Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat

Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat
72.


__ADS_3

Derren yang masih setia menenani sang istri yang tertidur lelap, dan tiba-tiba pintu perawatan viza terbuka dan muncullah daddy edwind membuat derren kaget.


"Loh dad kok bisa di sini, derren fikir daddy masih ada pertemuan penting."


"Kamu dan mommy tega, kok nggak ngabarin daddy jika viza di rawat. jika bukan zee yang mengabari daddy tadi, daddy nggak tahu kabar menantu daddy."


Omel edwind ke putra nya.


"Maaf dad, derren nggak mau buat daddy khawatir dan menghambat pekerjaan daddy."


"Apapun itu kabari daddy, karena viza itu bukan cuman menantu daddy ia juga putri daddy. Loh kok mommy tidur di situ sih, nggak pulang?"


"Mommy nggak mau dad, katanya ingin menemani viza di sini juga. Bujuk mommy pulang dad, kasian mommy tidur di sini."


"Baiklah, besok aja daddy ke sini lagi sepertinya viza juga udah tidur."


"Iya dad."


Edwind pun membangunkan istrinya, dan mengajak pulang. Derren segera mengunci pintunya lalu membersihkan badannya dan bergabung dengan viza di ranjang, viza yang merasakan ada gerakan di sampingnya ia terbangun dan memeluk erat suaminya.


"Maaf sayang kerena kamu mengandung anak kita, kamu menjadi tersiksa begini."


Viza hanya tersenyum lalu memeluk erat derren, dan menyembunyikam wajahnya di dada derren.


"Viza nggak apa-apa kak, dan jangan merasa bersalah terus viza sangat mencintai kakak malahan viza begitu beruntung karena doa viza akhirnya di kabulkan."


Kening derren berkerut.


"Memangnya doa kamu apa?"

__ADS_1


"Doa viza itu, kakak membalas cinta viza dan sekarang viza bisa hamil dari pria yang viza cintai."


"Kakak akan terus mencintai kamu honey, dan maafkan kebodohan kakak saat itu."


Shut...


"Sudah viza nggak mau ingat, kakak juga tidur pasti kakak juga capek."


Zee yang tak bisa tidur karena terlalu sesak, ia bersandar di sofa lalu meluruskan kaki nya. Adrian yang baru saja masuk di kamar ia melihat dang istri yang begitu tersiksa membuatnya tak tega.


"Sayang.. Kamu sesak banget ya?"


"Iya by, pinggang zee juga pegal jadi cuman posisi ini yang nyaman untuk zee."


"Ya udah abang temani kamu yah, sini kaki nya abang pijitin pasti kaki kamu juga pegalkan."


"Eh.. Nggak usah by, zee nggak apa-apa kok."


Zee yang di pijit kaki nya, akhirnya tertidur. Adrian yang melihat sang istri tertidur lelap ia menggendong sang istri ke dan memberikan guling di belakang zee begitupun bantal tipis di perut zee.


"Selamat bobo anak-anak daddy, jangan buat mama kalian lelah ya kasian mama. Daddy udah nggak sabar menunggu kalian hadir, begitupun kakak-kakak kalian.'


Randy yang tersenyum melihat sang kekasih tertidur dengan mulut yang menganga, randy saat ini sedang video call dengan kania tetapi kania malah meninggakannya tidur duluan.


"Kamu lucu banget sih, kakak udah nggak sabar ingin menikahi kamu."


Gumam randy dan tersenyum, randy pun menyusul kania tertidur.


#Untuk cerita randy dan kania bulan agustus udah mulai update ya..🙏😘

__ADS_1


Tak terasa kehamilan zee udah memasuki 9 bulan dan perkiraan melahirkan seminggu lagi, tapi adrian tak pernah sedikit pun meninggalkan sang istri ia terus menemani sang istri hingga membuat zee jengkel karena zee pergi pipis pun adrian tak berenti mengekorinya.


Tapi saat zee duduk di taman menemani sang putra dan putri nya bermain tiba-tiba ia merasakan mules dan niel yang melihat sang mama yang seperti kesakitan akhirnya berlari ke ruangan kerja daddy nya dan menangis.


Duk duk...


"Daddy...... dad dad...


"Hei.. Sayang ada apa kok kamu nangis?"


"Dad cepat bawa mama ke RS, mama di taman perutnya sakit."


DEG..


"Apaaa..


Adrian langsubg berlari kencang ke taman, dan benar saja al dan angel yang tampak panik melihat sang mama terlihat merintih.


"Sayang perut kamu sakit, kita ke RS yuk."


Adrian begitu panik, dan keringat di wajahnya begitu banyak. Dan saat mules zee mulai reda ia menyuruh sang suami tetap tenang dan menyuruh nya untuk membawa koper yang telah ia siapkan untuk dirinya maupun untuk kedua anaknya.


"By jangan panik oke, zee baik-baik aja. Ayo ke RS jika hubby udah tenang, percayalah zee akan baik-baik aja begitupun anak-anak kita."


Adrian masih diam, dan belum bisa mengontrol paniknya. Akhirnya zee meminta niel memanggil salah satu supir untuk mengantar zee ke RS, adrian pun memapah zee dengan muka yang terlihat tegang.


Dan saat zee di perjalanan menuju ke RS, mulesnya kembali menyerang dan zee merasakan mulesnya kali ini begitu sering. Tiba di RS supir memanggil perawat untuk segera membawa majikannya yang saat ini sudah tak mampu berjalan, adrian jangan di tanya lagi ia seperti patung hanya diam saja.


Drt.. drt.

__ADS_1


"Haa loo.. Mom zee di RS saat ini, sepertinya ia akan segera melahirkan.


Bersambung...


__ADS_2