
Di Indonesia.
Kevin yang baru mendapatkan kabar jika derren dan viza baru saja menikah, ia begitu penasaran dan akhirnya kevin menanyakan kania sendiri tapi kania yang lalod malahan menanyakan kevin kembali membuat kevin bingung.
"Kan kamu tahu derren kenapa bisa menikah mendadak dengan viza?"
Tanya kevin saat menghubungin kania.
"Tahu.."
"Memangnya ada masalah apa dengan mereka dek?"
"Hah.. Kania lupa kak, tunggu dulu kania ingat-ingat dulu.
Dengan sabar kevin menunggu, cerita tentang derren tapi kania malah menanyainya kembali membuat kevin kesal sendiri.
Huff...
"Kania kania...
Sambil menghela nafas panjang kevin mengusap dada nya, dan alicee mengerutkan kening nya melihat sang suami yang kesal.
"Ada apa kak?"
Tanya alicee.
"Ini kania, kakak udah bersabar menunggu cerita masalah derren dan viza eh malah nanya ke kakak balik."
Hahahaha...
"Memangnya ada apa dengan kak derren dan viza kak?"
"Mereka berdua baru saja menikah, dan mendadak lagi kayak tahu bulat."
"Ih... Kakak jangan bercanda, dan kakak dapat dari mana info itu?"
"Kakak melihat postingan kania di sosmed, dan kakak tanyain lah ke kania dan lalod kania malah kambu."
Ucap kevin dengan kesal.
Hahaha..
__ADS_1
"Berarti mereka udah nikah beneran dong, tanyain ke kak randy dong kak el penasaran ada apa dengan mereka mengapa bisa tiba-tiba menikah. Jiwa kepo el merontah-rontah, atau zee aja pasti ia tahu."
"Ini anak mulai lagi kepo nya, kita tanya randy aja nggak usah zee. Pasti zee udah istirahat, kasian juga zee pasti ia yang paling sibuk seharian ini."
"Iya kak."
Kevin pun menghubungi randy, dan randy langsung mengangkat panggilan kevin. Saat randy mengangkat panggilan kevin, dan kevin langsung to the point menanyakan masalah derren dan viza.
"Ran ada apa sebenarnya masalah derren dan viza tiba-tiba menikah, apa mereka berbuat masalah?"
Tanya kevin, dan membuat randy menegurnya
"Assalamualaikum dulu ya ahli kubur."
"Assalamualaikum, cepat ceritakan ke gue atau lu nggak akan gue restuin dengan kania."
"Eh.. buset langsung itu ancamannya, mereka menikah tadi. Viza di jebak teman se agensi nya dengan kania, sebenarnya kania sendiri sih yang tahu. Viza di beri obat perangsang dosis tinggi ke minumannya, hingga nyawa viza hampir melayang tadi. Untung viza masih bisa sadar dan berlari cepat ke arah lift, dan ketemu derren. Derren sebenarnya ingin menemui viza dan mereka sudah janjian tapi saat derren menghubungi viza ternyata ponsel viza nggak di angakat, derren yang melihat viza jalan agak sempoyongan langsung membawa viza lah ke apartemennya dan ketemu gue juga dengan kania saat gue mau mengambil baju gue di apartemen gue."
Belum selesai cerita randy, dengan suara tegas kevin menanyakan randy apa yang ia lakukan ke kania dan mengapa membawa kania ke apartemen nya.
"Ngapain lu bawa adik gue ke apartemen kamu, berani lu macam-macam dengan adik gue leher lu gue patahkan, lalu gue beri si Grey."
Tit tit...
Telfon kevin di tutup randy begitu saja tanpa memperdulikan ancaman kevin.
"Syukurin emang enak, main potong aja cerita gue biarkan saja si calon kakak ipar itu marah-marah."
