Sudawira Kesatria Suci

Sudawira Kesatria Suci
Sejarah Tubuh Kesatria Suci


__ADS_3

Sudawira menengadahkan kepalanya menatap langit yang bermandikan sinar bulan purnama.


"Bulan yang sangat indah bukan?" Ki Wanaraja duduk disamping Sudawira dia mengadahkan wajahnya ke langit.


Sudawira menganggukan kepalanya. "Hemmm," Desisnya.


"Sudah tujuh purnama kamu berada dibukit ini, kamu juga sudah menguasai kitab kesatria suci. Saatnya kamu kembali ke dunia luar!" sahut Ki Wanaraja.


"Aku sangat berterimakasih atas bimbingan paman guru!" ucap Sudawira.


"Sebenarnya ada sesuatu yang harus kamu ketahui Wira!" ujar Ki Wanaraja sambil mengubah posisi duduk menjadi berhadapan dengan Sudawira.

__ADS_1


Sudawira pun sama ia segera merubah posisi duduknya sehingga mereka menjadi berhadapan. "Adakah cerita yang ingin paman sampaikan?" tanya Sudawira penasaran.


Ki Wanaraja menarik napas panjang. "Benar Wira!" ujarnya.


****


Ribuan tahun yang lalu ada sebuah negeri besar yang dikuasai oleh empat kerajaan yang sama-sama memiliki ambisi untuk saling berkuasa. Mereka hidup dalam pertentangan dan peperangan. Kerajaan-kerajaan itu yaitu kerajaan Utara, kerajaan selatan, kerajaan Timur, kerajaan Barat. Empat kerajaan itu saling berperang untuk memperluas kekuasaan. Karena peperangan yang tak pernah berujung. Sudah banyak nyawa melayang rakyat menderita hidup mereka diliputi oleh rasa ketakutan setiap saat.


Sampai akhirnya prabu Ranajaya berhasil menyatukan empat kerajaan menjadi satu kerajaan. Sebenarnya Ranajaya adalah hanya seorang perwira perang namun kecerdikan dan kesaktian yang dimilikinya ia di angkat menjadi menantu dari kerajaan Utara.


Namun keanehan terjadi prabu Ranajaya tetap masih muda tidak merasakan tua.

__ADS_1


Rasa penasaran dan curiga bahwa prabu Ranajaya hidup abadi membuat para pendekar untuk menyelidiki itu. Bukan hanya rakyat tapi pihak anggota keluarga kerajaan pun merasakan hal yang sama. Sampai akhirnya salah satu senopatinya berhasil menemukan tempat dimana Prabu Ranajaya selalu pergi ketempat itu. Tanpa sepengetahuan Prabu Ranajaya senopati itu berhasil menyelinap masuk ketempat itu.


Alangkah terkejutnya tempat itu, merupakan tempatnya berbagai macam ilmu kanuragan dan pengetahuan dimana berbagai macam senjata pusaka serta kitab-kitab ilmu kanuragan tingkat tinggi.


Tanpa sengaja senopati itu terperosok ke salah satu jurang yang disebut jurang kegelapan. Dari situ pula ia mendapatkan kekuatan kegelapan. Senopati itu kembali ke istana dengan kekuatan kegelapan di tubuhnya.


Senopati yang serakah dan tamak berhasil menggulingkan kekuasaan Prabu Ranajaya melalui pertarungan selama empat puluh hari lamanya. Kehancuran dimana-mana akibat pertarungan mereka. Banyak rakyat yang menjadi korban. Untuk menghindari banyaknya rakyat yang tidak bersalah menjadi korban, Prabu Ranajaya kabur dari negara Parahiyangan. Ternyata dia pergi alam manusia untuk mempersiapkan diri merebut kembali kerajaan Parahiyangan.


Namun senopati tamak dan serakah bernama Sanjaya yang mengetahui hal itu. Segera ia mengirim utusan ke alam manusia untuk mencegah kembalinya Prabu Ranajaya. Sampai akhirnya Prabu Ranajaya tidak bisa kembali malahan dia jatuh cinta kepada salah satu gadis bangsa manusia. Mereka pun menikah dengan mengorbankan ke abadian yang dimilikinya. Setelah hidup beberapa tahun akhirnya Prabu Ranajaya menghembuskan napasnya yang terakhir. Namun kekuatan dan kesaktiannya akan terus mengalir ke garis keturunan. Kekuatan dewa itu disebut sebagai Tubuh Kesatria Suci.


Sebelum Prabu Ranajaya meninggalkan kerajaan Parahiyangan ia mengatakan bahwa kerajaan Parahiyangan akan direbut oleh keturunannya dari bangsa manusia. Untuk menghindari kembalinya Kerajaan Parahiyangan ke garis keturunan Prabu Ranajaya maka orang yang diutus Prabu Sanjaya membantai setiap keturunan Prabu Ranajaya.

__ADS_1


****


"Dan kamulah keturunan Prabu Ranajaya yang terakhir Wira!" sahut Ki Wanaraja.


__ADS_2