yang dikatakan Ki Wanaraja.

__ADS_1


Tiba-tiba dia merasakan aura hangat disekujur tubuhnya. Tidak lama tubuhnya sudah diselimuti aura putih. Matanya telah berubah menjadi putih bersinar.


"Inikah tubuh kesatria suci," gumam Ki Wanaraja.


Ki Wanaraja segera mengalirkan tenaga dalam ke seluruh tubuh. Tidak lama tubuhnya sudah diselimuti cahaya biru matanya berubah menjadi biru bersinar terang.


Kemudian keduanya melesat seperti kilat menyambar tidak bisa dilihat oleh mata orang yang tidak memiliki ilmu kanuragan yang tinggi karena saking cepatnya.


Suara-suara ledakan memenuhi langit perbukitan Agung.


Ki Wanaraja menciptakan pedang energi berwarna biru. Dia menyerang menggunakan seluruh kemampuannya.


Sudawira segera mencabut pedangnya kemudian mengalirkan tenaga dalam. Sehingga pedangnya sudah diselimuti cahaya putih bersinar.


Terjadilah pertukaran jurus lagi. Baru puluhan pertukaran jurus membuat beberapa pohon tumbang efek kekuatan mereka.


Sudawira tersenyum saat Ki Wanaraja memberikan celah. Dia tidak membuang kesempatan itu segera mengayunkan pedangnya. Ki Wanaraja yang melihat hanya tersenyum. Ketika pedang Sudawira menembus tubuhnya. Sudawira menjadi panik karena Ki Wanaraja tidak menghindar.


Tapi tiba-tiba tubuh Ki Wanaraja menghilang. "Sungguh luar biasa Wira!" Ki Wanaraja sudah berada dibelakangnya. Dengan tubuh tanpa luka lecet sedikitpun.

__ADS_1


****


Saya minta maap mungkin untuk beberapa hari kedepan tidak bisa up karena keaadan finansial yang melemah 😀🙏🙏


__ADS_2