
Hari yang di tunggu-tunggu alicee pun tiba, dimana ia akan memperkenalkan desain-desain barunya dengan di modeli oleh zee viza dan kania.
Alicee di antar oleh suaminya sendiri ke tempat penyelenggaran di paris fashion week, sedangkan kania telah di jemput oleh randy dan mereka segera mengantarnya ke tempat penyelenggaran.
Zee dan viza adrian sendiri yang mengantarnya, papi ardhan dan para orang tua lainnya juga ikut untuk melihat penampilan anak-anaknya tetapi mereka akan datang sesuai dengan jam yang ada di kartu undangan tersebut.
Saat alicee telah sibuk mengecek kembali gaun-gaun yang akan di pakai oleh parah modelnya seseorang kru menanyainya apakah ke tiga model pilihan alicee sudah siap untuk di make up karena waktunya sudah tiba untuk bersiap.
"Nona El, ketiga model yang nona pilih berada di mana dan waktunya pun sudah tiba untuk para model harus di make up pi."
Tanya seseorang kru.
"Oh iya, baiklah persiapkan saja peralatannya biar saya saja yang memanggil mereka.
Jawab alicee
Alicee pun menghampiri zee viza dan kania yang saat ini berkumpul dengan adrian randy dan suaminya sendiri (kevin).
"Kalian bertiga waktu nya sudah tiba untuk make up, mari aku antar kalian ke sana. Kania kamu dan viza udah terbiasakan dengan hal seperti ini dan zee kakak berterima kasih kamu mau memolong kakak."
Ucap alicee
"Iya kak, ya udah ayo kita ke ruangan persiapannya kak.
Zee viza dan kania telah di make up dan zee tak mau jika suaminya berjauh darinya ia ingin adrian tetap berada di sampingnya, zee nggak mau para model lain mengagumi wajah tampan suaminya itu dan membuat adrian senang ternyata zee semenjak hamil mulai nampak sikap posesif nya.
Ini ilustri zee dan viza begitu pun kania.
Seseorang pria yang baru tiba membuat para model maupun kru yang di sana heboh saat sang pria membawa seikat bunga yang begitu indah, viza yang masih merem karena sementara di make up keningnya berkerut saat merasakan bau parfum yang begitu yang ia kenal.
Kru yang mengerti memberi ruang sekejap untuk derren, dan menghentikan pekerjaannya demi derren yang seperti memohon untuk berbicara ke viza.
Viza yang penasaran akhirnya membuka matanya lalu betapa terkejutnya dirinya melihat pria yang ia cintai berada di hadapannya sedang duduk di hadapannya memegang bunga yang indah.
DEG.
"Kak derren.
Ucap viza dengan masih setengah sadar.
__ADS_1
"Hei, kakak datang dan kakak harap kamu tidak akan mengusir kakak atau keberatan dengan keberadaan kakak di sini."
Ucap derren dengan memberikan bunga ke viza.
"Tidak, kakak duduk aja di situ jangan kemana-mana."
Ucapan spontan viza membuat derren berbunga-bunga, dan viza memanggil kru kembali untuk melanjutkan pekerjaannya kembali.
Adrian yang menatap istri tanpa berkedip membuat kevin langsung menyenggolnya, dan hampir saja adrian terjatuh jika kevin tak menahanyya kembali.
"Tutup mulut loe rian, gue tahu zee memang cantik tapi nggak gitu juga kali.
"Ckk... Ganggu aja, sana loe. Alicee apa-apaan sih kok gaun zee seksi banget."
Gerutu adrian
"Ya namanya juga model rian."
"Cih... Awas aja kamu yang..."
"Nia sayang, kamu nggak akan berpindah ke lain hati kan. Kakak kok nggak iklaz kamu keluar seperti ini kamu tambah cantik, kakak yakin pasti di luar sana banyak yang mau sama kamu."
Ucap randy dengan cemberut
"Ihh.. kak randy itu sembarangan banget sih kalau ngomong, jika kania udah berpindah hati ya mana mungkin kania bisa menunggu kak randy selama 4 tahun. Kania akui jika banyak yang mau sama kania tapi kania hanya ingin sama kak randy aja, tapi jika kak randy buat kania sakit lagi yah kania tinggal lah kania juga lelah tau."
"Eh.. Nggak boleh ngomong gitu, kakak janji nggak akan buat kania menjauh lagi. Lagian kita berdua bulan depan udah tunangan, iss.. kakak sih maunya langsung nikah aja deh nggak mau tunangan-tunangan lama banget nunggu nya.
"Ya kakak tanya papi ardhan dan ayah dirga lah, jika kakak ingin segera menikah aja tanpa perlu tunangan."
"Iya setelah acara ini kakak akan tanyakan kepada mereka, tapi kamu janji ya nggak perna berpindah hati dari kakak."
Ucap randy sambil mengulurkan kelingkingnya ke kania dan di sambut senang oleh kania.
"Iya janji, nah gimana rasa jadi bucin?"
"Ya enak lah.
__ADS_1
Hahahahahah.....
Randy dan kania tertawa keras hingga membuat para kru juga tertawa.
Derren yang dari tadi menggenggam tangan viza sambil memeriksa laporan nya dari sang asisten, tak sedikit pun derren melepas tangan viza hingga viza berkata lepas dulu ia ingin memakai baju nya.
"Kok bajunya seksi banget sih, ih pokoknya terakhir kamu pakai baju seperti ini jika bersama kakak tak masalah."
Protes derren saat melihat viza yang begitu seksi.
"Ih.. namanya juga model kak, ya harus berani. Lagian dulu viza pakai baju apa kakak biasa aja."
Gerutu viza, dan di dengar oleh derren
"Iya saat itu kakak, masih buta nggak perna melirik kamu. Tapi mulai saat ini kakak hanya ingin melihat kamu dan memikirkan kamu dan hanya ingin menikah dengan kamu, tunggu kakak dan orang tua kakak melamar kamu."
Bluss..
Pipi viza tiba-tiba memerah, antara malu dan terharu dengan perkataan pria yang begitu ia cintai.
Zee viza dan kania sudah bersiap-siap untuk tampil, dan para pria sudah bergabung dengan para orang tuanya yang ikut di undang. Angel pun hadir bersama arthur mommy layla mengajak mereka, sedangkan al dan niel masih bersekolah.
Saat Mc membuka acara dan memberi sambutan kepada para undangan, alicee pun bersiap karena ada 3 desainer yang ikut menampilkan hasil desainnya dengan model yang berbeda.
Alicee mengecek zee ia, takut jika zee sampai kecapean. Apa lagi zee saat ini sedang mengandung, dan kandungannya pun masih sangat mudah.
"Are you okay zee?"
Tanya alicee.
"Yes I'm okay, tenang lah kak zee kuat kok.?
Akhirnya Kini giliran zee yang berjalan di catwalk, dengan muka yang datar karena tema nya memang seperti itu.
Teriakan angel dan arthur membuat para undangan melihat, ternyata sang model adalah salah satu anggota kerajaan hilltons dan mereka baru memperhatikan jika raja edwind dan ratu layla pun hadir di acara itu membuat undangan bisik-bisik dan kagum.
Bersambung...
__ADS_1