
Malam pun tiba, orang tua kevin maupun alicee pun sudah berkumpul. Ardhan dan randy viza baru saja tiba, mereka terlambat karena randy dan ardhan tadi sedang membahas masalah pekerjaan yang tertunda.
Angel berlari ke arah kevin dan meminta kevin untuk di gendong, bunda sarah yang memang sangat menyukai angel karena sama-sama cerewet ia mencubit gemas pipi angel.
"Aunty el lain kali jika aunty membutuhkan model pakaian untuk anak-anak ajak angel ya, angel kemarin melihat gaun kakak cantik bagus banget angel ingin seperti kakak cantik.
Perkataan angel membuat adrian tersedak ludah nya, ia begitu posesif terhadap istri dan putrinya jika bukan zee yang merengek ingin ikut fashion show kemarin ia sama sekali menentangnya.
"Daddy jangan izinin angel dad, pusing niel menjaga nya jika ia dewasa nanti."
Ucap niel yang sudah mulai panik
"Iya dad, abang juga nggak mau jika angel jadi model jangan mau dad dan jangan sampai daddy luluh."
Para orang dewasa yang mendengar ucapan al dan niel menahan tawa, dan saat melihat adrian yang sudah menggaruk kepalanya tidak gatal akhirnya tawa mereka pun pecah.
"Ih.. Abang al dan kakak niel, angel kan juga ingin seperti aunty barbie dan kakak cantik seperti kemarin. Kok angel di larang sih, is kalian tega dengan ange.
Dengan cemberut.
"Daddy pliss ...
Dengan memohon angel, tapi adrian malah mengambil angel yang berada di gendongan kevin lalu mengajaknya berbicara hanya berdua.
"Angel sayang, daddy nggak mau jika putri daddy jadi model daddy nggak mau jika banyak yang menonton tubuh angel cukup kakak kania aja dan aunty viza. Lagian mereka akan berhenti jika mereka udah pada menikah, daddy sangat yakin uncle derren dan uncle randy pasti melarang mereka nantinya.
"Baiklah dad, angel nggak akan mau jadi model tapi angel akan jadi seperti mama yang yang jago menjambak rambut para nenek sihir yang berani gangguin daddy."
Seketika adrian menganga tak percaya mendengar ucapan putri sambungnya itu.
"Sayang, kata siapa jika mama pernah menjambak rambut nenek sihir yang mengganggu daddy?"
Ucap adrian dengan penasaran.
"Ya, angel lihat video nya lah. Mama angel itu keren, angel juga akan melakukan seperti itu jika masih ada nenek sihir yang menggangu daddy."
Sambil memperagakan seperti mencekik seseorang dan membulatkan matanya ke arah adrian.
glek...
Adrian yang melihat mata angel, merinding dan ia melihat copy an zee di hadapannya.
"Sayang kok daddy yang mau kamu cekik, jika daddy yang kamu cekik ya daddy mati dong."
"Bukan daddy tapi nenek sihirnya dad."
"Sudah-sudah, ayo kita ke taman belakang. Di sana sudah di persiapkan acara barbeque nya.
__ADS_1
Ucap daddy edwind yang masih menggendong arthur.
"Les't goooo.....
Teriak kania viza dan angel.
Kania dan viza baru saja sadar jika ia berteriak di hadapan calon mertuanya langsung menunduk malu, sambil memukul mulutnya.
"Hehehe... Maafkan putri saya baginda raja, putri saya memang seperti itu selalu berbuat orang kaget."
Ucap bunda sarah yang merasa tidak enak.
"Sudah tak masalah, dan nggak perlu formal seperti itu lagian anak kita sudah bersahabat sejak lama cuman putra kita tak pernah bermain kemari.
"Terima kasih tuan..
"Malu kan, mau aku kasih pintu doraemon lagi atau sihir menghilang harry potter."
Ejek derren ke viza
"Diam kak, ais.. kenapa juga viza bisa spontan teriaknya."
Hahahhaha...
Mereka pun mengadakan acara barbeque, dan sesekali para orang tua tertawa mendengar celotehan kania dan angel maupun viza. Daddy edwind tak henti-henti nya tertawa, mommy layla pun tak kalah tertawa saat bunda sarah yang lalod sering ketinggalan gosip membuat nya tertawa keras bersama mami sasa.
