
Istanah Hilltons
Angel yang sedang membaca buku-buku tentang kerajaan di temani pelayannya, ya angel sekarang sudah di ajarkan bagaimana bersikap menjadi tuan putri sesungguhnya. Mommy layla begitu antusias mengajarkan angel atau mendidik nya, karena sekarang zee sudah bukan lagi tanggung jawab nya keluarga adianata.
Angel terlihat serius belajar, tetapi ia begitu merindukan daddy dan mama nya. Angel segera berjalan ke arah ruang kerja mommy layla, dan meminta untuk menghubungi daddy dan mamanya.
"Grandma angel kangen banget dengan daddy dan mama, apa grandma boleh menghubungi nya."
"Hmmm.. Baiklah kita coba menghubungi nya.
Ia mengangkat angel duduk di pangkuannya dan sambil menghubungi zee.
Tuut tuut tuut...
"Hallo sayang apa kamu sudah bangun, tapi seperti nya kamu baru bangun deh. Ini anak kamu katanya kangen ingin mendengar mu."
"Iya mom, zee ketiduran tadi saat sudah sholat subuh. Ada apa mom dengan angel, coba mana angelnya zee juga merindukan anak-anak."
"Nih sayang, mama kamu ingin berbicara."
"Assalamualaikum mam, angel kangen tapi alihkan ke video call angel ingin melihat mama dan daddy."
"Waalaikumsalam nak, okok kita video call.
Saat zee mengalihkan ke video call tampak lah angel yang begitu antusias menanyakan daddy nya. Tapi adrian sepertinya masih tidur, mendengar suara cempreng angel adrian terbangun lalu tersenyum senang.
"Daddy angel kangen, apa dedek bayinya sudah jadi. Kenapa belum terdengar suara dedek bayi nya dad."
"Belum sayang, belum jadi angel berdoa ya minta kepada allah mudah-mudahan mama segera dapat dedek bayinya. Oh iya abang al kakak niel dan dedek arthur mana nak, kok nggak kelihatan?
"Hmmm.. mereka semua pergi bersama grandpa dan uncle derren, katanya hanya para pria yang boleh ikut kan angel bete di sini mulu. Oh iya dad angel sekarang sudah jadi tuan putri beneran loh, grandma selalu mengajarkan angel. Katanya angel terlihat cantik sekarang karena angel sudah bisa berjalan dengan pelan dan sudah bisa pergi-pergi jika ada pesta kerajaan."
"Oh ya.. Wah anak daddy sekarang udah jadi tuan putri dong, tapi daddy dan mama jangan di lupa ya dan nggak boleh sombong tetaplah menjadi anak yang baik dan sopan terhadap yang lebih tua."
"Iya dad, grandma dan mama zee pernah mengatakan seperti itu kepada angel. ya udah dad mah, angel tutup dulu ya. Eh eh.. jangan lupa dedek bayinya."
"Iya sayang assalamualaikum putri cantik daddy."
"Waalaikumsalam daddy tampannya angel.😘😘"
Mommy layla yang mendengar pembicaraan angel dengan daddy sambungnya begitu terharu, adrian dan zee begitu menyayangi anak-anak mereka walaupun mereka bukanlah anak kandung tapi cuman anak sambung.
Sedangkan zee meneteskan air matanya melihat adrian yang begitu menyayangi anak-anaknya, adrian yang melihat zee menangis langsung panik dan menanyakan ada apa.
"Loh sayang ada apa, apa kamu sakit kok nangis atau abang buat salah."
"Tidak hubby suami yang sempurna untuk zee dan daddy yang sempurna untuk anak-anak, terima kasih hubby sudah mau menyayangi anak-anak zee seperti anak kandung hubby sendiri."
__ADS_1
"Kok ngomong gitu, harusnya abang yang bilang terima kasih kepada kamu sayang. Karena kamu lah yang pertama kali menyayangi anak-anak abang tanpa meminta balasan, kamu merawat mereka dengan sehat dan kamu juga lebih mementingkan mereka di banding diri kamu. Abang begitu kagum dengan mu, kamu bisa membagi waktu kamu dengan anak-anak papi dan abang belum lagi pekerjaan kamu. Maafkan abang jika pernah menyakiti hati kamu, dengan perkataan abang dan kelakuan abang kemarin-kemarin."
Adrian memeluk zee dengan erat, tapi zee malah meminta salad buah lagi dengan keju yang banyak.
"Hubby.. zee ingin salad buah lagi tapi kejunya yang banyak."
"Sayang kamu belum makan nasi dari kemarin, hanya steak yang kamu makan dan salad buah. Kita makan nasi dulu ya, baru abang akan memesankan kamu salad buah yang topping kejunya banyak."
"Baiklah tapi nasinya sedikit aja, zee begtu ingin memakan salad buah yang kejunya banyak."
Sambil memikirkan salad buah dan tanpa di sengaja iler zee keluar dan membuat adrian tertawa, adrian melihat zee jika meminta sesuatu ia melihat seperti angel yang meminta apa-apa kepadanya.
