
Oprasi tulang ekor angel pun berjalan lancar, hingga membuat adrian mengucapkan syukur berkali-kali dan langsung menghubungi istri yang sedari tadi menunggu kabar nya.
Drt.. drt...
"Halo by, bagaimana dengan putri kita?"
Terdengar suara zee yang begitu tak sabaran ingin mengetahui keadaan putri nya itu.
"Tenang sayang, putri kita kuat dan baru saja selesai menjalankan oprasi nya. Tetapi kata dokter angel masih pengaruh bius makanya ia belum sadar dan kata dokter paling lama besok putri kita udah sadar."
"Tapi angel baik-baik aja kan by?"
"Iya sayang, angel baik-baik aja. Kamu nggak usah kefikiran yang di sini ingat anak-anak kita yang bersama kamu pasti akan sedih melihat mamanya juga sedih, dan abang cuman meminta doakan angel semoga ia akan segera sehat dan kembali berkumpul lagi dengan kita semua."
"Iya by, hubby juga jangan lupa makan dan istirahat yah. Cepat pulang anak-anak nggak berhenti tanyaain kapan hubby pulang, mereka semua kangen."
"Oh ya... Terus istri abang nggak kangen nih, hanya anak-anak saja yang kangen."
__ADS_1
Adrian tahu istri saat ini juga sangat merindukan dirinya, tetapi zee memang dasarnya cuek tetapi butuh🤣🤣
"Hmmm... Zee kangen hubby, cepat pulang love you."
Tit tit....
"Ck... Selalu nya seperti itu, belum juga di jawab love you to. Ini anak emang nggak pernah bersikap romantis, awas aja kamu yang abang akan hukum kamu."
Gerutu adrian, dan dio yang berada di samping nya sedari tadi hanya menahan tawa.
"Ngapain luh di situ, dasar nggak sopan menguping pembicaraan gue."
Tawa dio pun langsung pecah, saat melihat wajah adrian yang lagi bete.
"Maaf-maaf sebenarnya ada yang gue harus sampaikan ke luh, tetapi gue lihat luh terlalu serius telfonan bersama mama mertua yah gue tahan lah."
Adrian yang mendengar kata mama mertua langsung teesedak, dan matanya langsung melotot ia sangat ingin menenggelamkan sahabat nya yang paling bontot itu.
__ADS_1
"Kau.... Emang gue pernah menerima loh jadi menantu gue hah..."
"Ihh... Daddy mertua galak amat, mama mertua aja menerima gue lagian angel aja suka banget ke gue yah daddy mertua nggak boleh galak begitulah."
Ucap dio dengan santai, padahal dari dalam lubuk hati dio ia pun geli dan sangat ingin tertawa tetapi ia sangat suka menjalihi sahabat itu.
"Stop... Berhenti memanggil gue daddy mertua atau luh gue kirim ke afrika sana, terus apa yang loh mau sampaikan ke gue."
Hmmm...
"Rian walaupun oprasi angel udah berhasil, tetapi jika kejadian itu terulang kembali entahlah angel akan benar-benar lumpuh seumur hidupnya. Jadi gue harap loh tetap mengawasi angel dan 1 lagi tulang belakang angel belum bisa di gerakkan terlalu kuat.
Adrian yang mendengar penjelasan dio, membuatnya terdiam dan ia berjanji akan menjaga betul-betul putrinya itu dan ia juga sudah berencana akan meninggalkan negri prancis dan akan mengikuti daddy edwind maupun papi ardhan bersama keluarganya yang lain.
"Hmmm.. Gue tahu, dan gue udah berjanji akan ikut pindah bersama daddy edwind maupun yang lainnya untuk perusahaan gue yang di prancis biar randy yang mengambil ahli nantinya tetapi gue akan sesekali akan datang melihat perkembangan perusahaan. Gue udah nggak sabar melihat al dan niel yang akan mengambil ahli perusahaan nantinya, untuk angel gue akan menuruti maunya apa karena itu sudah sumpah gue jika angel benar-benar sembuh."
"Oh yaa... Dan termaksud angel ingin menikah dengan gue begitu."
__ADS_1
Adrian yang tadi sudah melupakan kekesalannya terhadap dio, tetapi saat mendengar celetuk dio ia kembali kesal dan menendang kaki dio membuat dio terbahak-bahak.
Bersambung..