
Dehan mengajak Rania pergi ke acara reunian SMA nya, mau tak mau sebelum pergi pasangan suami istri itu sempat beradu argumen. Rania tidak mau Dehan digoda oleh teman semasa SMA nya dulu, begitupun dengan Dehan yang tidak ingin Rania ikut karena istrinya tengah hamil pastinya di sana ada asap rokok dan itu bahaya untuk Rania.
Tapi wanita hamil itu tetap kekeuh dan mengancam Dehan tidak boleh menyentuhnya lagi serta Rania akan pergi ke Jakarta tidak akan ke Bandung lagi bersama Derana. Pasti sudah tahu pemenangnya? Tentu saja Rania, wanita selalu menang ketika berdebat dan laki-laki selalu mengalah.
Derana mereka titipkan di rumah bunda Dehan, jadi hanya mereka berdua yang pergi ke acara reunian. Dehan memperkenalkan Rania kepada teman-teman masa SMA nya dulu
"Zakky, kenalin ini istri gue"
Zakky adalah sahabat Dehan semasa SMA dulu, sebenarnya Lisa juga diundang mengingat mereka pernah berpacaran tapi Lisa sibuk mengurus anak dan kak Rangga di Jakarta.
"Oh, salam kenal. Aku Zakky, sedang hamil ya berapa bulan?"
"Salam kenal juga nama ku Rania, iya alhamdulilah jalan 4 bulan"
Rania tersenyum ramah kepada Zakky, Dehan merangkul pundak sahabatnya itu.
"Sok canggung lo! Gimana kabar Vera?? Hahahaha"
Dehan menggoda sahabatnya, Vera adalah mantan pacar nya dulu saat masih sekolah.
"Gila lu!! Gue udah nikah Han!!"
"Santai sob, mana anak-anak yang lain? Gue udah lama ga ngobrolin geng motor"
Rania hanya bisa memperhatikan Dehan yang tengah mengobrol
"Sayang, kamu mending duduk aja ya di bagian tamu sana... Aku mau ngerokok sama anak-anak geng ku dulu"
"Aku malu mas"
"Zak!! Lo duluan dah sana, gue anterin bini dulu"
"Okey!"
Dehan menggandeng tangan Rania untuk menuntunnya duduk di bagian tamu, tak lupa Dehan juga membawakan makanan dan cemilan agar istrinya tidak bosan.
"Tunggu di sini ya bumil ku yang cantik.. Aku mau nongkrong sambil ngerokok bareng anak-anak di sana, kamu kalo butuh apa-apa telfon aja oke?"
"Iyaa mas"
Dehan mengecup kening Rania sekilas, kemudian pergi bersama dengan teman-temannya. Rania terus mempertahankan Dehan ia juga waspada terhadap wanita di sana, Rania takut Dehan akan seperti dulu lagi. Tidak ingin trauma kehamilan pertamanya terulang kembali, daripada bosan Rania memainkan ponselnya melihat YouTube dan sosmed.
Selama itu pula Rania tetap curi-curi pandang ke Dehan, respon Dehan hanya tersenyum manis melihat balik ke arah Rania. Jujur Rania berpikir suaminya yang paling bersinar di antara teman-temannya
"Mungkin di masa lalu mas Dehan jadi the most handsome boy, aku beruntung memiliki suami sepertinya"
__ADS_1
Ucap Rania pelan sambil mengelus perutnya, ia juga salah tingkah saat Dehan mengobrol tapi pandangannya ke arah Rania benar-benar seperti diperhatikan dari jarak jauh. Namun sejam kemudian, Dehan di dekati seorang wanita yang seumuran dengan nya.
"Dehan? Astaga!!! Apa kabar??"
Wanita itu memeluk tubuh Dehan, Dehan melepasnya dengan cepat. Rania kesal melihat pemandangan yang tidak ingin ia lihat, lantas membuang muka.
"APA-APAAN LO PELUK GUE??"
Ucap Dehan keras, ia kesal dengan perilaku wanita di hadapannya.
"Masa lu lupa sama gua? Gua Tiara!"
"Tiara gue udah punya istri, dan istri gue lagi ada di sini! Minggir lu!!"
