Terjerat Cinta Dua Mafia

Terjerat Cinta Dua Mafia
44


__ADS_3

...Next? ...


...Udah vote dan spam komen belum? ...


...Yuk ges semangatin mamak Diyah biar aku rajin up setiap hari....


...Votenya jangan pelit2 ya!!!!😊😊😊😊...


...See u next part ❤...





"Ini berkasnya tuan" Ucap anak buah Dewa.


"Kamu boleh pergi" Ucap Dewa.


"Baik tuan" Jawan anak buah Dewa.


Dewa memberikan berkas tersebut kepada Cherry.


"Baca lah" Ucap Dewa.


Cherry duduk lalu mulai membacanya. Dia mulai mengerti siapa Aksa sebenarnya.


"Dia punya adik perempuan?" Tanya Cherry.


"Iya tapi kita sama sekali tidak mengetahui siapa adik perempuannya itu" Ucap Dewa.


"Lalu di mana dia sekarang?" Tanya Cherry.


"Kami juga tidak tau, karena dia pintar sekali bersembunyi" Jawab Dewa.


Di bandara.


Aksa baru saja turun dari pesawat. Dia tersenyum puas ketika mampu melewati anak buah Dewa yang selalu berada di bandara untuk berjaga di sana jika Aksa kembali ke negaranyan


"Ingin menangkap ku, jangan mimpi" Guman Aksa tersenyum puas. Dia berjalan santai keluar dari bandara.


Aksa Geonendra, seorang pria tampan yang berusia 25 tahun. Dia adalah pembisnis muda yang cukup terkenal. Dia juga peretas hebat yang tidak terkalahkan. Bahkan di usianya yang ke 18 tahun dia sudah lulus kuliah dengan nilai tertinggi di universitas Amerika dalam bidang IT.


Namun Aksa menghilang sesaat setelah kelulusannya. Ada yang bilang kalau Aksa masuk ke dalam sebuah perusahaan gelap di luar negri. Ada juga yang bilang kalau Aksa sudah tiada karena kecerdasannya membahayakan banyak perusahan.


Namun kenyataanya adalah dia masih hidup dan mulai membangun perusahaannya sendiri. Tapi tidak ada yang tau nama perusahaan yang dia buat.


Aksa masuk ke dalam taxi. Dia meminta supir taxi untuk mengantarnya ke rumah. Aksa duduk di belakang dengan melihat keluar jendela. Dia teringat akan wajah Cherry yang sangat membuatnya terbuai.


"Aku kembali untuk merebut kamu dari tangannya. Tunggu lah aku Cherry" Guman Aksa dalam hati dengan senyuman liciknya.


Di sisi lain, Randi dan Loli sedang berada di rumah. Mereka tampak bahagia dengan pernikahan mereka. Randi sangat perhatian dengan Loli dan begitupun sebaliknya.


"Loli, ponsel mu berdering" Ucap Randi yang sedang menonton tv. Sedangkan Loli sedang memasak di dapur.

__ADS_1


Loli berjalan kearah kamarnya. Dia tersenyum ketika melihat nama Aksa yang tertera di layarponselnya.


"Halo kak, kakak di mana?" Tanya Loli.


"Kakak ada di rumah sekarang. Apa kamu bisa ke sini sekarang?" Tanya Aksa balik.


"Aku tanya kak Randi dulu ya kak. Kakau boleh nanti aku hubungi kakak lagi" Ucap Loli.


"Baik lah kalau begitu" Ucap Aksa.


"Iya kak" Jawab Loli tersenyum. Loli menaruh kembali ponselnya ke atas meja kamar. Dia keluar dari kamar lalu menghampiri Randi yang masih menonton tv.


"Ada apa? Siapa yang telfon?" Tanya Randi.


"Kak Aksa. Dia sudah di rumah sekarang" Jawab Loli.


"Apa kamu mau ke sana?" Tanya Randi.


"Iya, kak Aksa ingin aku ke sana" Jawab Loli lagi.


"Ya sudah ayo ke sana. Bawa sekalian makanan yang kamu masak tadi. Kita makan bersama kakak kamu saja" Ucap Randi.


"Kamu mau ke sana?" Tanya Loli.


"Ya jelas dong sayang. Kakak kamu baru kembali, kamu harus menemuinya dulu" Ucap Randi mengusap kepala Loli.


"Baik lah, aku akan siap siap dulu kalau begitu" Ucap Loli.


