Terjerat Cinta Dua Mafia

Terjerat Cinta Dua Mafia
75 Tamat


__ADS_3

"Saya memilih setia pada anda tuan Dewa. Walaupun saya tidak tau dengan apa yang anda maksud. Yang pasti saya akan tetap setia pada anda. Karena anda lah penolong saya, saya akan berterima kasih dengan cara setia kepada anda" Jawab Mirza .


"Bagus jika kamu berfikir begitu, aku akan memberikan fasilitas ke kamu untuk kuliah. Kamu bebas menentukan pilihan universitas yang kamu tuju." Ucap Dewa.


"Terima kasih banyak tuan" Ucap Mirza senang.


"Kamu bawa dia ke rumah latihan. Setelah dia menentukan mau kuliah di mana, kamu urus semuanya" Ucap Dewa pada anak buahnya.


"Baik tuan" Jawab anak buah Dewa.


"Kalian boleh pergi" Ucap Dewa.


"Kalau begitu kami permisi tuan" Ucap anak buah Dewa. Dewa hanya mengangguk pelan. Lalu Mirza dan anak buah Dewa keluar dari rumah Dewa.


Saat barada di luar rumah, Mirza melihat Cherry yang menggendong anaknya dan satu anak lainnya yang berada di dorongan bersama susternya.


"Jangan menatapnya seperti itu. Bos akan marah jika kamu menatapnya begitu" Ucap anak buah Dewa.


"Dia siapa?" Tanya Mirza.


"Dia calon nyonya di rumah ini. Dan pekerjaan kamu nantinya adalah sebagai asisten dari salah satu anak yang dia bawa itu" Ucap anak buah Dewa.


"Anak anak itu, anak tuan Dewa?" Tanya Mirza


"Jangan bertanya lagi, kamu akan tau nanti" Ucap anak buah Dewa.


"Ayo pergi" Ajak anak buah Dewa.


Anak buah Dewa dan Mirza kembali masuk ke dalam mobil. Mereka pergi ke rumah yang di pakai sebagai camp untuk semua anak buah Dewa.


Cherry masuk ke dalam rumah Dewa. Dewa yang terkejut dengan kedatangan Cherry segera mematikan rokoknya.


"Jangan mendekat, mandi dulu sana, kamu habis merokok" Ucap Cherry tegas.


"Aku baru saja menyalakannya sayang" Ucap Dewa.


"Kak Dewa mandi" Ucap Cherry tegas.


"Ok ok aku mandi sekarang" Jawab Dewa yang menyerah. Dia naik ke lantai atas untuk menuju ke kamarnya.


Sambil menunggu Dewa, Cherry memilih untuk menuju ke kamar tamu. Dia meminta suster untuk menidukan kedua putranya itu.


"Suster kalau mau istirahat silahkan, aku mau menemui Dewa dulu" Ucap Cherry.


"Baik nyonya." Jawab suster.


Cherry keluar dari kamar tamu. Dia berjalan menuju ke ruang kerja Dewa karena menurutnya di ruang kerja Dewa adalah tempat ternyaman di rumah itu.


Saat Cherry membuka pintu ruangan itu, dia tersenyum lebar melihat lukisan dirinya yang masih berada di dinding ruangan itu.


"Kenapa malah ke sini? Kenapa nggak ke kamar ku saja?" Tanya Dewa yang kini sudah memeluk erat tubuh Cherry dari belakang.


"Aku ingin bertanya ke kakak" Ucap Cherry memegang tangan Dewa yang berada di perut ratanya.


"Tanya apa?"Tanya Dewa yang membalik tubuh Cherry menghadapnya.


"Sejak kapan lukisan itu ada di situ?" Tanya Cherry.


"Sudah lama, aku sangat mencintai kamu Cherry. Aku meminta orang untuk melukis wajah kamu agar aku tetap bisa melihat kamu walaupun kamu milik orang lain waktu itu" Ucap Dewa.


"Kamu pasti sangat sakit bukan?" Ucap Cherry mengusap wajah Dewa lembut.

__ADS_1


"Tidak apa, itu hanya sebuah perjalanan untuk memeliki kamu." Jawab Dewa mencolek hidung Cherry.


"Kak, aku ingin mengajak kakak bertemu dengan kak Randi" Ucap Cherry melingkarkan tangannya ke leher Dewa.


"Apa kamu setuju untuk menikah dengan ku?" Tanya Dewa antusias.


