
...Next? ...
...Udah vote dan spam komen belum? ...
...Yuk ges semangatin mamak Diyah biar aku rajin up setiap hari....
...Votenya jangan pelit2 ya!!!!😊😊😊😊...
...See u next part ❤...
●
●
●
"Memangnya aku bisa apa? Jika kamu ingin aku melennyapkan bedebah ini tentu saja akan aku lakukan" Ucap Dewa terus menatap tajam Ardi.
Cherry melihat Jihan yang berada di pintu kamar Ardi. Dia berganti menatap ke arah Dewa. Dia mendorong tubuh Dewa menjauh dari Ardi.
"Memangnya kenapa kalau Ardi menyukai ku? Bukan kah lebih baik, aku bisa memiliki kalian berdua sekaligus" Ucap Cherry yang menghadang Dewa.
"Cherry" Teriak Dewa marah.
"Jangan membentak dia" Ucap Ardi marah.
Jihan mengambil kesempatan ini untuk mendekati Dewa. Dia menarik tangan Dewa.
"Dewa jangan hiraukan mereka. Gadis itu tidak pantas untuk kamu" Ucap Jihan.
"Diam kamu" Ucap Dewa marah. Dewa menepis tangan Jihan dan itu membuat Jihan marah.
"Cherry, tarik kembali ucapan kamu tadi" Ucap Dewa.
"Kenapa aku harus melakukan itu? Kamu saja bisa bersama wanita itu jadi aku juga bisa bersama Ardi" Ucap Cherry.
Cherry berbalik ke arah Ardi. Dia menarik kerah baju Ardi lalu mencium bibir Ardi dan itu membuat Ardi dan juga Dewa terkejut dengan apa yang di lalukan Cherry.
"Sudah lihat kan? Aku akan memiliki kalian berdua sekaligus" Ucap Cherry.
"Oh dam satu lagi, malam ini aku akan bermalan di sini. Jadi jangan ganggu kami, nikmati saja malam kamu dengan dia" Ucap Cherry menunjuk ke arah Jihan.
"Jangan gila kamu Cherry" Ucap Dewa.
"Aku memang gila Dewa. Aku akan memperlakukan adil jadi kalian harus akur" Ucap Cherry tersenyum cantik.
"Awas kamu Ardi" Ucap Dewa.
"Kamu berani menyentuh Ardi, aku akan meninggalkan kamu" Ancam Cherry.
"Sudah lah Dewa, ayo kita pergi dari sini. Dia sudah tidak menginginkan kamu" Ucap Jihan.
"Siapa bilang aku tidak menginginkan Dewa? Aku menginginkan mereka berdua" Ucap Cherry
__ADS_1
"Kamu itu wanita, jaga harga diri kamu" Ucap Jihan.
"Bukan kah itu yang harus kamu katakan pada diri kamu sandiri" Ucap Cherry melipat tangnnya ke depan dadanya.
"Hentikan Cherry, tsrserah jika kamu memang ingin bersama dia kali ini. Aku akan menunggu kamu kembali" Ucap Dewa yang menyerah. Dia tau jika dia tidak akan bisa menang ketika berdebat dengan Cherry.
Dewa keluar dari kamar Ardi dan di ikuti oleh Jihan. Melihat kepergian Dewa, Cherry terduduk kambali ke ranjang. Ardi berlutu di depan kaki Cherry.
"Apa yang sudah kamu ucapkan tadi tidak bisa di tarik lagi. Aku tidak peduli jika kamu masih bersama Dewa. Tapi aku juga tidak akan melepaskan kamu sekarang" Ucap Ardi.
"Aku tadi hanya terbawa emosi, jangan anggap serius" Ucap Cherry.
"Tapi tidak dengan ku. Aku menganggapnya serius. Mulai sekarang kamu harus membagi waktu kamu untuk ku juga" Ucap Ardi.
"Jangan gila deh Ar, itu tidak mungkin" Ucap Cherry.
"Kenapa tidak mungkin? Semuanya sangat mungkin terjadi dan itu sudah terjadi sekarang" Ucap Ardi. Ardi bangkit lalu menidurkan Cherry, dia kenindih tubuh Cherry lalu mencium bibir Cherry.
"Ardi hentikan" Ucap Cherry mendorong tubuh Ardi.
"Aku mencintai kamu Cherry" Ucap Ardi lembut. Ardi menciuk kening Cherry lembut.
"Istirahat lah, malam ini aku tidak akan melepaskan kamu begitu saja" Ucap Ardi.
