
Keesokan Harinya..
Kevin dan alicee yang bersiap akan ke bali hari ini juga, menggunakan pesawat. Alicee yang begitu penasaran seperti apa keindahan pulau dewata bali itu, membuatnya ingin segera ke sana.
"Sudah selesai el, kalau sudah kita berangkat sekarang."
"Sudah kak, ayo kita les't goooo."
Kevin dan alicee pun langsung menuju bandara, kevin mendengar pengumuman pesawat nya dan meminta segera menaiki pesawat.
"Kak kira-kira berapa lama perjalanan kita sampai ke bali?"
"Hmmm... Kalau nggak salah 1 jam 50 menit itu pun jika tak ada kendala."
"Oo... Memang nggak bisa naik kenderaan lain dari sini ke bali."
"Ya bisa lah, tapi kan kamu mau segera melihat bali ya kakak pilih pesawat lah."
"Oo.. nggak apa-apa el senang banget, terima kasih ya kak?"
"Kenapa terima kasih, terima kasih nya nanti saja di sana!"
Dengan senyum mesum nya.
"Dasar mesum kamu kak."
Hahahahha...
"Bercanda sayang..
El tak pernah sedikit pun menutup mata nya ia begitu penasaran selama perjalanannya, dan banyak pasang mata kaum hawa memandang suaminya hingga membuatnya kesal sendiri.
"Kak, kakak hadap ke el saja jangan hadap kedepan terlalu banyak mata wanita yang melihat kakak seperti ingin memangsa kakak."
"Hah... Sudah jangan ngawur biarkan saja mereka seperti itu, lagian kakak sama sekali tak tertarik kepada mereka dan kakak udah punya istri yang cantik."
"Awas ya kak, jika kakak bermain di belakang el. El akan kebiri kakak."
Gleek...
"Iya iya.. Kakak bukan tipe seperti itu el, kakak saja mengenal kamu dari bunda. Sudah kamu nikmati saja perjalanan nya, dan bangunkan kakak jika sudah sampai kakak ingin beristirahat sebentar."
__ADS_1
"Oke...
Alicee bisa melihat dari jendela pesawat jika ia akan segera mendarat dan membangun kan kevin, dan benar saja perjalanannya menempuh 1 jam 50 menit.
Kevin dan alicee di jemput oleh suruhan kevin yang akan mengantar mereka berdua kepenginapan yang telah di sewa kevin. Alicee terkagum melihat keindahan pantai bali dari jendela penginapannya, dan ia pun meminta kevin untuk memesan makanan karena sudah waktu nya makan siang.
"Kak pesan makanan aja dulu, biar el yang beserkan baju-baju nya."
"Baiklah, kakak juga udah lapar dari tadi."
Saat pesanan mereka sampai, dan kevin pun mengaja alicee untuk makan terlebih dahulu lalu beristirahat.
"Makan dulu el, baru kita istirahat. Sebentar sore baru kakak ajak kamu kepantai dan menikmati sunset."
"Beneran ya kak, el udah nggak sabaran kak."
Kevin pun membelai lembut rambut istrinya yang begitu terlihat menggemaskan. Setelah makan kevin meminta alicee untuk beristirahat karena alicee sepertinya sangat lelah.
Sore pun tiba kevin mengajak alicee ke pantai, dan pengunjung nya hanya beberapa yang ada mungkin bukan waktu libur makanya agak sepi.
Alicee meminta salah satu pengunjung untuk memintanya untuk memotret diri nya dengan kevin, kevin yang memang kaku membuat sang pengunjung memintanya untuk merangkul sang istri.
"Kak ini fotonya bagus banget, kita simpan ya buat kenang-kenangan.
"Ayo kak, sepertinya di sana lebih bagus.
Alicee yang begitu antusias menikmati pemandangan yang ada di pantai itu, hingga sunset pun tiba kevin mengajak alicee lagi tempat yang lebih bagus lagi.
"El kita makan malam aja ya sekarang, dan besok kakak ajak kamu lagi keliling banyak tempat wisata lainnya di pulau ini."
"Iya kak, el juga ingin segera mandi badan el udah lengket semua."
"Baiklah ayo kita ke sana."