"Iya kak, aku mau menikah dengan kakak" Jawab Cherry memandang kedua mata Dewa.


Cup


"Makasih sayang" Ucap Dewa mencium bibir Cherry sekilas.


"Aku yang harusnya berterima kasih pada kakak, karena kakak setia menunggu ku walaupun aku sudah melukai kakak selama ini" Ucap Cherry.


"Jangan bicara seperti itu sayang, aku tidak ingin kamu bicara begitu lagi" Ucap Dewa.


"Aku mencintaimu kak" Ucap Cherry memeluk erat tubuh Dewa.


"Aku juga sangat sangat mencintai kamu sayang" Jawab Dewa membalas pelukan Cherry.


Malam harinya Dewa mengantar Cherry pulang. Dia turun dari mobil dengan menggendong Royyan sedangkan Rayyan ada di gendongan Cherry.


"Suster langsung istirahat saja. Malam ini biar si kembar tidur dengan saya saja" Ucap Cherry.


"Baik nyonya, kalau begitu saya permisi dulu" Pamit suster yang di jawab oleh anggukan kepala oleh Cherry dan Dewa.


"Ayo kak masuk" Ucap Cherry. Mereka berdua pun masuk ke dalam rumah. Saat masuk ke ruang tamu, mereka melihat Randi dan Loli yang tengah bersantai di sana.


"Wah keponakannya papah baru pulang ya ternyata. Lama banget sih mainnya" Ucap Randi yang mengambil alih Rayyan dari gendongan Cherry.


"Kami cuma dari rumah ku saja kok, nggak pergi ke mana mana" Jawab Dewa.


"Emm. Bang Randi, ada yang mau Cherty bicarakan sama abang dan Loli" Ucap Cherry.


"Aku ingin minta ijin untuk kenikahi Cherry" Sahut Dewa.


"Menikah? Kamu serius Cher?" Tanya Randi.


"Iya bang, aku ingin kembali membuka lembaran baru dengan kak Dewa. Itu pun kalau abang mengijinkan" Jawab Cherry.


"Enggak" Jawab Loli tegas yang mempu semua orang menatap ke arahnya.


"Kalian nggak boleh menikah, aku nggak rela jika kamu melupakan kak Aksa, Cher. Dia sangat mencintai kamu bahkan dia membawa cintanya sampai mati. Tapi kenapa kamu malaj ingin menikah lagi dan melupakan kakakku?" Ucap Loli marah.


"Loli aku nggak pernah melupakan kak Aksa. Dia ayah dari anak anak ku Lol, aku tidak akan mungkin melupakan dia" Ucap Cherry.


"Pembohong. Kalau memang kamu tidak melupakan dia, kamu tidak akan mungkin menikah lagi" Ucap Loli menangis.


"Loli, ini jalan hidup Cherry. Harusnya kamu senang karena Cherry bisa kembali membuka lembaran baru demi kebahagiannya" Ucap Randi marah.


"Kalian egois. Aku benci sama kalian" Ucap Loli lalu berlari menuju ke kamarnya.


Dewa hanya terdiam melihat kejadian itu karena dia sudah memperkirakan hal itu. Sesak memang yang saat ini Dews rasakan. Namun dia tidak boleh menyerah karena dia sangat mencintai Cherry. Dia tidak ingin kehilangan Cherry seperti dulu lagi.


"Biar abang bicara dengan Loli. Kalian lakukan apa yang terbaik untuk kalian lakulan. Soal pernikahan kalian, abang setuju. Tapi satu hal yang aku minta ke kamu Dewa. Jaga Cherry, jangan pernah sakiti dia karena sudah cukup penderitaan yang selama ini ia alami. Berilah dia kebahagian yang tiada tara untuknya. Aku akan menyerahkan dia ke kamu demi kebahagian dia" Ucap Rian.


"Aku akan melakukan hal itu Randi. Aku memang tidak bisa menjanjikannya tapi aku akan berusaha sekuat dan semampuku untuk membuatnya bahagia. Terima kasih karena sudah memberikan restumu pada kami" Ucap Dewa tersenyum.


Beberapa bulan telah berlalu.


Hari ini adalah hari yang sangat membahagiakan bagi Dewa dan Cherry. Dengan usaha yang cukup berat mereka akhirnya mampu mendapatkan restu dari Loli.

