Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat

Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat
104.


__ADS_3

Hari yang di tunggu dio pun tiba begitupun dengan angel, sedari tadi dio terlihat begitu gusar dan tak bisa diam berkali-kali randy maupun kevin menenangkan nya tetap saja dio tidak bisa tenang.


"Hei ayo lah dio anggap saja luh main nikah-nikahan sama angel, dasar cemen banget sih."


Kata randy yang sedari tadi menatap kelakuan dio yang tak mau diam.


"Yo.. Luh duduk dulu deh, baru minum dulu biar loh agak rilex. Jangan buat angel dan keluarga nya kecewa dengan tingkah loh yang nggak mau tenang, dan sampai mempermalukan mereka maupun keluarga luh."


Ucap kevin sambil merapihkan jas dio yang kancingnya terlepas.


Huff....


"Bagaimana penampilan gue, udah nggak kelihatan tua bangetkan jika duduk dengan angel."


Hahahaha...


"Nggak luh tenang aja, dio yang di kabarkan gay ternyata malah kecantol dengan anak kecil dan umurnya yang hampir setengah abad mendapatkan istri yang umurnya belum 20 tahun lagi."


Ejek randy, tetapi dio cuek saja menurutnya dio malah beruntung mendapat daun muda.. 😂😂😂


Uncle Dio





Papi Randy



Papi kevin



Berbeda Adrian pun sama sedari tadi Adrian tak pernah melepas putri nya itu, saat angel selesai di makeup Adrian sedikit pun tak pernah mengeluarkan suara ia hanya diam menatap putri dengan takjub dan sedih sebentar lagi angel akan menjadi milik suaminya.


Zee pun menghampiri Adrian dan mengatakan jika di luar ada ray yang ingin menemui putri nya itu, tapi angel langsung menahan tangan daddy untuk tidak meninggalkannya. Ray yang melihat putri kandung lebih dekat dengan ayah tiri membuat hati sakit, tetapi ray tak bisa apa-apa karena Adrian lah yang selalu ada untuk angel sedari kecil.


"Hai sayang, angel masih ingat papa?"


Kata ray dengan suara yang terdekat, ray tetap tersenyum dengan mata yang memerah dan berkaca-kaca.


"Iya.. Angel ingat pa pa.."


Angel menggenggam tangan daddy dengan erat.


"Sayang daddy dan mama keluar dulu yah sayang, angel disini dulu bersama papa ray yah daddy janji cuman sebentar kok."


Kata Adrian yang mengerti jika ray saat ini butuh waktu bersama putrinya itu, Adrian tak mau egois bagaimana pun ray tetaplah ayah kandungnya dan Adrian langsung menggandeng zee keluar.


"Papa apa kabar, papa tambah ganteng dan sangat mirip kakak niel."


Air mata ray tak bisa tertahan lagi, dan langsung tumpah begitu saja dan langsung memeluk putrinya itu.

__ADS_1


"Maafkan papa nak, papa terlalu egois dan sampai menelantarkan kalian. Maafkan papa, dan karena papa juga kamu dan kakak niel dan mama menderita."


"Papa udah dong jangan nangis lagi, angel nggak suka papa nangis begini. Lagian mama udah bahagia begitupun angel dan kakak niel, jika kakak niel tidur angel suka diam-diam menatap kak niel karena kata kakak niel muka kakak mirip papa."


"Iya sayang, dan kamu sangat mirip mama kamu."


"Cantik kan pah, makanya daddy terlalu posesif dan tak pernah membiarkan mama jalan sendiri."


Ray hanya tersenyum menatap putrinya begitu cantik, dan sangat mirip mantan istrinya yang pernah ia sia-siakan demi seorang ******.


"Nak kamu nggak mau kenalan dengan bunda nisa, bunda baik dan lembut."


"Siapa pah, istri papa?"


"Iya sayang tunggu sebentar yah."


