Sudawira Kesatria Suci

Sudawira Kesatria Suci
Pendekar Misterius


__ADS_3

Sebelum adanya pertemuan aliran putih.


Sang surya mulai condong ke ufuk barat tapi semua murid perguruan teratai putih tetap semangat berlatih.


Setelah terjadi penyerangan terhadap perguruan rajawali putih. Membuat mereka terus meningkatkan kemampuan bahkan mereka merekrut lagi murid-murid baru untuk menambah kekuatan. Karena musuh bisa menyerang kapanpun.


"Gerakan kamu masih lemah!" teriak tetua perguruan kepada muridnya.


Tiba-tiba sebuah caping berputar-putar kedalam area tempat berlatih. Sontak para murid yang tidak sempat menghindar terkena hantaman caping tersebut. Mereka terpental beruntung mereka hanya mendapatkan luka ringan.


Caping itu terus berputar menyerang siapa aja yang dilaluinya. Semua murid perguruan menjadi kalang kabut.


Tiba-tiba sebuah pedang menebas caping itu menjadi dua bagian.Rupanya yang menebasnya seorang gadis cantik bernama Lestari.


"Jangan bersembunyi, tunjukkan dirimu!" teriak Lestari.


Baru saja Lestari berteriak tiba dirinya sebuah pukulan membuat ia terdorong ke depan segera ia menancapkan pedangnya ke tanah untuk menjaga keseimbangan agar tidak tersungkur.


Lestari segera berputar namun sayang tidak seorang pun. "Kurang ajar, ada yang mempermainkan aku," gumam Lestari sambil melihat sekelilingnya namun tidak menemukan yang dicari.


Sebuah batu besar melesat ke arah Lestari. Lestari segera jumpalitan menghindar serangan batu itu. Lestari menggunakan ilmu meringankan tubuh dia loncat secepat kilat ke atas sehingga batu besar itu melayang melewatinya dan menghantam sebuah batang pohon.

__ADS_1


"Cukup lincah," Seseorang berdiri dibelakang Lestari.


Semua orang melirik orang itu. Ia memakai caping serta penutup wajah berupa kain hitam.


Lestari meningkatkan kewaspadaannya kehadirannya yang tidak dirasakan menunjukkan orang itu memiliki kesaktian tinggi.


"Apa Perguruan kami memiliki masalah dengan kisanak?" tanya Lestari dengan sopan.


"Sebenarnya kedatangan aku ada sedikit keperluan dengan ketua perguruan teratai putih" ujar orang misterius itu.


"Apa kisanak mencariku?" Ki Brajadewa segera menghampiri.


"Kakek guru?" Lestari ingin mencegah gurunya tapi Ki Brajadewa memintanya tidak bicara.


"Iya, Aku sendiri!" kata Ki Brajadewa."lantas ada keperluan apa kisanak mencari saya?"


Barusaja Ki Brajadewa menyelesaikan perkataannya. Pendekar misterius sudah berada di samping Ki Brajadewa kemudian menghilang bersama Ki Brajadewa.


Kejadian yang begitu cepat membuat semua murid perguruan panik karena gurunya telah hilang tanpa bekas.


Mereka berteriak-teriak memanggil gurunya namun tidak ada jawaban.

__ADS_1


"Percuma guru telah dibawa pergi!" kata seorang pemuda.


Lestari paling panik dan sangat cemas keadaan gurunya itu, "Kemana orang itu membawa guru, Satria?


Jagatsatria terdiam dia sendiri bingung ilmu yang membawa ketua perguruan sangat tinggi hanya beberapa detik sudah menghilang tanpa bekas.


Di sisi lain Ki Brajadewa terlihat keheranan dengan tingkah muridnya namun ada satu yang membuatnya heran, yaitu dirinya tidak bisa menyentuh ataupun memanggil muridnya yang sedang berlalu-lalang di sekitar nya memanggil namanya.


"Maap ketua aku telah menggunakan ilmuku untuk menghilangkan ketua dari penglihatan mereka!" kata Pendekar misterius.


Ki Brajadewa sendiri ngeri dengan kesaktian orang dihadapannya. Bahkan dirinya sendiri belum pernah mendengar Ilmu yang dapat menghilangkan penglihatan orang lain.


"Apa tujuan kisanak, sebenarnya? tanya Ki Brajadewa dengan nada sopan dan hati-hati.


Kemudian orang misterius menjelaskan maksud dan tujuannya, menemui Ki Brajadewa. "Bagaimana Ketua?" Pendekar misterius meminta tanggapan.


Ki Brajadewa menarik nafas, "Jika itu permintaan pendekar, dengan senang hati saya akan melakukan apapun demi keselamatan semua orang!"


"Terimakasih Ketua ..." Pendekar misterius memberi hormat lalu menghilang.


Terdengar muridnya memanggilnya.

__ADS_1


"Kakek guru," Lestari terkejut gurunya muncul didepannya.


__ADS_2