Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat

Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat
60.


__ADS_3

Riska pun duduk di hadapan zee menelan ludah nya dengan kasar sesekali meringis melihat zee memakan strawberry dan zee menyuruhnya membantu memakan buah strawberry zee.


Glek...


sssttt...


"Astaga nona zee benar-benar menginginkan aku membantunya makan buah ini, melihatnya saja aku tak sanggup pasti buahnya kecut. Batin riska"


"Kenapa cuman di lihat, kamu nggak mau ya memakannya."


Ucap zee dengan wajah yang begitu sendu.


Riska yang melihat zee akhirnya dengan terpaksa ia memakannya, dan tersenyum paksa. Dan apa lagi ia mendengar deheman adrian yang begitu keras, dan riska melihat david hanya bisa menahan tawa nya.


"Eh... Ti tidak nona zee, saya akan memakannya hanya saja tadi saya memperhatikan bentuk buah strawberry nya saja."


"Oh ya... Memangnya buah strawberry punya banyak bentuk ya? jika iya besok kamu harus membawakan saya dengan bentuk yang berbeda."


"Hah....


Riska syok dan mengutuk mulut nya sendiri, bisa-bisa nya ia mengatakan jika memperhatikan bentuk strawberry.


"Bukan begitu nona zee maksud saya, saya memperhatikan buahnya karena saya penasaran seperti apa buah strawberry ini ya seperti itu."


Ucap riska dengan bingung.


Lagi-lagi ucapan riska membuat zee bingung tapi ia segera memberikan riska semua buah strawberry dan zee terlihat sedih mendengar ucapan riska yang seakan belum pernah makan namanya buah strawberry.


"Ambil lah ris, saya tahu kamu pasti belum pernah memakan buah ini jadi ambil lah dan bawa ke meja kamu."


"Eh.. Bukan begitu nona zee, maksud saya....


"Sudah tak apa-apa kamu makan saja semua, suami saya bisa kok membelikan untuk saya lagi."


"Oh.. Tuhan apa salah hamba mu ini, niat ku untuk menhindari buah strawberry ini. Batin nya.


Zee pun menyuruh riska kembali ke meja nya, saat adrian dan david akan selesai diskusi nya.


Dan saat ini riska menatap buah strawberry yang begitu banyak di atas meja nya, seakan ia ingin menenggelamkan dirinya di lautan saja. Ia sangat tak menyukai buah strawberry, bagi buah itu warna nya saja yang cantik tapi tidak dengan rasa nya yang kecut meskipun ada yang manis tetapi riska tetap tak menyukai nya.


Lamuanan buyar saat mendengar seseorang mengagetkan nya dengan memukul mejanya, dan dirinya hampir saja terjatuh kebelakang jika tidak ada tangan yang menahan pinggangnga. Dan riska begitu kaget saat pinggang nya di sentuh, dengan cepat ia menelintir tangan si pelaku dan saat ia mendengar teriakan barulah riska sadar.


"Eh... Maafkan saya tuan, saya begitu reflex tadi maafkan."


Ucap riska dengan ketakutan saat melihat david yang ia pelintir tangannya.

__ADS_1


"Kamu... Udah di tolongin biar nggak jatuh, malah kamu pelintir tangan saya. Saya akan melaporkan kamu, atas tindak kekerasan terhadap tamu."


"Eh... Kok gitu sih, lagian tuan juga yang salah ngapain coba tuan menyentuh pinggang saya jika ingin menolong saya itu kan bisa tangan saya saja yang tuan pegang."


"Pokoknya saya tak terima ya kamu sakiti, mana nomor telfon kamu. Dan kamu harus tanggung jawab dengan tangan saya, tangan saya ini sangat berharga tahu."


"Lah.. Apa hubungan nya dengan nomor telfon saya..


"Cepat berikan atau saya laporkan kamu ke nona zee, jika salah satu karyawannya menyerang tamu nya sendiri."


"Iya iya... Ini...


Lagi-lagi ucapan riska terpotong saat david merebut ponselnya, lalu david menelfon nomornya sendiri menggunakan ponsel riska.