"Iya" Jawab Randi mengangguk.


"Kenapa ponselnya tidak aktif" Ucap Aksa.


"Apa dia ganti ponsel" Guman Aksa lagi.


"Aku akan coba lacak Dewa, walaupun berbahaya aku harus melakukannya" Ucap Aksa.


Aksa mulai meretas ponsel Dewa. Dia tersenyum ketika melihat nomer baru Cherry yang berada di ponsel Dewa. Setelah mendapatkan apa yang ia inginkan, Aksa segera menghapus akunnya yang ia gunakan untuk meretas ponsel Dewa.


"Kita semakin dekat sayang" Guman Aksa tersenyum licik.


Aksa mulai meretas ponsel Cherry, dia tersenyum ketika melihat foto foto Cherry yang tampak cantik.


"Kamu masih secantik dulu Cherry" Ucap Aksa.


"Kak.... kakak" Teriak Loli yang mencari Aksa. Aksa mematikan leptopnya. Dia segera keluar dari kamarnya untuk menemui Loli yang sudah datang.


Aksa melihat Randi, suami dari Loli yang pernah Loli ceritakan saat dia masih di luar negri.


"Kamu suami Loli?" Tanya Aksa.


"Iya, nama ku Randi" Ucap Randi sopan.


"Kamu sudah tau siapa aku?" Tanya Aksa lagi.


"Sudah, dan aku akan tetap bersama Loli apapun pekerjaan keluarganya" Jawab Randi.

__ADS_1


"Kalau sampai dia menangis karena kamu, kamu lihat saja apa yang akan aku lakukan ke kamu" Ancam Aksa.


"Jangan khawatir karenaitu tidak akan pernah terjadi" Ucap Randi.


"Sombong sekali ucapan mu" Ucap Aksa yang terbawa emosi.


"Hentikan kak, kami baru saja menikah. Jangan membuat kak Randi tidak nyaman dengan kakak" Ucap Loli.


Aksa berjalan menghampiri Loli yabg berada di ruang makan. Dia masih menatap tajam ke arah Randi saat mereka semua duduk di kursi meja makan.


"Mau sampai kapan kakak menatap kak Randi" Ucap Loli. Randi hanya tersenyum dengan tatapan tajam Aksa karena dia sudah biasa menerima tatapan itu dari Dewa.


"Apa semua anggota mafia selalu menatap lawannya setajam itu" Guman Randi dalam hati.


"Sudah Loli, duduk dan makan lah dulu. Setelah makan baru mengerjakan yang lain" Ucap Randi menarik tangan Loli agar duduk di sebelahnya.


Randi dan Loli tampak mesra. Aksa sedikit lega karena Loli tampah bahagia dengan pernikahannya itu.


Beberapa hari telah berlalu.


Randi dan Loli sedang berjalan jalan santai di taman. Mereka memebeli beberapa makanan ringan untuk mereka bawa pulang.


"Mau beli apa lagi?" Tanya Randi.


"Sudah cukup kak, ini sudah banyak" Jawab Loli.


"Kalau begitu kita pulang saja sudah semakin panas" Ucap Randi.


"Iya kak" Jawab Loli tersenyum.


Loli dan Randi berjalan kaki untuk menuju ke rumah mereka. Namun saat akan sampai di rumah, mereka melihat seorang wanitayang berdiri di depan gerbang rumah mereka.


"Jihan" Ucap Randi yang melihat Jihan di depan rumah mereka.


"Siapa dia kak?" Tanya Loli.


"Dia mantan kekasih ku" Jawab Randi.


Mendengar jawaban dari Randi, hati Loli eedikit sakit. Dia merasa tidak nyaman ketika tau jika wanita yang berada di depan rumah mereka adalah mantan kekasih Randi.


"Em kak, aku ada barang yang ingin aku beli. Kakak pulang saja dulu" Ucap Loli berbohong.


"Aku akan mengantar kamu dulu" Ucap Randi.


"Tidak apa apa kak biar aku beli sendiri saja" Ucap Loli.


"Memangnya apa yang ingin kamu beli?" Tanya Randi.


"Itu.. em .. pembalut iya aku mau beli pembalut dulu" Jawab Loli tersenyum.


"Jangan membohongi ku Loli. Kamu baru saja membelinya kemarin bersama ku" Ucap Randi.


# Selamat membaca ya kak


# Terima kasih banyak

__ADS_1


🙏🙏🙏😊😊😊


__ADS_2