
Mereka menyiapkan acara barbeque di pinggir pantai setelah sholat isya, zee dan alicee sedang meracik bumbu barbeque nya dan ternyata mereka sama-sama bisa masak. Kania dan angel duduk diam memerhatikan zee dan alicee yang tengah sibuk, dan para pria sedang menyiapkan pembakarannya. Ardhan yang sudah lanjut usia ia diam duduk bersama cucu laki-lakinya, sesekali ardhan tertawa melihat arthur yang tampak lucu bila di ganggu oleh abangnya.
"Sayang apa sudah siap daging nya, abang dan yang lain sudah menyiapakan pembakarannya."
"Sedikit lagi bang, ah.. sudah siap ini silahkan di bakar."
"Baiklah sini abang yang angkat, kamu para wanita duduk diam saja."
"Dad angel memang dari tadi duduk, sampai bosan angel nya. Apa angel bantu daddy saja?"
"Eh... tidak tidak... kan kamu tuan putri daddy yang paling cantik disini jadi daddy nggak mau kamu bau asap, masa tuan putrinya udah cantik rapi malah bau asap yah nggak cocok dong."
Sambil menggelengkan kepalanya adrian melarang angel, ia takut daging nggak ada yang bisa di makan lagi jika angel yang turun tangan.
"Oh.. iya yah dad, kok angel lupa yah... angelkan putri cantik daddy nggak boleh main asap-asapan."
"Dad... Jangan di ajar anaknya manja, nanti sampai gede kebiasaan."
"Iya iya jika angel udah SD baru di ajar mandiri, jika seperti ini masih belum bisa. Daddy nggak mau putri daddy tangan nya sampai lecet.
Adrian yang sedang menjebel pipi angel, hingg angel berteriak.
"DADDY......."
"Angel kalau mau jadi putri yah harus kalem dong, masa bar-bar begitu."
"Hmmmm .. daddy..."
Angel yang mendayu memanggil adrian yang sudah tak terlihat.
"Ya nggak gitu juga kali..."
Kania langsung menonyor pelan kening angel.
"Ih... apaan sih kak kania, sirik aja untung kakak cantik."
"Ih.. kamu kok dewasa sebelum waktunya sih, umur kamu aja baru mau 3 tahun. Tapi cara kamu bicara seperti aunty-aunty .. Hahahaha...
Zee dan alicee hanya menggelengkan kepala melihat angel dan kania yang saling mengejek, kania yang manja 11 12 dengan angel.
"Ayo kita ke sana gabung dengan uncle ardhan."
Alicee yang mengajak mereka untuk bergabung dengan ardhan.
Seperti itulah kira-kira yang mereka bakar yah kakak-kakak😂
"Sudah siap mari kita makan."
Randy yang datang membawa daging yang sudah di bakar.
"Sayang ini untuk kamu, dan ini untuk anak-anak."
Adrian membawa 2 piring untuk istri dan anak-anaknya.
"Terima kasih bang, duduk sini biar zee suapin sekalian dengan arthur. Abang pangku arthur biar zee aja yang suapin."
Al, niel dan angel juga ingin di suapin oleh zee dengan senang hati zee menyuapi mereka.
"Ini untuk uncle, apa perlu derren menyuapi uncle juga."
Derren yang menggoda ardhan dan di balas tepukan pelan di bahu derren.
__ADS_1
"Terima kasih, kamu nggak perlu suapin uncle tangan uncle juga masih bisa di gunakan."
"Uncle apa rian dan zee perlu di buatkan acara resepsi biar seluruh orang tahu jika mereka sudah menikah, dan nggak ada lagi yang bisa mengganggu pernikahan mereka aku yakin jika orang tahu zee adalah keturunan adianata mereka akan berfikir 2 kali untuk mencari masalah kecuali mereka tak waras."
"Uncle setuju itu, tapi kita tanyakan pada mereka berdua dulu yah."
"Baiklah uncle nanti aja selesai makan kita tanya mereka berdua."
Kevin juga membawakan dagibg ke alicee dan disambut senyum oleh alicee.
"Makasi ya kak, kakak juga makan yah alicee yakin kakak belum makan dari tadi."
"Iya."
Kevin membelai rambut alicee dengan lembut.
"Kak untuk kania mana kok nggak di ambilkan sih"
Kania protes ia sendiri yang belum makan.
"Sana ambil sendiri, dasar manja."
Randy yang langsung menyuruh kania mengambilnya sendiri.
"Ih.. kak randy kenapa sih suka banget gangguin kania, kak randy suka ya sama kania. nggak papa kok, kania mau juga kok walaupun kak randy tua tapi masih ganteng."
"Ini anak masih kecil juga sudah bilang suka-sukaan belajar yang benar, emang kamu sudah bisa masak beres-beres. Yang aku takutkan jika kamu istri kakak nantinya bisa terbakar apartemen ku kalau kamu yang masak, dasar anak kecil."
"Eh.. kania kecil-kecil begini udah bisa buat anak."
KANIAAAA....
Suara kevin yang menggelegar.....
"Hehehee... Piss kania bercanda, ini semua gara-gara kak randy."
"Sudah kamu makan nih, sudah kakak ambilkan dasar cerewet. Dan loe randy jika loe masih gangguin kania lagi pulang dari sini gue sendiri yang bilang ke ayah gue suruh nikahkan aja kania dan randy mereka berdua sangat cocok."
"nggak mau.. Astaga apa salah ku ya allah.."
