Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat

Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat
69.


__ADS_3

Saat ini zee, alicee dan viza ke RS untuk melakukan pemeriksaan, dan viza dari hanya diam tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya.


Derren hanya tersenyum melihat sang istri yang tampak diam, biasa nya istrinya lah yang paling tak bisa diam jika berkumpul.


Saat giliran viza di panggil tangan viza langsung dingin, ia begitu takut untuk ke dokter tapi viza belum sadar jika dirinya sekarang berada dokter kandungan. Dan saat viza masuk baru ia sadar jika ia di periksa ke dokter kandungan apalagi dokter yang memeriksa nya adalah mami alicee sendiri, ia menatap derren untuk meminta penjelasan tetapi derren malah menuntunnya ke bad untuk dinperiksa.


"Baiklah sekerang giliran kamu sayang di periksa, wah mudah-mudahan twins juga ya ikut adik ipar kamu."


Kata mami sasa, membuat viza semakin bingung.


"Iya aunty, mudah-mudahan kembar juga."


Dan saat perut viza di periksa melakukan usg tiba-tiba mami sasa tersenyum senang dan ia menatap derren lalu mengangkat kan jempolnya.


"Kamu top cer nak, ternyata kamu juga mendapatkan baby twins."


"Oh yaa... Alhamdulillah, apa jenis kelaminnya aunty?"


"Belum kelihatan ren, ini masih 1 minggu."


"Tapi kok cuman titik aunty?"


"Ya iya namanya juga baru 1 minggu, ini ada dua titik itu calon baby kamu."


"Hei.. Sayang kok cuman diam aja."


Derren mengagetkan viza yang tampak bengong.


"Eh... Kak, jadi viza hamil dan viza akan punya anak kembar seperti zee?"


"Iya sayang, kamu nggak senang."


"Viza senang kak, cuman tadi viza masih syok viza hamil dan langsung dapat dua lagi."


Viza pun pelan-pelan turun dari bad saat selesai di periksa, dan derren masih setia menggandengbsang istri.


"Apa ada keluhan nak, atau apa yang kamu rasa saat ini?"


"Hmmm.. Viza biasa agak mual dan kepala viza terasa berat akhir-akhir ini, apa lagi jika mencium bau-bau anyer."


"Itu hal wajar sayang, yang terpenting kamu makannya teratur dan nanti aunty kasih vitamin dan anti mual ya."


"Iya aunty, terima kasih aunty."

__ADS_1


"Iya sayang sama-sama, pasti mommy layla bakalan senang ia akan mendapatkan cucu sekaligus 4 lagi.


"Iya aunty, kalau begitu kami pamit aunty."


"Iya nak, hati-hati. Eh... Jangan terlalu kecapean dan ingat kamu ren jangan buat istri mu sampai capek di ranjang."


"Iya aunty.."


Perkataan mami sasa membuat viza malu dan muka nya sudah memerah.


Zee dan adrian masih menunggu viza dan derren, sedangkan kevin ia langsung ke kantor karena pekerjaannya menumpuk begitu pun alicee yanf mengikuti sang suami ke kantor.


"Bagaimana kak, viza beneran hamil kan?"


Tanya zee ke derren


"Iya sayang, dan ia sedang hamil seperti kamu mereka twins juga."


"Oh yaaa... Wah selamat ya kak, selamat ya viza akhirnya kamu nyusul aku dan kita berdua hamil twins lagi."


"Iya zee, aku juga nggak nyangka jika aku akan hamil secepatnya dan sekarang aku langsung dapat dua lagi."


"Selamat ya viz, ingat kandungannya di jaga jangan sampai kelelahan."


"Kamu nggak usah ikut-ikut begituan lagi sayang, kakak nggak mau kamu celaka lagi seperti saat itu."


"Iya kak, ya udah yuk pulang pasti mommy dan daddy maupun papi udah nungguin kita di istana."


Mereka berempat pun pulang, dan tak lupa adrian singgah di swalaya membeli susu hamil untuk istrinya maupun sepupunya dan tak lupa cemilan untuk anak-anaknya.


