
Hari yang di tunggu-tunggu angel pun tiba, hari dimana ia akan pulang berkumpul dengan saudara-saudaranya dan mama zee.
Angel yang sedari tadi di gendongan dio dan tak mau lepas, membuat adrian selalu cemberut beda halnya jack yang sedari tadi menahan tawa melihat muka suami bosnya yang terlihat masam.
Angel terus tertawa saat dio mengajaknya bercanda, dan entahlah hal apa saya yang mereka bahas hingga membuat tawa angel begitu menggelegar.
"Angel kamu baru sembuh nak, sini sama daddy aja. Daddy puk puk yah, baru bobo angel kan baru sembuh masa drop lagi."
Tegur adrian yang melihat sang putri yang sedari tadi asyik bercanda dengan dio.
"Angel bobo sama uncle dokter aja dad, kan uncle dokternya nanti juga akan jadi suami angel."
Ucapan polos angel membuat dio tersenyum senang berbeda dengan halnya adrian yang langsung tersedak air saat ia menuangkan ke mulutnya.
Uuhuk uhuk uhuk.....
Adrian memukul-mukul dada nya, saat ia tersedak dan membuat angel mengerutkan keningnya dan terlihat bingung.
Dio yang masih memperhatikan wajah angel tak sedikit pun memalingkan tatapannya dari angel, ia malah mencuekin adrian yang masih terbatuk.
"Dio berhenti memandang wajah putri gue, loh itu nggak ada cocok-cocok nya dengan putri gue yah."
__ADS_1
Geram adrian pada dio terlihat cuek ke dirinya yang saat ini masih terbatuk, tetapi dio hanya memandangnya sekilas lalu kembali memandang angel.
"Are you oke daddy?"
"Noooo... Dada daddy sakit sayang."
Angel panik, lalu melompat turun dari pangkuan dio dan segera menghampiri adrian membuat dio melongos ke adrian yang terlihat menyembunyikan senyum kemenangannya.
"Uncle dokter tolong daddy angel, angel nggak mau terjadi sesuatu kepada daddy."
Panik angel, mau tak mau dio berdiri lalu memeriksa adrian tetapi adrian langsung menahannya.
"No... Daddy nggak mau di periksa dokter cabul itu, daddy mau angel peluk daddy aja lagian daddy masih kangen putri daddy."
Shuuut....
"Daddy mau di peluk angel, daddy nggak mau bahas dia."
"Iya iya daddy, daddy manja mirip dedek axcel aja dikit-dikit rewel."
Adrian hanya diam, ia nggak mau menimpali perkataan angel karena pasti akan lebih ribet lagi nantinya.
__ADS_1
"Dasar orang tua, pengganggu."
"Sabar-sabar dio, nanti juga sahabat sekaligus calon mertua kamu akan luluh..
Gumam dio, dan sambil tersenyum sendiri.
Wah wah... dio nya baper betulan yah..🤣🤣🤣🤣
Akhirnya adrian maupun angel telah tiba di bandara, randy sedari tadi menunggunya dan saat randy melihat angel yang saat ini di gendongan adrian ia langsung mengahampiri angel na mengambil alih angel dari gendongan adrian.
"Halo ponakan uncle yang cantik, uncle sangat merindukan kamu."
"Halo uncle ranran, angel juga kangen oh iya kakak kankan mana kok tumben nggak ikut?"
"Kakak kankan kamu lagi sibuk, untuk sementara ia yang mengambil ahli butik aunty el karena aunty el kan sudah punya dedek baby."
"Hah... Oh yaa....
Wah dad, ternyata dedek baby udah lahir. Angel nggak sabar ingin menhenguknya, tapi angel juga udah kangen mama abang al kakak niel arthur dan dedek twins jadi mari kita pulang uncle. "
"Uncle calon suami angel ganteng nggak?"
__ADS_1
Hah....
Bersambung....