"Abang ini sudah tanggal berapa?"
"Sudah tanggal 30, memangnya kenapa sayang kok kamu panik begitu."
"Astaga, hubby zee sepertinya telat 3 minggu. Kok zee nggak sadar ya biasanya zee akan datang bulan teratur."
"Kamu serius yang, bagaimana setelah makan kita ke dokter aja periksa."
"Hubby kita tes pakai test pack aja dulu yah, zee nggak mau terlalu berharap dan membuat zee dan hubby kecewa."
"Baiklah nanti abang akan meminta anak buah papi membelikannya."
"Pantas aja kamu akhir-akhir ini terlihat aneh, lebih agresif lagi tapj abang suka."
"Oh.. ya, entah lah zee aja heran. Tapi jika zee memang hamil berarti zee beruntung dong akhirnya zee bisa makan-makanan yang zee inginkan tanpa memuntahkan nya dan zee bebas dari cairan infus nggak seperti waktu niel dan angel zee cuman bisa di kamar dan di RS di rawat sudah itu zee sendiri lagi nggak ada teman."
Zee tanpa sadar menceritakan, kehidupannya yang lalu sambil menikmatinsalad buah. Adrian yang mendengar perkataan zee, hatinya seperti teriris. Ia juga pernah melakukan seperti itu kepada sifah, ia berjanji ia akan menuruti semua keinginan istrinya dan anak-anaknya.
"Iya sayang, mudah-mudahan kamu seperti ini terus dan nggak ngidam yang muntah-muntah. Ya udah kamu makan yang banyak, biar kamu kuat terus seperti semalam."
Sambil tersenyum mesum ke zee, tapi zee membalasnya dengan mengerlingkan matanya ke adrian lalu mereka tertawa bersama.
Setelah mereka makan adrian dan Zee berjalan-jalan , tapi zee begitu ingin berenang akhirnya adrian menuruti permintaan zee.
Adrian yang melihat zee begitu seksi ketika di dalam air, dengan berinisiatif mengambil gambar zee menggunakan ponsel mahalnya.
"Sayang, apa kamu menggoda abang dengan memakai seperti itu."
"Maksud abang apa, zee memakai baju renang yang tidak ada seksi-seksi nya. Abang aja yang terlalu mesum, bagaimana jika zee memakai bikini mungkin zee sudah di garap abis lagi saat ini."
Sambil menggeleng melihat adrian yang terlalu mesum.
__ADS_1
"Ya abang malah nggak akan mengizinkan kamu keluar berenang jika kamu memakai bikin, abang akan mengurung mu berdua dengan abang berenang di bak mandi aja."
"Itu bukan berenang hubyy, tapi berendam ih zee kok sebel sama hubby."
Langsung keluar dari kolam, dengan muka di tekuk.
"Eh... Abang cuman bercanda kok, jadi begitu mukanya di tekuk."
"Zee.. Lapar, zee ingin makan nasi goreng tapi buatan abang di tabur strawberry yang manis."
"Hah.. abang nggak bisa masak sayang, kita pesan aja yah."
"nggak mau, zee inginnya nasi goreng buatan suami zee sendiri."
Dengan mata yang sudah berkaca-kaca, adrian yang tak tega melihat istri nya seperti itu akhirnya ia menuruti mau nya zee tapi meminta zee memandu nya saja.
Saat ini adrian yang memakai celemek dan memegang spatula untuk mengoreng telur ceplok, zee yang melihat adrian begitu tampan dan seksi langsung memeluknya dari belakang.
"Sayang kok kamu di sini, kamu duduk aja entar kamu capek."
"nggak mau, zee melihat abang memakai celemek abang terlihat seksi."
Hahaha...
"Ada-ada aja kamu yang."
Zee yang memakan nasi goreng strawberry buatan adrian begitu antusias dan sangat menikmati.
"Apa nasi gorengnya begitu enak, coba abang cicipin sedikit."
Hueeekk.....
"Sayang ini nasi goreng nggak ada enak-enaknya, sudah buang saja kita pesan di restoran aja yah."
Adrian yang membujuk zee untuk membuang nasi gorengnya, dan memesan di restoran saja.
"Ya.. Buang lah, zee akan tidur sendiri malam ini dan nggak mau tidur sama abang saja."
Adrian yang mendengar ancaman zee langsung panik.
"Tapi itu nasi goreng itu nggak ada enak-enaknya sayang."
"Siapa bilang, ini nasi goreng yang inginkan. Makasi ya hubby sudah mau masakin nasi goreng untuk zee, dulu jika zee minta di masakan papanya niel ia pasti akan membentak zee katanya ia capek kerja seharian."
Zee mengambil tangan adrian lalu menyalim dan mencium tangan adrian. Adrian begitu terharu ke istrinya yang selalu menghargai usahanya, lalu ia memeluk zee begitu erat."
__ADS_1