Berbeda dengan alicee yang mengomeli kevin, karena ia pun masih penasaran lanjutan cerita randy tapi gara-gara si sang suami yang memotong cerita randy akhirnya randy ngambek.ðŸ¤
"Kakak sih, ngapain coba potong-potong pembicaraan kak randy. Padahal el sudah penasaran ada apa dengan kak derren dan viza, nggak bisa apa tahan dulu emosi nya kakak kan udah kenal randy lagian kania itu bisa jaga diri tahu."
Kesal alicee meninggal kan kevin yang bingung di omelin oleh sang istri.
"Eh... Kok malah kakak yang salah sih, si randy nya aja yang baperan. Lagian wajarkan kakak marah saat tahu randy dan kania ke apartemen berdua lagi, kakak juga nggak tahu jika randy menyuruh kania menunggunya di mobil. Ini kenapa pada ngambek sih, apa lagi pada pms kali ya semua."
Gumam kevin sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
*******
Di Mansion Alson
__ADS_1
Zee yang kelelahan membuat nya muntah-muntah, dan demam. Adrian yang baru masuk ke kamar nya saat ia baru saja datang dari kamar anak-anaknya untuk memeriksa putra-putra nya, angel berada di istana tadi mommy layla dan daddy edwind datang menjemput cucu-cucu tapi hanya angel yang ingin ikut.
Adrian yang baru masuk ke kamarnya mendengar zee yang muntah-muntah, adrian langsung masuk mencari zee ke dalam kamar mandi dan ia melihat sang istri yang sedang bersandar dan memegang perut nya membuat adrian begitu khawatir.
"Sayang ada apa, kamu kok bisa muntah-muntah?"
Zee hanya memggeleng dengan muka yang pucat, dan saat adrian ingin menggendong zee ia menyentuh badan zee yang begitu panas.
"Sayang badan kamu panas banget, kamu demam abang angkat ya."
Adrian langsung mengangkat zee, dan membawa nya ke kasur lalu mengganti baju zee yang di penuhi muntah.
Adrian dengan telaten membersihkan tubuh zee lalu memakaikan piyama yang nyaman untuk zee, tak lupa adrian menyuruh randy menghubungi dokter untuk memeriksa istri nya.
Ardhan yang mendengar keributan saat ia baru saja dari taman belakang, ia pun tergopoh-gopoh menghampiri adrian yang terlihat menyuruh randy menghubungi dokter.
"Ada apa nak, siapa yang sakit?"
Tanya ardhan ke putra nya.
"Zee pih, abang baru aja masuk kamar tapi saat abang masuk abang mendengar zee yang muntah-muntah dan badan nya demam."
"Apa.. Bagaimana bisa sih bang, ran cepat hubungi dokter nak papi nggak mau terjadi sesuatu dengan putri-putri papi."
"Iya pih, randy udah menghubunginya. Dan sepertinya dokter dio sudah menuju kemari, papi tenang dulu jangan sampai papi lagi yang drop."
Ardhan malah masuk melihat zee, saat diri nya melihat zee yang begitu pucat membuat hati ardhan begitu sakit.
"Nak, kamu pasti kecapean seharian di kantor dan langsung mengurus viza tadi. Maafkan papi, lagi-lagi papi nggak bisa becus menjaga kalian."
Zee hanya menggeleng dan tersenyum, tenggorokan zee sangat perih hingga diri tak mampu berbicara.
"Sayang tunggu dokter dio dulu ya, atau kita langsung ke RS aja?"
Lagi-lagi zee hanya menggeleng dan memegang leher nya, memberi seperti isyarat jika ia ingin minum.
Dengan cekatan adrian memberikan air minum untuk zee, dan saat itu juga dokter dio pun tiba.
Baru saja dokter dia ingin memeriksa zee menggunakan stetoskop adrian langsung menahan tangan sang dokter dan menatap nya tajam membuat randy dan ardhan menegur adrian karena telah menghalangi dokter dio yang ingin memeriksa zee.
Bersambung..
__ADS_1