
"Hmmmm... Maaf saya belum mengenal kamu begitupun kamu belum pernah mengenal saya, walaupun saya dan abang kamu Calvin dan andre sudah sejak lama bersahabat tetapi kenapa kamu menerima perjodohan ini?"
Ucap sean dengan datar, tetapi Celline hanya tersenyum sinis menatapnya.
"Siapa bilang saya menerimanya, dan asal anda tahu jika mami anda sendiri yang mengundang keluarga ku kesini hanya sekedar makan malam tetapi ternyata ada maksud lain."
Jawab Celline, walaupun Celline harus terpaksa berbohong jika ia sama sekali tak mengetahui soal perjodohan itu.
Sean menghela nafas saat mendengar apa yang Celline katakan, dan ia juga melihat Celline tak ada takut-takutnya atau gugup tak seperti wanita lainnya.
"Jadi kamu setuju dengan permintaan orang tua kita?"
Tanya Sean dan menatap Celline, begitu pun Celline menatap Sean dengan biasa.
"Entahlah, jika anda ingin membatalkan nya berarti saya nggak perlu repot-repot membatalkan perjodohan itu. Tetapi jika anda nggak bisa membatalkannya begitu pun saya, dan satu lagi jika kita beneran akan menikah nantinya seujung kuku anda pun akan menjadi milik ku dan tak akan aku biarkan orang lain untuk menyentuhnya karena milik seorang Celline tak bisa di ganggu gugat."
DEG...
"Ada apa dengan jantung ku, tiba tiba berdetak lebih cepat."
Batin Sean saat mendengar perkataan Celline.
__ADS_1
Sedangkan Celline tersenyum dengan sangat manis, dan saat diri ingin bangkit menyusul ke orang tuanya ucapan Sean membuatnya menatap datar Sean.
"Baiklah ayo kita menikah, tetapi jangan harap di antar kita berdua jangan ada yang jatuh cinta karena gue nggak akan pernah menganggap mu sebagai istri."
Ucap Sean dengan lantang.
"Jangan sampai kak Sean menjilat ludah kakak sendiri nantinya."
Balas Celline dengan tersenyum remeh.
Calvin pun yang sempat mendengar perkataan sahabatnya membuatnya tak Terima tetapi melihat sang adik yang memberinya kode ia langsung merangkul adiknya dan meninggalkan Sean begitu saja.
Sean yang melihat sahabatnya marah ia tak bisa apa apa ia mengusap wajahnya dengan kasar.
Tanya penasaran mami farah, ia begitu cemas melihat wajah datar Celline dan saat melihat putra diam ia pun yakin jika kedua pasti menolak perjodohan itu.
"Maaf aunty...
Ucapan Celline terputus saat mendengar suara tegas Sean.
" Sean setuju mih menikah dengan celline."
Ucap Sean dengan tegas, sedangkan Celline menatapnya datar ia bahkan tersenyum iblis tapi tak satupun ada yang menyadarinya.
__ADS_1
"Kena kau, saat kau menikah dengan seorang Celline jangan harap kamu bisa memikirkan wanita lain selain celline."
Batin Celline.
Celline tak memperdulikan Sean yang berada di sampingnya, ia langsung memasang airphone di telinganya dan ia juga mengambil paper bag di bawah kursi Calvin yang ia selipkan.
Pergerakkan Celline yang awalnya Sean hanya cuek dan membiarkannya, tetapi saat ia melihat Celline mengikat rambutnya dengan tinggi memperlihatkan leher mulusnya membuatnya membulatkan mata.
"Vir loh di mana, gue udah di jalan loh jangan bergerak dulu tunggu aba-aba dari gue."
Ucap Celline, sambil menurunkan resleting dress yang ia gunakan Felix dan Calvin hanya fokus ke depan berbeda dengan Sean yang matanya hampir mau keluar melihat tingkah Celline seperti tak menganggap mereka.
"Shiit... kalian berdua jangan ada yang menoleh kiri kanan cukup fokus ke depan."
Perintah Sean, sedangkan Calvin hanya bisa tersenyum mendengar umpatan sahabatnya itu.
Lanjut ke novel nya.... 😘😘😘😘
...****************...
Untuk novel My tulalit wife novelnya author hapus dulu, karena ada kesalahan dan author mau ulangin lagi dari awal, jadi author sangat-sangat meminta maaf kepada kakak kakak.
Sekali lagi dukung novel author yah Kak, Terima kasih udah setia membaca novel TERPAKSA MENIKAH DENGAN ABANG ANGKAT dan sekarang kembali liris MY SEXY WIFE "CELLINE".
__ADS_1