"Enggak" Ucap Cherry.
"Jangan khawatir, aku akan memakai pengaman" Ucap Ardi tersenyum sangat tampan.
Ardi bangkit dari atas tubuh Cherry. Dia keluar dari kamar dan meninggalkan Cherry yang masih teridam mencerna apa yang sebenarnya terjadi padanya.
"Kenapa aku harus terlibat dengan mereka berdua sih? Lagian kenapa juga tadi aku bicara seperti itu" Ucap Cherry menyesal.
"Habis lah aku sekarang" Ucap Cherry mengacak acak rambutnya.
Ardi berjalan ke arah dapur. Dia ingin memasakkan makanan untuk Cherry malam ini. Dia melepas kemejanya lalu memakai apron dan mulai memasak.
"Aku akan memanjakan kamu malam ini Cherry" Ucap Ardi tersenyum bahagia.
Cherry yang ada di kamar mulai bosan. Dia keluar dari kamar dan melihat Ardi yang bertelanjang dada memakai apron sedang memasak di dapur.
"Sedang apa dia" Ucap Cherry.
Cherry duduk di kursi meja makan. Dia melihat Ardi yang begitu sexy dengan apronnya saat memasak.
"Apa begini caramu menggoda wanita di luaran sana?" Tanya Cherry.
Ardi menoleh dan tersenyum, dia mengecilkan apinya lalu berjalan menghampiri Cherry.
"Kamu lah wanita pertama yang pernah datang ke sini dan kamu juga yang pertama kali aku masakkan makanan" Ucap Ardi yang berdiri di belakang Cherry.
"Bohong" Ucap Cherry mendongakkan kepalanya untuk menatap Ardi.
Cup
__ADS_1
Ardi mencium bibir Cherry sekilas.
"Aku tidak bohong" Jawab Ardi.
"Tunggu di sini, makanannya akan segera siap sebentar lagi" Ucap Ardi. Cherry mengangguk pelan. Dia kembali melihat Ardi yang sibuk dengan masakannya.
Tak lama Ardi mulai menata makanan yang ia masak di meja makan. Cherry yang melihat masakan Ardi mulai tergiur.
"Wah hebat. Kamu masaka semua ini sendiri?" Ucap Cherry tidak percaya.
"Makan lah" Ucap Ardi tersenyum.
"Aku tidak akan sungkan" Ucap Cherry tersenyum.
Cherry mulai makan makanan yang di masak Ardi untuknya. Dia sangat puas dengan masakan Ardi yang tidak kalah dengan chef restoran terkenal.
"Baagimana?" Tanya Ardi.
"Sangat enak" Jawab Cherry mengacungkan jempolnya pada Ardi.
"Kamu tidak makan?" Tanya Cherry yangmelihat Ardi hanya diam melihat dirinya makan.
"Tentu saja makan, tapi nanti makan kamu" Jawab Ardi.
"Uhuk uhuk uhuk" Cherry batuk karena tersedak.
"Nih minum dulu" Ucap Ardi memberikan segelas air putih untuk Cherry.
"Kalau makan yang benar" Ucap Ardi.
"Kalau bicara juga yang benar" Ucap Cherry.
Ardi bangkit dari duduknya. Dia menarik tangan Cherry dan membawanya ke sofa.
"Aku belum selesai makan" Ucap Cherry merajuk.
"Nanti saja" Ucap Ardi. Ardi duduk di sofa. Dia menarik Cherry ke dalam pangkuannya.
"Sudah lama aku ingin berduaan seperti ini dengan kamu Cherry. Sejak bertemu dengan dulu di clup, aku sudah jatuh hati dengan kamu." Ucap Ardi.
"Awalnya aku kira kamu sama seperti wanita wanita laindi luran sana yang hanya menyukai uang. Tapi kamu berbeda Cherry. Aku suka kamu yang seperti ini" Ucap Ardi.
"Tapi aku tidak memiliki perasaan lebih ke kamu Ardi. Aku tidak tau apa bisa aku membalas perasaan kamu" Ucap Cherry.
...Nex partnya mau lagi nggak nih?...
...Kalau partnya ini suka nggak?...
...Harus komen ya.......
...Mamak mau minta maaf nih kalau ada typo banyak....
...Kalau suka dan seru dengan novelnya, jangan lupa ajak teman temannya buat baca juga 🤭...
__ADS_1
...Salam sayang dari mamak Diyah...
...See you nex part ❤...