__ADS_1


Hari ini Dewa dan Cherry telah resmi telah menjadi suami istri. Tampak wajah bahagia di wajah keduanya. Bahkan si kembar Rayyan dan Royyan pun tampak tersenyum walaupun mereka berdua belum tau apa yang terjadi. Namun mereka mampu merasakan rasa kebahagian hang kinu tengah di rasakan oleh maminya.


"Mulai sekarang om Dewa akan menjadi papi kalian. Papi Dewa tidak akan menyingkirkan papah Aksa dari kalian. Tapi papi Dewa akan menjadi pengganti papah Aksa untuk membesarkan kalian serta menyayangi kalian. Papah kalian tetap lah papah Aksa. Papi akan berusaha membahagiakan kalian berdua dan mami kalian tentunya." Ucap Dewa pada kedua putra Cherry yang kini tengah duduk di dorongan bersama Randi, Loli dan suster tentunya.


Dewa beralih ke arah Loli dan Randi. Dia menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan.


"Aku sangat berterima kasih karena kalian telah memberikan restu kalian pada kami. Aku akan berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakan kedua putra Cherry dan Cherry." Ucap Dewa.


"Dan untuk kamu Loli. Kamu tidak perlu khawatir karena kami atau khususnya aku, aku tidak akan melupakan Aksa. Walaupun kami bermusuhan namun ada darahnya yang mengalir di dalam tubuh si kembar. Aku pastikan bahwa mereka akan tetap menjadi anak Aksa. Semoga dengan hal itu mampu membuat kamu rela memberikan restumu pada kami" Ucap Dewa hang di jawab oleh anggukan kepala dari Loli yang saat ini tengah menangis.


Randi mengambil alih putrinya, Malika Putri Randi adalah putrinya yang lahir dari kandungan Loli. Bayi nan cantik itu baru saja lahir 1 bulan yang lalu. Dengan lahirnya Malika membuat Loli memberikan restumya pada Cherry untuk menikah dengan Dewa.


"Aku akan percaya dengan kamu Dewa. Aku serahkan sahabat sekaligus adik ipar ku ke kamu. Jaga dia, lindungi dia dan perlakukan dia layaknya ratu di rumah mu karena dia berlian di rumah kami" Ucap Loli menangis.


"Aku akan melakukan hal itu Loli, terima kasih banyak" Ucap Dewa tersenyum.


Mendengar semua ucapan Dewa membuat Cherry tersenyum dalam tangisnya. Dia menangis bukan karena sedih, namun dia menangis karena bahagia. Dia bahagia karena Dewa begitu mencintai dirinya.


"Kak Aksa, aku meminta ijin untuk bahagia bersama Dewa. Aku akan selalu mengingat dan menempatkan kamu di hati ku kak. Aku tidak akan melupakan kamu kak. Aku akan tetap mengenalkan kamu pada anak anak kita bahwa kamu lah ayah mereka. Semoga kamu memberikan ijin mu pada ku kak. Aku memang egois namu aku tidak bisa membohongi diri ku sendiri bahwa aku menginginkan kak Dewa dalam kehidupanku" Batin Cherry.


Setelah berbincang dengan Randi dan Loli, kini Dewa di bantu oleh suster untuk membawa Rayyan dan Royyan menuju ke panggung. Cherry memgambil alih Royyan dari gendongan suster. Sedangkan Dewa menggendong Rayyan.


Satu tangan Dewa menggenggamsatu tangan Cherry yang kini menatap ke arahnya.


"Aku memang bukan pria baik baik, tapi aku tau bagaimana cara yang baik untuk mencintai kamu" Ucap Dewa lembut.


"Aku percaya dengan cinta yang kamu berikan pada ku, aku akan selalu menemani dan berada di sisi mu sampai ajal memisahkan kita" Ucap Cherry.


Dewa tersenyum lalu meraih tengkuk Cherry, dia pun ******* lembut bibir Cherry. Semua tamu undangan yang melihathal itu pun bertepuk tangan untuk kebahagian kedua mempelai.


TAMAT.





💥💥💥


Hai hai hai...


Gimana seru nggak nih ceritanya.


Maaf ya jika masih ada typo. Nanti aku usahakan untuk lebih teliti lagi.


Uang parkirnya kaka, jangan lupa ya..😁


👍 Like


♥️ Favorit


💬 Komen


⭐⭐⭐⭐⭐ bintang 5 juga.


Selamat membaca ya kak


Terima kasih banyak


See you next part

__ADS_1


😊😊😊🙏🙏🙏


__ADS_2