Terjerat Cinta Dua Mafia

Terjerat Cinta Dua Mafia
42


__ADS_3

...Nex partnya mau lagi nggak nih?...


...Kalau partnya ini suka nggak?...


...Harus komen ya.......


...Mamak mau minta maaf nih kalau ada typo banyak....


...Kalau suka dan seru dengan novelnya, jangan lupa ajak teman temannya buat baca juga 🤭...


...Salam sayang dari mamak Diyah...


...See you nex part ❤...





Di sisi lain, Loli sedang melakukan vidio call dengan kakaknya.


"Kak, aku akan menikah hari ini" Ucap Loli.


"Apa yang terjadi? Apa ada orangyang menyakiti kamu?" Tanya kakak Loli.


"Tidak kak. Hanya saja aku telah melakukan hal itu kemarin" Ucap Loli tertunduk.


"Apa dia memaksa kamu?" Tanya kakak Loli lagi.


"Tidak kak. Tapi dia mau bertanggung jawab karena itu pertama kalinya buatku" Jawab Loli


"Apa kamu yakin dia bisa membahagiakan kamu?" Tanya kakak Loli khawatir.


"Dia pria yang baik kak. Dia kakak dari teman baikku" Jawab Loli.


"Jika itu keputusan kamu, kakak tidak akan melarangmu. Tapi jika dia berani melukai mu maka jangan cegah kakak untuk menghabisinya" Ucap kakak Loli.


"Dia tidak akan melakukan itu kak" Ucap Loli.


"Ya sudah, kakak akan pulang minggu depan. Selamat untuk pernikahan kamu. Soal pestanya kita bicarakan nanti saja saat kakak kembali" Ucap kakak Loli.


"Iya kak, terima kasih. Aku akan tunggu kak Aksa kembali" Ucap Loli tersenyum.


"Berbahagia lah adik ku. Walaupun kamu bukan adik kandung ku tapi kakak berharap kebahagian untuk mu" Ucap kakak Loli yang bernama Aksa.


"Terima kasih kak" Ucap Loli tersenyum.


Setelah berbicara dengan kakaknya. Loli menutup leptopnya, dia masih duduk di kursi meja riasnya menunggu Randi datang. Kali ini dia sudah memakai dres putih dengan sepatu flat coklat.


"Kamu sedang apa?" Tanya Randi yang sudah beradadi kamar Loli.

__ADS_1


"Kak Randi sudah datang?" Tanya Loli.


"Iya, kita pergi sekarang?" Tanya Randi.


"Apa kakak yakin dengan ini?" Tanya Loli tertunduk.


"Ada apa? Apa kamu tidak ingin menikah dengan ku?" Tanya Randi yang berlututdi depan Loli.


"Bukan begitu kak, aku hanya takut jika kakak memiliki wanita lain di luar sana" Ucap Loli


Randi tau apa yang di khawatirkan Loli karena mereka bertemu dan saling kenal kemarin. Loli takut jika Randi hanya mempermainkannya saja.


"Loli, aku tidak memiliki kekasih. Aku masih sendiri, tapi kemarin bukan lah yang pertama bagi ku" Ucap Randi


"Aku sudah pernah melakukan hal itu dengan mantan kekasihku" Ucap Randi jujur.


"Aku sudah jujur dengan kamu, sekarang apa kamu mau menikah denganku?" Tanya Randi memegang wajah Loli.


"Kakak ku bukan orang yang baik baik kak. Dia orang jahat yang selalu berlumuran darang di tangannya. Kami buka dari kuarga baik baik kak" Ucap Loli tertunduk sedih.


"Apa maksud kamu?" Tanya Randi.


"Kakak tergabung dalam sebuah kelompok mafia. Dia berdarah dingin dan kejam. Hanya kepada orang yang benar benar ia sayangi saja dia bersikap lembut" ucap Loli.


"Terserah, jika kakak ingin menbatalkan pernikahan ini. Aku tidak akan memaksa kakak" Ucap Loli.


Randi bangkit dan duduk di pinggiran kasur Loli. Dia tidak menyangka jika dia akan berurusan lagi dengan kelompok mafia lain selain Dewa dan Ardi.