Dehan meninggalkan teman-temannya, menuju ke istri yang sedang kesal. Terlihat Rania memainkan ponsel dengan wajah memerah karna kesal
"Sayang?"
Panggil Dehan lembut
"Aku mau pulang!"
Singkat Rania, ia pergi duluan ke arah parkiran mobil. Dehan tidak lupa melambaikan tangannya kepada segerombolan bapak-bapak muda yaitu temannya dulu saat SMA
"DULUAN GUYS!"
Dehan meninggalkan acara itu menyusul Rania yang tengah kesal, karena kunci mobil ada di Dehan jadi Rania menunggu Dehan menyusulnya.
"Kan kunci mobilnya ada di aku"
Ucap Dehan
"Aku mau jelasin siapa cewek tadi"
Rania masih terdiam sambil menatapi kaca mobilnya
"Kita ngomong di dalem mobil ya? Di sini panas"
Dehan membukakan pintu mobil untuk Rania, ia juga menyusul masuk ke dalam juga. Dehan menyalahkan AC agar Rania tidak kepanasan
"Tiara itu fans aku dulu, dia sering banget gangguin aku kalo lagi main basket. Cari perhatian, alay, lebay dan frontal"
Ucap Dehan
"Jujur aku masih pengen ngobrol sama anak-anak motor, tapi kamu malah ngambek gini... Jadi yaudah aku lebih prioritas kamu"
__ADS_1
Rania masih diam, ia tidak ingin menjawab perkataan Dehan
"Kamu masih marah sama aku? Gimana kalo kita makan mie ayam pak Slamet kesukaan kamu itu?"
Tetap saja Rania tidak mau membuka suaranya
"Jawab aku sayang, kamu mau apa?"
"Aku mau pulang"
"Tapi acaranya belum selesai, kita di sini dulu ya?"
Rania melihat ke arah Dehan sinis, ia kesal sekali karena wanita yang tadi.
"Gimana kalo kamu di sebelah aku terus, aku janji gak akan jauh dari kamu sayang"
Rania masih cemberut, lantas Dehan mencium pipinya dengan lembut.
"Tidak ada wanita lain selain istriku ini, aku mencintaimu Rania Gandhita Wardhana yang cantik"
Rania malah menatap Dehan, suaminya malah cengengesan
"Kamu bohong!"
"Bohong apa sayang?"
"Gombalannya bohong"
"Aku serius cantik... Kita turun ya? Kamu di sebelah aku aja"
Dehan membuka pintu mobilnya, lalu menggandeng tangan Rania untuk ikut masuk kembali ke acara reunian. Sumpah Dehan seperti laki-laki pemberani dan menunjukkan pada dunia bahwa ia sudah beristri dan beranak, Dehan juga seakan bangga telah memiliki Rania. Ia kembali ke perkumpulan teman-temannya
"Kemana aja lu?"
"Biasa ada kesalahan tadi, sekarang udah beres kok. Lu pada jangan ngerokok di sini dulu, tuan putri gue mau nongkrong bareng kita"
Sebutan tuan putri membuat Rania tertunduk malu, baru kali ini Dehan memanggil nya tuan putri. Dehan dengan teman-temannya bercerita tentang masa lalu mereka, Rania hanya bisa mendengar percakapan para lelaki itu dengan kepala yang ia senderkan di bahu lebar Dehan.
Tiara, wanita tadi bertanya kepada teman wanitanya yang lain.
"Dia siapa?"
"Istrinya Dehan. Kenapa?Jangan bilang lo iri sama Rania"
Tiara tidak membalas perkataan temannya, ia malah lanjut menyapa teman-teman masa SMA nya. Dehan pernah bilang pada Rania bahwa ia pernah menjadi pria idaman di sekolah-sekolah di kota Bandung, tak heran Rania sering melihat DM Instagram Dehan dipenuhi chat wanita-wanita centil.
__ADS_1
Rania yang overprotektif malah menjahili mereka dengan cara yang unik, Rania menipu wanita-wanita itu untuk mengisinya pulsa dan mengirimkan makanan ke rumah. Benar saja selalu ada yang mengirimkan makanan padahal itu kesukaan Rania semua, Dehan sudah tau tapi ia tidak peduli dengan tingkah laku istrinya.