Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat

Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat
94.


__ADS_3

Daddy edwind maupun mommy layla tiba di mansion alson mereka berdua baru sempat menjenguk sang cucu, dan saat angel mndengar jika grandpa grandma nya datang ia langsung berlari menghampiri sang grandpa dan duduk di pangkuannya.


"Grandpa angel ikut ya ke istana, angel kangen taman bunga angel yang di sana."


Perkataan angel membuat adrian maupun ardhan kaget, terutama adrian ternyata putrinya masih sangat kecewa.


"Loh.. Kenapa dengan taman bunga di sini sayang, apa nggak bagus nak biar daddy suru tukang kebun untuk memperbaikinya."


"Nggak usah dad, angel kangen di istana aja."


Huff..


"Iya iya.. Tapi izin dulu ke daddy dan mama yah sayang."


Angel pun langsung meminta izin ke adrian, adrian yang tak bisa melarang angel hanya bisa pasrah ia takut jika dirinya tak mengizinkan putrinya angel akan semakin kecewa lagi.


"Terima kasih yah dad, daddy boleh datang ke istana melihat angel jika kangen."


Adrian hanya tersenyum masam, ia bahkan tak rela jika ia berpisah dengan anak-anaknya.


"Jangan susahin grandpa dan grandma ya sayang, tapi kata angel semalam ingin menjenguk baby anak aunty el dan uncle kevin."


"Hah.. Iya yah dad, kok angel lupa. Grandpa kita ke mansion uncle kevin dulu yah, sama daddy dan mama."

__ADS_1


"Oke.. Tuan putri..."


Saat angel bersiap ke kamarnya, adrian langsung tak bersemangat dan begitu sedih membuat papi ardhan maupun daddy edwind bertanya ke adrian.


"Bang sebenarnya putri kamu kenapa, sedari angel turun sarapan ia hanya diam dan saat daddy dan mommy kamu datang ia langsung ingin ikut ke istana."


"Pih semalam abang nggak sengaja membahas masalah dio dan angel di hadapan zee, zee yang tahu permasalahannya menasehati angel tetapi angel seperti nya kecewa saat zee mengatakan jika dirinya nggak cocok untuk angel yang masih terlalu kecil. Dan pasri orang tua dio juga nggak terima, jika menantu mereka adalah angel apa lagi kan angel masih sangat terlalu kecil."


Hmmm...


"Jadi begitu permasalahannya, kalau daddy sih setuju dengan perkataan zee tetapi kedepannya kita semua nggak tahu takdir angel dab dio apalagi angel masih sangat kecil untuk membahas soal begini. Biar mommy kamu aja yang menasehati nya secara perlahan-lahan, tetapi emang dio juga mau dengan angel?"


"Jangan di tanya lagi dad, abang hampir gila tadi saat mendengar pengakuan dio jika ia pun sangat mencintai angel."


"Apaaaa.... Wah, bang putri kamu masih 3 tahun belum 4 tahun bisa membuat seorang dio jatuh cinta. Padahal banyak wanita di luar sana yang cantik modis pintar kaya, tetapi tak 1 pun dio lirik malahan ada gosip jika dio nggak suka dengan lawan jenis."


Ucap papi ardhan, sambil tertawa geli melihat adrian yang terlihat frustasi.


"Tapi pih dad, masa abang punya menantu sahabat abang sendiri lagian umur mereka beda 22 tahun abang benar-benar ingin gila."


Hahahahha..


Tawa papi ardhan maupun daddy edwind menggelegar di ruang keluarga.

__ADS_1


Zee yang ikut bergabung sambil menggendong baby ariella dan mommy layla yang menggendong baby axcel, membuat adrian langsung mengambil alihnya.


"Hai sayang, kamu adalah princess daddy yang ketiga kareba yang pertama itu mama zee yang kedua itu kakak angel dan yang ketiga itu kamu. Jika besar nanti jangan buat rambut daddy cepat rontok ya dengan tingkah kamu ya sayang, daddy sayang kalian semua."


Bisik adrian ke telinga ariella tetapi masih di dengar jelas oleh zee membuatnya menahan tawa.


"Mom cucu kita yang cantik dan cerewet itu mau ikut ke istana, tapi kita semua mampir dulu ke mansion dirga yah sekalian melihat baby putri nya si kevin."


"Oh iya dad, mana cucu mommy kok nggak ada."


"Aku di sini grandmaa.....


Teriak angel sambil berlari dan hampir terjatuh jika adrian tidak sigap menahannya yang masih menggendong ariella.


"Sayang jangan lari-lari nak, untung daddy cepat menahan kamu jika nggak entahlah daddy nggak sanggup melihat kamu sakit lagi."


"Maafkan angel dad, angel janji nggak akan ceroboh lagi."


Kata angel dengan nada penyesalan, dan langsung memeluk adrian lalu mencium pipi nya berkali-kali.


"Angel nggak akan lama di istana dad, angel hanya kangen di sana jika angel sudah bosan angel akan meminta daddy menjemput angel."


Bisik angel saat ia memeluk sang daddy.

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2