Kevin dan alicee pun menikmati makan malamnya, lalu mereka berdua kembali ke kamar. Alicee segera membersihkan dirinya, dan ia juga memakai pakaian yang telah di berikan oleh bunda sarah. Alicee menyemprotkan parfum ke tubuhnya, ia ingin melayani suaminya malam ini karena memang itu lah tujuannya ke sini. Kini giliran kevin yang selesai mandi dan ia mencari sang istri tapi tak menemukannya, alicee yang menikmati tiupan angin di balkon nya dan membuat dirinya seketika hangat saat seseorang memeluknya dari belakang ia mengetahui siapa yang telah memeluknya.
"Kenapa di sini, ayo masuk kamu akan kedinginan dan bisa masuk angin nantinya."
__ADS_1
"Tunggu kak sebentar lagi, el ingin seperti ini dulu."
Alicee pun berbalik lalu memeluk kevin dan bersandar di dada sang suami, kevin mencium pucuk kepala alicee berkali-kali.
"Ayo kita masuk, anginnya semakin kencang dan kamu akan masuk angin nantinya."
"Iya kak..
Alicee menatap mata kevin begitu pun kevin, lalu kevin mencium bibir alicee dan alicee mengalungkan tangannya ke leher kevin. Kevin mengangkat alicee tanpa melepas ciumannya, dan segara ke kasur kevin membuka seluruh kain alicee lalu bajunya sendiri. Kali ini alicee yang meminta untuk memimpin permainannya, kevin pun menyambutnya begitu senang. ......πππ
Hayooooo.... Kalian aja yang menghayalkan yah, aku nggak sanggupππ€£
Hampir 3 jam mereka melakukannya, hingga membuat alicee tepar dan kevin pun segera mengangkat alicee untuk membersihkan sisa permainannya.
"Terima kasih sayang, dan semoga anak kita segera tumbuh di perut kamu."
Kevin mengusap lembut perut alicee, dan membisikkan nya dan mencium perut sang istri. Ia pun menyusul alicee membaringkan badannya dan memeluk erat sang istri.
*******
Di lain negara, sepasang suami istri yang di sibukkan dengan laporan perusahaan mereka. Zee yang saat ini memeriksa kembali laporan keuangannya, dan pintu nya di ketuk jika di luar ada yang ingin bertemu zee pun penasaran lalu ia melihat dari komputer nya siapa yang ada di luar ternyata pria yang pernah zee banting. Zee segera menlfon sang suami ia tak mau jika terjadi kesalafahaman makanya ia segera menlfon adrian untuk ke kantor, dan adrian yang memang dalam perjalanan ke perusahaan Alson tak butuh waktu lama ia pun tiba.
David yang melihat adrian berjalan langsung menuju ke ruangan zee dan tak lupa adrian meminta david untuk segera masuk ke dalam, david kembali kecewa saat melihat adrian datang padahal dirinya hanya ingin berdua saja dengan zee.
David yang melihat adrian langsung mencium pipi zee saat zee menyambutnya dan menyalim tangan adrian, david begitu cemburu melihat ke romantisan mereka berdua tapi david bukanlah perusak hubungan keluarga orang makanya ia hanya menhananya.
"Maafkan istri saya tuan david, istri saya sedang hamil saat ini makanya mood nya kadang naik dan turun"
"Oh ya.. Wah selamat ya tuan alexander anda akan segera mempunyai anak lagi, dan kedatangan saya kemari hanya ingin membicarakan proyek pembangun mall tetapi sepertinya nona zee saat ini tak enak badan."
"Tak masalah karena sayang yang akan menggantikan istri saya, biar bagaimana pun perusahaan saya kan juga ikut dalam proyek ini."
"Ah... Baiklah tuan alexander.
David pun hanya bisa memandang zee dari sofanya, dan zee sama sekali tak pernah melihatnya. Zee hanya fokus ke cemilan nya dan sesekali memeriksa laporannya, dan saat sekretaris zee masuk membawa nampan yang berisi 2 gelas jus jeruk 1 jus strawberry dan semangkuk es cream strawberry.
"Makasi ya ris, kamu di sini aja jangan keluar dulu dan bantu saya memakan buah strawberry ini."
Perintah zee, membuat riska sang sekretaris menganga tak percaya.
"Kenapa diam, kamu nggak mau ya membantu ku menghabiskan buah ini."
__ADS_1
Ucap zee dengan nada cemberut, dan mata sudah berkaca-kaca hingga membuat riska kelabakan apalagi adrian yang saat ini menatapnya seperti ingin mencabik-cabik dirinya.
Bersambung....