Drrtt...


"Ini ambil ponsel kamu, dan jika saya menelfon kamu dan kamu nggak mengangkat nya saya akan mencari kamu ke seluruh dunia pun."


"Hah...


Riska yang syok, dan ia hanya melihat david yang berjalan ke arah lift begitu saja.


"Astaga... Sombong sekali tuan pemaksa itu, memang nya ia bisa mendapatkan ku jika aku menghilang dan masuk ke markas mafia."


"Ck.. jika bukan si jack itu yang memaksa ku menjadi sekretaris nona zee, gue nggak akan ketemu si pemaksa itu dan nggak ada si strawberry ini oh astaga..."


Hufff....


****


Di Indonesia.


Alicee yang terbangun saat matahari sudah agak tinggi, dan saat ia melihat jam di ponsel nya ia begitu kaget ternyata sudah jam 9 dan suaminya sudah menjanjinya untuk mengajak alicee ke pusat membeli ole-ole. Tapi ia melihat sang suami pun belum juga bangun, alicee melihat kevin yang masih tertidur dan saat ia menyentuh bahu kevin agak hangat lalu menyentuh dahinya dan ternyata memang agak panas.


"Kak... Kak.. Bangun dulu."


"Hmmm.. Kenapa sayang, kakak seperti demam deh."


"Iya badan kakak panas, apa kecapean ya atau el panggilin dokter aja"


"Nggak usah, kakak sepertinya bawa obat deh coba kamu priksa di tas kakak."


Alicee pun segera memakai baju kaos kevin yang oblong dan tanpa menggunakan dalaman, ia segera mencari tas obat yang di bawa kevin dan ternyata memang ada.


"Yang mana kak, el nggak tahu obat demamnya yang mana."

__ADS_1


"Sini kakak yang cari."


Alicee pun segera mengambilkan kevin segelas air saat kevin mendapatkan obatnya.


"Kakak baring dulu, el mandi dulu lalu pesan makanan ya."


"Iya, maafkan kakak nggak bisa menepati janji kakak mengajak kamu keliling pulau ini."


"Iya nggak apa-apa yang penting kakak sembuh el udah senang lagian kita masih ada 5 hari disini dan masih lama, el mau mandi dulu ya kak."


"Iya sayang."


Setelah alicee mandi sekitar 30 menit karena alicee berendam sebentar, ia keluar dan memakai baju setelah selesai dan hanya menggunakan liptin saja pintu kamarnya pun di ketuk Dan ternyata pelayan membawa makanan yang di pesan alicee sebelum ia mandi tadi.


"Kak bangun dulu, el suapin ya kak."


"Hmmm... iya"


Dengan telaten alicee menyuapi kevin sesekali alicee mengusap bibir kevin yang terkena makanan, setelah makanan kevin habis barulah alicee memakan makanannya.


"Kamu juga makan, kakak seperti nya mau mandi dulu badan kakak juga udah agak enakan."


"Iya kak."


Kevin pun membersihkan dirinya, ia tak mau membuat sang istri kecewa karena semalam sebelun ia tidur kevin menjanjikan alicee akan mengajak nya keliling bali dan mengajaknya ke tempat penjual ole-ole atau pernak pernik yang lucu.


"Kamu udah selesai makan, kok nggak di habiskan makanannya. Apa nggak enak, atau kamu mau cari makanan yang enak?"


"Hmmm.. el nggak terlalu suka dengan hidangannya,


dan juga nggak terlalu tahu makanan apa yang enak."


"Sini kakak yang pesankan kamu yah, sate lilit daging sapi dan ayam betutu."


"Iya kak el mau, sepertinya enak."


"Iya tunggu sebentar lagi, makanan nya datang."


Tak cukup 30 menit makanan pesanan kevin pun tiba, alicee yang melihat sate lilit ia begitu penasaran dan ia mengambil satu lali mencobanya dan ternyata perkataan suaminya memang benar sate lilit nya begitu enak dan alicee pin mencoba ayam betutu alicee yang memang suka dengan pedas ia sangat menikmatinya.




Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2