Ray segera keluar dan memanggil istrinya, tak lama ray pun kembali ke kamar angel dan menggandeng wanita berjilbab dan cantik senyumnya begitu lembut.


"Ini sayang perkenalkan namanya bunda nisa."


Angel langsung menyalami tangan nisa dan mencium tangannya, nisa maupun ray terkejut mereka fikir angel nggak menerima nisa tetapi angel malah duluan yang mengalami nisa.


"Hai bunda, nama aku angel anak papa ray. Wah pah bunda sangat cantik, pantas aja papa sangat mencintai bunda."


Nisa tersenyum lalu memeluk angel, dan ray tersenyum senang istrinya bisa di Terima oleh putrinya tetapi ray masih ragu berjumpa putra nya itu.


"Ya udah sayang papa keluar dulu yah, sepertinya pengantin prianya udah datang dan daddy kamu udah menunggu papa di luar katanya."


"Iya pah, bunda di sini aja bersama mama temani angel."


"Yah baik lah sayang, nak papa keluar yah kamu di sini aja sama bunda."


Angel tersenyum dan mengangguk, walaupun ia juga tampak gugup. Saat ray keluar zee pun masuk ke dalam dan tersenyum ke nisa, zee dan nisa berusaha membuat angel tenang dan sesekali mereka berdua memberi wejangan untuk angel.





Adrian duduk di samping dio dan ray duduk di hadapan dio, dan ray menjabat tangan dio sebagai wali angel dan Adrian sebagai saksinya.


Dio mengucapkan dengan lantang dan sangat lancar, dan kevin maupun randy langsung berteriak dengan keras SAH....


Hingga membuat degree dan Adrian menutup telinganya, ray hanya tersenyum menatap persahabat Adrian yang menurutnya sangat keren dan damai.


Angel yang mendengar dio mengucapakan dengan lancar membuatnya meneteskan air matanya, zee dan nisa langsung saling berpelukkan dan memeluk angel dengan senang.


"Selamat yah sayang, akhirnya putri mama menikah dengan pangerannya angel harus ingat kewajiban sebagai istri nak."


"Iya mah.."

__ADS_1


"Selamat yah sayang, bunda sangat senang dan jika kamu dan suami mu punya waktu berkunjung lah ke Indonesia papa ray pasti senang. Papa ray setiap malam selalu merasa bersalah dan sangat merindukan kakak niel maupun angel."


"Iya bunda."


Zee dan nisa menuntun angel keluar untuk menemui dio yang sedari tak sabar ingin bertemu dengan istri kecilnya itu, dan saat angel sudah kelihatan dan dio sama sekali tak berkedip menatap angel yang sangat cantik dan dewasa sampai-sampai perkataan Adrian tak ia dengar membuat Adrian mencubit paha dio dan membuat dio berteriak.


Aaaa....


"Loh itu kenapa sih, main cubit paha gue aja nggak bisa banget melihat menantunya senang."


Adrian ray derren kevin dan randy tertawa melihat dio yang berteriak karena kesakitan, sedangkan para istri mereka hanya bisa menggeleng menatap kelakuan suaminya.


Angel pun duduk di samping dio dengan malu, karena dio sama sekali tak pernah melepas pandangannya.


"Uncel jangan menatap angel seperti itu."


Dio pun tersenyum, dan angel langsung mencium tangan dio begitupun dio mencium dahi angel dengan lama sampai Adrian menarik bahunya.


"Hei sudah, entar make up putri gue luntur dasar nggak sabaran banget sih."


"ckkk... Mama mertua suaminya tolong di suru jangan rese, sedari tadi membuly menantu mu."


Zee pun langsung menarik Adrian untuk duduk di sampingnya, membuat para orang tua dan tamu tertawa menatap kelakuan para pria tersebut.


DADDY ADRIAN



MAMA ZEE



DADDY DERREN



MOMMY VIZA



MAMI ALICE



MAMI KANIA



ZEEFHANA ANGELA ALEXANDER ALASAN


__ADS_1



Bersambung...


__ADS_2