"Elleh... lebay kamu ran, papi setuju kok jika kamu dengan kania sama-sama cerewet."
Ardhan pun ikut nimbrung di pembicaraan kevin.
"Ih.. pih masa papi mau sih punya menantu kayak anak kecil ini."
"Papi sangat ingin jika kalian berjodoh, dan papi akan tenang nantinya bila papi sudah di panggil dari yang pencipta.."
"Papi jangan bilang begitu dong, randy belum siap di tinggal."
"Papi kalau ngomong sembarangan saja, papi mau ninggalin zee dan cucu-cucu papi. Sudah jangan bahas itu."
Randy yang masih sebel dengan kania dengan iseng dia menarik garpu kania dan menyebunyikan nya.
"Eh.. perasaan masih ada disini tadi kok sudah nggak ada kemana perginya.
kania melihat randy yang menahan tawa, kania yang kesal dengan segera ia melompati randy dan mereka sampai terjungkal kebelakang.
DEG..
Randy yang kaget dan kania yang mendapatkan garpunya terlihat senang tapi ia baru sadar jika ia berada di atas randy ia bisa melihat wajah ganteng randy dengan dekat.
"Hmmmm... fiks kalian berdua pulang dari sini harus segera menikah."
Barulah randy dan kania segera berdiri dan kaget mendengar ucapan kevin yang sedang menatapnya tajam, kania yang di tatap seperti itu langsubg bersebunyi di belakang randy dan memeluk erat perut randy karna baru pertama kali melihat kevin yang menyeramkan.
__ADS_1
"Eh.. ini anak, sudah buat macannya bangkit malah di tambahin di beri daging lagi bisa di cabik kita ber2
Randy yang kelabakan ketika kania memeluknya dan kevin semakin murka."
Sedangkan adrian dan derren terbahak-bahak melihat randy yang pucat pasi. Sedangkan zee dan alicee hanya menggeleng kepala melihat kania yang masih terlalu polos.
"Kania kenapa randy kamu peluk-peluk begitu hah.."
Kevin semakin murka saat kania enggak mau melepaskan randy yang ia peluk.
"Kania takut liat kak kevin seperti macan ingin menerkam kania, iyakan kak randy."
Randy dengan muka polosnya lalu mengangguk, tapi ia sadar langsung menggeleng kembali. lagi-lagi ekspresi randy membuat adrian dan derren tertawa hingga mengeluarkan air matanya sedang ardhan seperti menonton drama.
"Kevin ambil nih adik kamu, gue udah mau sesak di peluk erat seperti ini. Suer deh gue, loe jangan pelolotin kania seperti itu gue yang kena imbas. Kania cantik kakak kevin kamu udah jinak kok kamu liat aja sendiri, kak randy sesak kamu peluk seperti ini.
Kania yang pelan-pelan memunculkan kepalanya dari belakang randy melihat apa betul kata randy, tapi ternyata salah kevin semakin mempelolotin matanya yang hampir keluar hingga kania bersembunyi kembali dan membuat randy berteriak karna kania memeluknya tambah erat.
"Aaaaa.... kania perut kakak sakit, kevin tolongin gue adek loe mau membunuh gue sebentar lagi "
"Kania lepasin randy, kamu kalau takut kenapa randy yang kamu peluk."
"Ya... terus kania mau peluk siapa, yang dekat dengan kania kan cuman kak randy."
"Ini kalau ditanya, selalu saja ada jawabnnya lepasin randy kasian tuh mukanya sudah merah."
"Eh.. maafkan kania ya kak randy, habis kak randy juga sih suka banget gangguin kania."
"Pokoknya pulang dari kalian berdua harus kakak nikahin."
"nggak mau..
"Mau mau..
"Kania kamu jangan sama kak randy, kak randy galak orangnya."
"Kania suka kok dengan kak randy yang galak, berarti jika kita nikah kak randy akan mengomeli ku tiap hari dan kania akan jadi istri yang sabar pas tuh kak randy kena karma seperti yang di novel-novel yang sering kania baca."
Randy yang mendengar penururan kania menganga tak percaya sedangkan yang lain malah terbahak mendengar ucapan kania..
"Mah kakak niel ngantuk kakak mau bobo dulu."
"Abang al juga mah."
"Angel juga."
"Ya udah ayo mama antar kekamar."
"Ayo daddy juga antar kalian."
"Dad gendong angel, angel kekenyangan udah engak kuat berjalan."
"Baiklah tuan putri daddy siap melaksanakan perintah tuan putri."
Adrian menggendong angel, dan angel memeluk leher adrian dan angel masih sempat-sempatnya mengganggu randy.
"Dah.. uncle randy, selamat yah uncle sebentar lagi nikah sama kakak kania..
Hahahaha...
"Awas kamu angel, apa salah ku hari ini kenapa bisa sial banget."
Randy yang sudah mencak-mencak gara-gara angel yang memberi nya selamat.
KANIA LARASATI DIRGANTARA
__ADS_1
Kania larasati dirganatara atau kania, berumur 20 tahun sedikit bar-bar dan sangat manja ke kakaknya yaitu kevin. Kania juga sebenarnya model dari alicee kania yang selalu menyebunyikan statusnya hingga hanya seberapa yang mengetahuinya, alicee saja baru tahu jika kania adalah adik iparnya. Kania yang polos dan sangat lalod membuat randy sering mengomel tapi omelan randylah membuat kania begitu menyukainya.