Terjerat Cinta Dua Mafia

Terjerat Cinta Dua Mafia
39


__ADS_3

...Hai hai hai...


...Sebelum membaca nex partnya, ayo lah jangan lupa Like, Komen dan Vote....


...Mamak Diyah tambah semangat kalau kalian senang 🤭...


...Selamat membaca...


...Terima kasih sudah mampir...





"Memangnya selama ini kakak tidak tampan?" Tanya Randi menyelidik.


"Ya tampan sih, tapi malam ini lebih tampan" Ucap Cherry bergelayutan manja di lengan Randi.


"Sudah ah, ayo berangkat. Kamu sudah siap kan?" Tanya Randi.


"Sudah dong" Jawab Cherry. Cherry dan Randi keluar dari rumah. Randi melihat mobil mewah berwarna merah terparkir di depan rumahnya.


"Ini mobil kamu?" Tanya Randi tidak percaya dengan apa yang dia lihat.


"Iya, keren kan" Ucap Cherry bangga.


"Kamu di manjakan sekali dengan mereka berdua" Ucap Randi merasa senang karena Cherry tampak bahagia dengan Dewa dan Ardi.


"Tentu saja, aku lah ratu mereka" Ucao Cherry menyombongkan diri.


"Iya iya, ayo berangkat" Ucap Randi menggandeng Cherry berjalan ke arah mobilnya. Randi membukakan pintu mobil untuk Cherry.


"Silahkan masuk yang mulia" Ucap Randi.


"Kakak apaan sih" Ucap Cherry tersenyum malu.


Tandi kembali menutup pintu mobilnya setelah Cherry masuk ke dalam mobil. Dia berlari kecil untuk masuk ke mobil juga. Randi mulai melajukan mobilnya ke arah kampus Cherry.


"Oh iya, bagaimana dengan kaki kakak?" Tanya Cherry saat di perjalanan menuju kampusnya.


"Sudah sembuh kok, tapi kakak tidak boleh berolahraga yang terlalu berat untuk bagian kaki. Masih harus pemulihan lebih lanjut agar benar benar pulih" Ucap Randi.


"Apa kakak masih kontrol ke rumah sakit?" Tanya Cherry lagi.


"Masih, tapi bisa kok di rumah sakit dalam negri" Jawab Randi.


"Syulurlah jika begitu" Ucap Cherry lega.


"Besuk kakak akan datang ke rumah kalian, kakak ingin minta maaf pada Dewa secara pribadi dengan apa yanv telah kakak lakukan padanya" Ucap Randi.


"Iya kak, nanti aku akan bicara dengan Dewa agar mengosongkan jadwalnya" Ucap Cherry tersenyum.


Cherry sangat senang karena kini Dewa dan Randi bisa berbaikan. Sudah lama dia memimpikan hal ini dan akhirnya kesampaian juga.


Tak lama mereka sudah sampai di kampus. Saat mobil Cherry datang, semua pandangan orang tertuju pada mobilnya. Randi keluar dari mobilnya untuk membukakan pintu Cherry.

__ADS_1


"Wah tampan sekali, siapa dia?"


"Mobilnya mewah orangnya tampan"


"Tapi di dalam sana ada wanitanya juga, siapa ya dia?"


Dan masih banyak lagi kekaguman teman teman kampusCherry ketika melihat Randi.


"Sepertinya kali ini wanita ku yang akan jadi primadona di kampus ini" Ucap Dewa bangga.


"Dia kekasihku" Ucap Ardi.


"Terserah" Ucap Dewa yang malas berdebat dengan Ardi.


Saat Cherry keluar dari mobil, banyak pasang mata yang kagum dengan kecantikan Cherry. Cherry tampak cantik dan mengagumkan malam ini.


"Cantik sekali" Ucap Ardi tersenyum bangga.


"Sangat cantik" Ucap Dewa.


Randi menggandeng Cherry lalu masuk ke dalam gedung acara.


"Cherry" Ucap Loli yang menghampiri dan memeluk Cherry.


"Halo kelinci ku" Ucap Cherry gemas


"Kamu cantik sekali" Ucap Loli.


"Kamu juga sangat manis malam ini" Ucap Cherry.


Randi tersenyum melihat teman Cherry yang menggemaskan itu.


"Ini kekasih kamu itu? Wah tampan sekali" Ucap Loli terus terang.


"Aku bukan kekasih Cherry, aku kakaknya" Ucap Randi.


"Bemar Cher? Dia kakak kamu?" Tanya Loli yang tidak percaya dengan ucapan Randi.


