
Saat mobil derren maupun mobil dio tiba di parkiran restoran kania, twins A dan D langsung berlari kearah adrian yang baru saja tiba bersama zee.
"Jangan lari-lari sayang, nanti kalian jatuh loh baby mana tumben daddy nggak melihat nya."
Kata aderian, dan langsung mencari anak sahabat nya itu karena dimana ada twins pasti ada baby yang super lalod melebihi kania maupun bunda sarah.
"Aku disini dad, baby di tunggal mulu oleh twins.
Jawab baby yang baru saja muncul bersama angel maupun dio.
"Hallo baby, papi dan mami kamu masih di jalan nak. Wah kakak angel udah berani yah terang-terangan gandengan."
Lirik zee, dengan mengejek berbeda dengan adrian yang sudah terbiasa melihat angel dan dio bersama.
"Iya ya yang, seperti orang mau nyebrang jalan aja."
Timpah adrian, dan langsung mengajak mereka masuk ke dalam dan di susul yang lain.
Caca yang melihat zee langsung berlari minta di gendong tetapi adrian langsung sigap menggendongnya.
Hap...
"Mau kemana kamu bocil, nggak boleh minta gendong ke mama zee kasian entar keberatan menggendong kamu yang kebanyakan lemak."
Caca langsung cemberut saat adrian yang menggedong dirinya, dan membuat zee tertawa.
"Ih... Daddy rese, caca kan mau sama mama zee bukan daddy."
Huaaaaaa...
Angel langsung berteriak histeris dan meminta adrian menurunkan caca.
"Dad turunin caca, dad angel ingin menyantap nya."
"Oh no.. No dad jangan turunin caca kakak angel nakal, mama zee tolongin caca."
__ADS_1
Caca lang memeluk erat leher adrian, saat adrian ingin menurunkan nya.
"Cepat dad, pipi nya caca sedari tadi memanggil angel untuk di gigit."
"Kak angel nggak boleh nakal, caca akan aduin ke opa kak angel nakal suka gigit pipi caca."
Tak lama kania pun keluar saat mendengar putrinya yang sedari tadi ribut.
"Angel......
"Aunty barbie......
"Aunty kangen banget dengan angel.."
"Aunty lebay, perasaan aunty dan uncle randy baru kemarin menginap di mansion."
"Masa sih, mungkin aunty lupa atau kamu aja yang pikun angel."
"Ih angel nggak pikun aunty, memang baru kemarin aunty baru menginap di mansion opa."
"Sudah ayo kita masuk angel, adik-adik kamu udah pada lapar kamu tega membiarkan uncle dio kelaparan."
"Eh iya ya... Ya udah ayo kita masuk."
Adrian pun memesan ruangan VIP untuk keluarganya, dan tak berselang lama kevin alicee dan randy pun datang devin sangat menyukai kevin karena kevin sering mengajarkannya tentang perusahaan begitupun acxel tetapi acxel lebih banyak mengabiskan waktu bersama randy yang menurutnya lucu.
Berbeda dengan ariella dan deliza mereka berdua hanya diam dan fokus dengan menu makanan, membuat adrian dan derren hanya menghela nafas mereka berdua hanya diam saja dan begitu dingin ia hanya berbicara seadanya saja.
"Ella liza, bagaimana sekolah kamu tadi sayang?"
Hmmm..
"BAIK DAD..."
"Ella dan liza paling di takuti di kelas dad."
__ADS_1
Kata baby dengan mengadu ke adrian dan derren.
"Oh yaaa... Emang nya ella dan liza kenapa nak?"
"Ella dan liza hanya akan bicara jika ke baby dan acxel maupun devin aja, padahal ada teman kelas baby sangat ganteng sering memberikan liza coklat dan kakak kelas baby pun sering memberikan ella coklat maupun boneka tetapi ella maupu liza sama sekali tak pernah menerima pemberian teman kelas baby dan kakak kelas baby."
"Terus siapa yang menerima coklat dan boneka nya jika ella maupun liza menolak."
"Ya baby dan acxel lah yang menerima nya, devin pun sering membantu baby jika di laci ella maupun liza penuh dengan coklat."
"Wah ponakan aunty banyak fans nya yah, jadi baby nggak ada fans nya nih."
Kata kania, dan langsung menggoda baby.
"Ada aunty, tapi baby nya nggak peka aunty.."
"Siapa sayang, dan nggak peka kenapa?"
"Baby ....
"Baby nggak boleh dekat dengan yang lain."
Suara devin yang begitu keras spontan memotong pembicaraan deliza dan kania. Kevin dan derren sampai kaget mendengar suara tegas devin, dio dan randy hanya bisa menahan tawanya.
"Loh ada apa boy, kok kamu teriak-teriak?"
"Maaf dad.."
"Wah devin cemburu jika ada yang mendekati baby yah...."
"Kak angel apaan sih, siapa juga yang cemburu."
"Iya ngapain juga devin cemburu, babykan sering di katain cerewet oleh devin."
Kata baby yang memang nggak pernah peka..
__ADS_1
Bersambung...