
Zee dan adrian saat ini berada di perusahaan masing-masing, zee yang hampir sebulan tak ke perusahaan membuat pekerjaannya menumpuk. Adrian yang memberi kabar ke zee jika ia akan ke alson company di jam istirahat biar mereka bisa makan bersama.
Kevin yang tengah berdiskusi dengan zee, tiba-tiba sekretaris zee masuk dan mengatakan jika ada yang ingin bertemu dengan nya di luar seorang pria parubaya. Zee dan kevin sama-sama heran tapi tetap menyuruh sekretarisnya untuk masuk, dan saat pria itu masuk zee langsung segera menyambutnya dengan pelukkan. Sampai-sampai sekretaris nya sendiri syok zee bisa memeluk pria parubaya itu dengan erat begitupun pria itu memeluk zee dan memberi kecupan di kepala zee.
"Daddy sendiri kesini, daddy tau dari mana jika zee disini?"
"Satu satu tanya nya ana, daddy tau dari kakak kamu derren. Dan sekarang derren berada di perusahaan suami kamu bersama angel, angel kangen katanya sama daddynya."
"Ris, aku minta tolong buatin 3 ya, dan untuk daddy nggak boleh manis-manis."
Zee menyuruh sekretarisnya yang sedang bengong membuat teh.
"Baik nona zee."
"Dad, mommy mana?"
"Mommy kamu sedang ada urusan tadi, sememjak kamu ketemu dengan mommy kamu, ia udah mulai keluar-keluar istanah."
"Oh.. ya.. Ya bagus dong dad, kasian juga mommy di kamar mulu."
"Iya sih, jadi kamu masih ada pekerjaan?"
"Iya dad, ada apa? Daddy butuh sesuatu?"
"Tidak, bagaimana kalau kita makan di luar saja. Daddy sudah mengabari kakak dan suami mu untuk menyusul."
"Boleh dad, ayo kak kevin kita pergi makan dulu."
"Baiklah.
ucap kevin, sambil mengabari alicee jika iya akan makan bersama zee.
Sedangkan di perusahaan adrian, angel langsung berlari ke ruangan daddynya setelah randy dan derren mengatakan di mana letak ruangan adrian.
"Daddy....... I'm coming.."
Adrian yang sedang serius membicarakan pekerjaan nya dengan manager keuangan, langsung menutup telinga ketika mendengar teriakan angel.
__ADS_1
"Astaga sayang, daddy sampai kaget tahu..."
"Angel kangen daddy.. daddy nggak mau peluk angel."
"Sini sayang daddy kangen banget dengan kamu."
Adrian langsung mengangkat angel ke pangkuannya, lalu memeluknya dengan erat.
"Daddy angel juga kangen dengan daddy mama abang al, kakak niel dan dedek arthur. Oh .. iya sama opa juga, angel kangen banget malah."
"Daddy kirain cerewet kamu udah hilang semenjak kamu tinggal di istana, kok malah nambah sih."
Ucap adrian sambil mengerutkan keningnya.
"Ih.. daddy.."
Dengan wajah yang cemberut.
Derren mengajak adrian dan randy untuk makan di luar, mereka berempat menyusul zee di sebuah restoran terkenal di prancis.
Saat ini mereka sudah berkumpul di sebuah restoran papi ardhan pun juga berada di sana, dan mommy layka juga bergabung. Daddy edwind mengabari jika ia dan yang lain akan makan bersama di restoran terkenal.
Ucap ardhan yang membuka pembicaraan.
"Kalau dari kami orang tua kandung zee, kami akan sangat setuju. Dan kami juga akan mengumumkan jika putri kami telah ketemu, dan nggak ada lagi yang menjuliti putri kami. Apa lagi derren sudah menceritakan semua masa kelam putri kami, kami ingin putri kami bahagia bersama pasangannya dan kami berharap adrian bisa membahagiakan ana dan cucu-cucu kami. Kami juga sangat berterima kasih kepada tuan Alson karena sudah menolong putri kami dan mengangkatnya jadi anak angkat.
Dengan mata yang berkaca-kaca raja edwind menggenggam tangan zee, lalu berterima kasih kepada ardhan.
Zee yang medengar perkataan daddy nya air matanya sudah mengalir, mommy layla pun sudah menangis.
"Nak adrian, jika suatu saat ana atau zee melakukan kesalahan tegur ia tapi jangan pernah bermain tangan, dan jika kamu sudah nggak mencintaimya jangan pernah sakiti dia kembalikan ia kepada kami. Baik buruk nya putri kami, ia tetap anak kami berdua.."
Lanjut edwind lagi.
"Daddy edwind, aku begitu mencintai putri mu ini. Maaf jika aku pernah menyakitinya, tapi aku berjanji apapun itu aku akan berusaha lebih baik lagi untuk kedepannya."
Ucap adrian dengan tegas.
__ADS_1
"Daddy pegang kata-kata kamu nak."
"Siap dad.."
"Jadi acara resepsinya kapan di langsungkan?"
Mommy layla bertanya.
"Kalau bisa 1 minggu lagi, acaranya akan di mulai. Sebagian sudah aku urus, besok gaun zee udah selesai alicee yang sudah mendesain nya.
Kata ardhan
"Baiklah, minggu depan acara resepsi nya."
Mereka makan dengan tenang, sesekali randy dan angel membuat mereka terbahak. Mommy layla yang jarang keluar semenjak putri nya hilang, sekarang begitu bahagia bisa berkumpul lagi dengan putrinya.
1 Minggu kemudian.
Tempat resepsi mereka di adakan di istana Hilltons, ya mereka kembali berunding dan raja edwind begitu ingin putrinya mengadakan resepsi di istanannya. Grandpa zee yang mantan ketua mafia pun turut hadir, saat ini ia sedang memangku angel yang begitu cerewet.
Nuansa resepsi zee dan adrian begitu indah, yang menghadiri acara resepsi adrian dan zee terlihat kagum dengan nuansa resepsi nya. Ada masih tak percaya jika zee anak angkat ardhan ternyata adalah anak kandung raja edwind adianata hilltons, dan pemikiran mereka jika putrinya itu telah meninggal.
Ada seseorang yang paling menyesal, setelah mengetahui jika mantan menantunya itu adalah putri dari raja hilltons. Dan ia juga harap-harap cemas, ia takut zee melaporkan semua perbuatannya kepada orang tua kandungnya, sampai-sampai ia di rawat di RS terlalu sering memikirkan zee.
Saat ini zee telah di dandani begitu indah dengan gaun yang simpel tapi elegan, zee yang memang cover nya cantik di dandani apa pun ia akan cantik. Begitupun adrian yang terlihat tampan dan fress, Al dan niel yang terlihat bahagia akhirnya ia bisa melihat kedua orang tua nya bahagia.
Seperti itulah nuansa resepsi zee dan adrian.
Zeefanya Alisyah
__ADS_1
Adrian Alexander Alson