"Kenapa aku juga harus terjerat dalam dunia gelap ini" Guman Randi dalam hati. Namun melihat Loli yang masih menunggu jawabannya membuat hatinya tergerak. Dia berlutut kembali di hadapan Loli


"Terima kasih kak" Ucap Loli menangis haru. Randi mengusap air mata Loli lalu memeluk Loli erat.


"Aku akan berusaha membuat kamu bahagia Loli" Ucap Randi tulus.


Randi dan Loli kini sudah keluar dari catatan sipil. Mereka sudah menerima buku nikah mereka berdua.


"Sekarang kamu sudah menjadi istri ku. Aku harap kamu bisa bahagia bersamaku" Ucap Randi.


"Iya kak, terima kasih karena kakak mau menerima mu yang penuh kekurangan" Ucap Loli tersenyum.


Randi meraih bahu Loli lalu mencium kening Loli lembut.


" Selamat datang di keluargaku Loli." Ucap Randi tersenyum. Loli mengangguk dan tersenyum juga.


"Ayo, aku akan ajak kamu ke tempat Cherry. Dia pasti sangat senang jika melihat kamu" Ucap Randi.


"Iya kak" Jawab Loli.


Randi membukakan pintu mobil untuk Loli masuk. Dia berlari kecil lalu masuk pula ke dalam mobil. Di dalam mobil suasananya canggung karena Loli masih merasa canggung dengan Randi.


Di vila Dewa.

__ADS_1


Tak lama Randi dan Loli sudah sampai di vila Dewa. Meraka turun dari mobil lalu berjalan masuk ke vila dengan bergandengan tangan.


Saat masuk ke dalam vila. Mereka melihat Cherry yang sedang berciuman dengan Ardi. Cherry yang melihat kedatangan Randi dan Loli langsung mendorong tubuh Ardi ke sofa.


"Loli" Teriak Cherry yang menghampiri Loli. Dia ingin memeluk Loli namun di cegah oleh Randi.


"Bersihkan wajah mu dulu sebelum menyentuh istri ku" Ucap Randi tegas.


Ardi berjalan menghampiri Cherry. Dia memeluk bahu Cherry dan tersenyum ke arah Randi dan Loli. Loli bingung melihat Ardi yanb tadi berciuman dengan Cherry karena dari yang ia tau bahwa Cherry kekasih Dewa.


"Ada apa Lol?" Tanya Cherry yang melihat Loli kebingungan.


"Sebenarnya kekasihmu itu dia atau Tuan Dewa?" Tanya Loli menunjuk ke arah Ardi.


Cherry kebingungan ketika mendengar pertanyaan itu dari Loli. Dia melihat ke arah Ardi yang kini tertawa cekikikan melihat Cherry yang kebingungan.


"Sedang apa kalian di situ?" Tanya Dewa yang baru keluar dari kamar.


"Ayo masuk dulu" Ucap Cherry mengalihkan pembicaraan.


Randi dan Loli ikut masuk ke dalam rumah Dewa. Dewa dan Ardi duduk di sebelah Cherry yang saat ini duduk di antara mereka berdua.


"Bagaimana dengan pernikahan kalian?" Tanya Dewa yang mencium punggung tangan Cherry.


"Kami sudah resmi menikah. Sekarang aku tidak lagi sendiri" Ucap Randi bangga.


"Tuh lihat kakak kamu tampak bahagia setelah menikah" Ucap Dewa.


"Terus kenapa?" Ucap Cherry.


"Ayo kita juga menikah" Ucap Dewa.


"Enggak" Tolak Cherry.


"Aku juga ingin menikah dengan kamu" Ucap Ardi.


"Enggak" Tolak Cherry lagi.


"Memangnya kalian siapanya Cherry?" Tanya Loli yang sudah sangat penasaran.


"Aku kasihnya" Jawab Ardi dan Dewa bersamaan.


Mendengar jawaban Dewa dan Ardi membuat Loli kebingungan. Randi mengusap kepala Loli karena gemas.


"Mereka kekasih Cherry. Cherry yang egois ini tidak rela melepaskan salah satu dari mereka. Jadi sebab itu juga mereka jadi kekasihnya" Jelas Randi.


"Tapi jangan pernah mengikuti jejaknya karena aku tidak akan pernah menyetujuinya" Imbuh Randi tegas.


"Bilang saja iri" Celetuk Cherry.


# Selamat membaca ya kak

__ADS_1


# Terima kasih banyak


🙏🙏🙏😊😊😊


__ADS_2