Saat mereka sudah tiba di istana, derren menggandeng sang istri begitu pun adrian yang menggandeng zee.


"Bagaimana sayang apa benar menantu mommy hamil?"


"Mom biarkan mereka duduk dulu, baru juga tiba."


"Eh... Maaf sayang ayo duduk dulu, mommybterlalu bersemangat ingin mendengar kabar gembira dari kalian."


Berbeda arthur yang langsung nemplok ke zee, begitupun niel dan al langsung berhamburan memeluk sang mama. Begitupun angel yang langsung meminta sang daddy menggendongnya.


"Mom viza hamil, dan saat ini viza hamil baby twins mom."


Ucap derren, dan di sambut dengan girang mommy layla.

__ADS_1


"Astaga.. Oh yaa.... Alhamdulillah, dad kita akan dapat cucu twins lagi astaga mommy masih mudah begini udah mau punya cucu 8 dad, pasti teman-teman arisan mommy akan jelous.


Hahahhhaha...


"Alhamdulillah....


Ucap daddy edwind dan papi ardhan.


Viza langsung memeluk papi ardhan, yang ia anggap orang tua nya sendiri. Papi ardhan tak henti-hentinya bersyukur karena ia akan mendapatkan cucu lagi.


Viza dan zee pun akhirnya pergi beristirahat, dan papi ardhan ia kembali ke perusahaan saat kevin mengatakan jika mereka akan ada rapat tahunan karena zee udah nggak di perbolehkan lagi ke kantor akhirnya papi ardhan yang kembali turun ke perusahaan.


"By, apa nggak apa-apa papi kembali ke perusahaan zee sangat kasihan dengan papi besok kita kembali ke mansion ya kan disini udah ada kak derren dan viza papi cuman berdua dengan kak randy."


"Hmmm.. Itu sih yang abang ingin omongin ke kamu, tapi abang juga nggak mau kamu tertekan jadi abang cuman bisa nurutin bagaimana maunya kamu."


"Zee sih lebih nyaman di mansion, zee begitu khawatir jika papi berada di mansion lalu kita berada di istana."


"Iya sayang, besok kita kembali mansion ya. Kita ajak anak-anak abang mau nya jika semua berkumpul di mansion, dan jika al dan niel libur kita bisa kemari lagi lagian tahun depan angel udah mau sekolah katanya."


"Iya by, angel udah bilangin ke mommy tadi katanya angel ingin tinggal bersama kita lagi di mansion papi dan mommy juga nggak bisa melarang angel ya mommy cuman minta jika angel atau al niel dan arthur sering-sering kemari katanya."


"Insya allah kita sering-sering kemari, kamu istirahat aja yah abang ingin periksa email abang dulu sepertinya randy udah mengirim laporan yang ingin di periksa tapi abang temani kamu sampai bobo dulu."


Zee pun memeluk pinggang sang suami, begitupun adrian yang tampak tersenyum melihat sang istri begitu lengket kediri nya.


Adrian memeriksa laporan yang di emailnya, tetapi pintu kamarnya di ketuk. Adrian pun membuka pintunya, dan ternyata putrinya menunggu di depan pintu kamarnya.


"Eh.. Ada apa nak, kok nggak bobo siang.."


"Dad, bacain dongeng untuk angel dong angel kan juga ingin merasakan di bacakan dongeng oleh daddy. Tapi jika daddy sibuk nggak usah, lain kali aja."


"Nggak sibuk sayang, ya udah sini daddy bacain dongeng buat kamu. Kok putri daddy sekarang tambah berat yah, pipi kamu juga tambah tembem."


Goda adrian ke putri sambungnya.


"Serius dad, pipi angel tambah tembem. Angel nggak mau lagi ngemil banyak-banyak, angel harus ikut daddy olahraga tiap pagi."


"Elleh... kamu baru juga di ajak olahraga udah capek duluan..


Adrian langsung mengkelitiki perut angel, hingga membuat angel dan adrian tertawa terbahak-bahak.


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2