"Kakak hamil, kok kakak makan dengan lahap buah strawberry nya. Kakak kan nggak suka buah strawberry, apa kakak ngidam"
Bisik zee.
"Ngawur kamu, kak nikah aja baru 1 munggu. Lagian bukan kakak nggak suka buah strawberry nya, tapi kakak nggak tahan kecut tapi yang ini kananis zee jangan ngomong keras-keras entar di dengar bunda sarah bisa pusing kak kevin."
Hahahhaha...
"Bunda lucu, zee suka kania juga seperti itu bagaimana hidup kakak selama tinggal di mansion dirga pasti rame."
"Iya sangat rane, ayah dan kak kevin hanya bisa menggaruk kepala jika bunda dan kania yang begitu lalod dan tingkah mereka berdua membuat kakak senang karena kakak merasa rame maklum kakak anak tunggal."
"Iya juga sih, tapi kakak besok udah berangkat bulan madu kan? kakak mau ke mana bersama kak kevin zee kepo."
Hahaha
"Kakak dan kak kevin akan ke bali, kakak belum pernah ke sana makanya kakak ingin ke bali."
"Wow, di sana memang sangat bagus tapi zee belum pernah ke sana."
"Setelah ponakan twins kakak lagi kamu bulan madu ke sana lagi lah."
__ADS_1
"Yah... Nggak boleh, zee udah punya anak 6 lagi."
"Bagus dong umur kamu masih muda kamu udah memiliki anak 6 nantinya."
"Iya kak."
Daddy edwind meminta mereka semua menginap saja di istana, karena sudah terlalu larut jika ingin pulang mereka pun menyutujinya.
Alicee yang sudah membersihkan badannya di kamar mandi lalu keluar menggunakan handuk, dan saat ia ingin memakai baju yang di berikan zee ia menganga tak percaya dan saat itu juga kevin masuk dengan cepat alicee menyembunyikan di belakangnya tapi kevin sudah terlanjur melihatnya.
"Apa yang kamu sembunyikan?"
Ucap kevin.
"Bukan apa-apa kak, kakak mau ganti baju sepertinya ada baju piyama yang zee berikan tadi."
"Hmmm.. iya, kamu juga jangan lupa memakai nya."
Ucap kevin dengan tersenyum senang, melihat muka alicee yang memerah.
"Astaga zee, kok baju begini sih yang kamu kasih."
Huff..
Akhirnya mau tak mau alicee pun memakainya, meskipun ia malu ia segera naik ke kasur lalu menutupi badannya dengan selimut hingga ke leher.
Kevin baru selesai mengganti pakaiannya dengan piyama, ia pun segera naik ke kasur dan melihat istrinya menyelimuti badannya hingga ke leher ia tersenyum.
"Kamu mau berdosa kakak di kasih belakang kamu."
Dengan cepat alicee membalik badannya, dan memeluk kevin tanpa melihat suaminya ia begitu malu. Kevin yang merasakan jika istrinya memakai kain yang sangat tipis, dan tanpa bra ia tersenyum kemenangan.
"Kamu masih malu sama suami kamu, padahal tiap hari dan tiap malam kakak melihat semua nya kakak pun sudah menghafanya."
"Kakak jangan di perjelas juga, el malu memdengarnya."
Hahahha..
"Kakak nggak akan meminta sekarang, karena kakak nggak mau buat kamu kecapean besok kita berangkat ke bali dan mungkin di sana kita berdua akan lembur hingga cucu bunda dan mami sasa tumbuh."
Ucap kevin sambil mengusap lembut perut alicee..
"El juga ingin segera hamil, jika el melihat angel el sangat senang dan el ingin jika anak seperti angel atau kania."
"What... Jangan seperti kania, seperti angel aja kakak pusing menhadapinya memangnya kamu mau jika anak kita lalod. Cukup bunda dan kania aja yang lalod, jangan sampai anak kita pun ikut seperti mereka."
Hahahaa.....
__ADS_1
Bersambung...