"Iya dia kakak ku" Ucap Cherry.


"Kak ini temanku Loli, Loli ini kakak ku Randi" Ucap Cherry memperkenalkan mereka satu sama lain.


"Halo kak, aku Loli teman Cherry" Ucap Loli memperkenalkan diri.


"Benar kata Cherry, kamu lebih cocok di panggil kelinci karena kamu manis" Ucap Randi tersenyum dan mengusap kepala Loli lembut.


"Kak Randi bisa saja" Ucap Loli malu.


Nada melihat Randi, Cherry dan Loli tertawa bahagia. Dia merasa cemburu dengan kebersamaan mereka. Apa lagi perasaanya pada Randi masih sama seperti dulu. Dia masih mencintai Randi walaupun dia sudah lama tidak pernah bertemu dengan Randi.


"Selamat malam semuanya" Sapa MC pada malam itu.


"Kalian pasti sudah tidak sabar bukan untuk memulai acaranya?" Ucap MC.


"Ok mari kita mulai acara malam ini, sebelum memulainya mari kita berikan sambutan yang meriah untuk tamu kehormatan kita" Ucap MC.


"Kita sambut tuan Dewa dan tuan Ardi untuk naik ke atas panggung" Ucap Mc mempersilahkan Dewa dan Ardi naik ke panggung.

__ADS_1


Mendengar nama Dewa dan Ardi yang di ucapkan MC, membuat Cherry kelabakan mencari keberadaan mereka. Saat mereka naik ke atas panggung, Cherry dan Randi terkejut.


Dewa dan Ardi tersenyum ke arah Cherry yang terkejut dengan kedatangan mereka berdua.


"Lihat lah ekspresinya" Bisik Ardi.


"Sangat menggemaskan bukan" Bisik Dewa.


"Silahkan tuan Dewa untuk memberikan sambutannya" Ucap Mc.


Dewa mulai memberikan sambutan kata pembuka untuk memulai acara. Semua para gadis di sana terpukau dengan Dewa dan Ardi yang sangat tampan.


"Terima kasih kepada tuan Dewa karena telah memberikan kata sambutan yang begitu memukau" Ucap Mc setelah Dewa melakukan sambutan.


"Setelah ini mari kita mulai acara dansa kita, untuk tuan Dewa silahkan mengajak salah satu siswa untuk berdansa" Ucap Mc.


"Terima kasih" Ucap Dewa tersenyum.


"Untuk tuan Ardi juga silahkan jika ingin mencari pasangan berdansa." Ucap Mc lagi.


"Terima kasih" Ucap Ardi tersenyum juga.


"Sedang apa mereka di sini?" Guman Cherry terkejut.


"Mereka sangat tampan bukan" Ucap Loli.


"Lebih tampan mereka atau aku" Ucap Randi di belakang tubuh Loli.


"Tampan kak Randi lah" Jawab Loli tanpa sadar. Seketika Loli tersadar dengan apa yang dia ucapkan. Dia menoleh ke arah Randi yang tersenyum karena berhasil menggoda Loli.


"Kamu sangat menggemaskan sekali" Ucap Randi mengusap kepala Loli gemas.


Dewa dan Ardi berjalan menghampiri Cherry. Dia berdiridi depan Cherry yang masih kebingungan dengan kedatangan mereka.


"Mau berdansa dengan ku?" Ucap Dewa mengulurkan tangannya pada Cherry


Cherry menerima tangan Dewa, lalu Dewa menarik Cherry ke tengah tengah untuk mulai berdansa bersama.


"Kamu sedang apa di sini? Kamu bilang, kamu sedangada kerjaan" Bisik Cherry.


"Kan memang aku lagi kerja sekarang" Jawab Dewa tersenyum.


"Maksudnya?" Tanya Cherry


"Nanti kita bicara saja di rumah, banyak orang yang menatap kita" Ucap Dewa.


Dewa dan Cherry masih berdansa. Ardi mengamati mereka berdua namun dia juga tidak terfokus ke mereka. Dia tanpa sengaja melihat Nada teman Cherry dulu saat di club malam.


"Bukan kah dia teman sekolah Cherry?" Guman Ardi. Ardi melihat Nada memasukkan sesuatu ke dalam minuman. Lalu Nada membawa minuman itu ke arah Randi.


"Apa yang ingin dia lakukan?" Guman Ardi lagi.


# Selamat membaca ya kak


# Terima kasih banyak


🙏🙏🙏😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2