Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat

Terpaksa Menikah Dengan Abang Angkat
49.


__ADS_3

Derren memeluk viza yang masih terseduh-seduh menangis membuat nya menitihkan air mata, dan viza mendengar perkataan derren mengatakan terlambat menyadari perasaannya ia langsung mendorong derren hingg ia bisa menatap wajah derren dengan tatapan kecewa.


Hahaha..


"Kak derren bilang apa tadi, kakak terlambat menyadari perasaan kakak. Jika kak sifah nggak meninggal yang ada kakak akan tetap membenci bang rian dan selalu mencintai kak sifah, kakak bohong viza bukan anak kecil kak. Viza udah ngerti yang namanya kecewa dan sakit, kakak bukan terlambat menyadari perasaan kakak tapi kakak hanya merasa bersalah saja ke viza. Ayo pulang papi ardhan pasti udah menunggu viza, jika kakak nggak mau mengantar ku viza bisa telfon kak randy."


DEG...


"Apa memang aku hanya merasa bersalah saja ke viza, betul kata viza aku nggak akan bisa berhenti mencintai sifah hingga serang jika sifah masih ada. Batinnya."


Baru saja ingin mengambil ponselnya untuk menghubungi randy tapi dengan cepat derren menahannya.


"Kakak mengantar mu pulang."


Ucap derren dengan nada yang sulit di tebak


"Aku sangat yakin kak, kamu masih belum bisa melupakan masa lalu kamu hingga saat ini. Kamu memang bukan jodoh ku kak, dan aku harap kamu bisa viza lupakan walaupun itu sangat susah. Batinnya"


Air mata viza sudah mengalir deras, tapi ia hanya menghadap ke jendela dan memandang jalanan.


Hingga mobil derren telah sampai di mansion ardhan, viza pamit dan tak melihat kearah derren lagi ia hanya mengucapkan terima kasih.


"Terima kasih kak tumpangannya."


Flas off.


"Viza sudah terbiasa tanpa mu kak selama hampir 6 tahun lamanya, tapi kamu tiba-tiba muncul kembali dan mengatakan terlambat menyesali perasaan kamu. Bukannya senang viza rasakan saat ini tapi malah semakin sakit kak, seakan kamu hanya merasa bersalah kepada ku saja. Maaf kak cinta viza ke kakak nggak akan pernah hilang, tapi jika kakak terlalu sering menyakiti viza yang ada rasa cinta viza perlahan menghilang."


Ucap viza dengan nada lirihnya sambil memandang bintang yang di balkonnya.


Berbeda dengan derren yang masih mengguyur kepala nya dengan air shower, ia sesekali memukul tembok jika ia pernah hampir saja membuat viza celaka.


"Maafkan kakak viz, kakak terlalu sering menyakiti kamu. Aku harus meminta solusi ke zee besok."


Hufff...


****


Keesokan harinya.


Di sebuah kamar hotel sepasang pengantin baru yang masih betah berpelukkan di bawa selimut, tetapi terdengar suara ponsel yang berdering hingga membangunkan pemilik ponsel.


"Hmmmmm.... Kenapa mih, alicee masih ngantuk mih."


Ucap alicee dengan nada serak yang masih belum sepenuhnya sadar.


"Astaga nak, ini udah jam 9 loh kok kamu lama banget bangunnya. Kamu nggak lapar apa, suami kamu mana jangan bilang suami kamu juga masih tidur."


Cerocos mami sasa, hingga terdengar suara papi bram yang memaklumi mereka


"Udahlah mih, kayak mami nggak pernah pengantin baru aja."


"El... El.. Jangan tidur lagi, cepat bangun dan siapkan baju suami kamu jangan lupa pesan sarapan."


"Iya mih, el udah bangun nih."


Tut tut...


Alicee memindahkan tangan kevin yang berada di perutnya, baru saja kakinya turun dari kasur ia berteriak kesakitan di bagian **** * nya.


Awww... Sst..


Kevin yang mendengar suara teriakan alicee langsung segera bangun, dan mencari alicee.

__ADS_1


"Kok kakak nggak di bangunin sih, kakak kan sudah bilang jika butuh sesuatu ya bilang ke kakak."


Kevin segera turun dari kasur, dan ia hanya memakai boxer ketat.


"Hmmm... pakai handuk nya dulu kak."


Ucap alicee yang terlihat malu


"Kenapa memangnya, semalam saja kamu sudah memegangnya."


Perkataan kevin membuat alicee menjadi salah tingkah, kevin segera mengangkat nya ke kamar mandi.


"Alicee bisa sendiri kak, kakak keluar aja."


Ucap alicee dengan menunduk


"Kalau kakak nggak mau, kamu mau apa?"


Goda kevin


"Ck... yang ada kita berdua bukan mandi air kak, tapi mandi keringat."


Dengan cemberut


"Ngapain mandi keringat, kakak emang mau mandi beneran kok. Itu jika kamu mau mengulanginya lagi kakak nggak akan menolaknya."


"Kak, pinggang el seperti mau copot. Emang kakak nggak capek apa, entar alicee sembuh lagi yah?"


Dengan memohon alicee sambil mengatup kan kedua tangannya.


"Iya, kakak cuman bercanda doang. Tapi kalau mandi nggak kakak yang mandiin kamu, no protes-protes.


Kevin pun dengan telaten membersihkan tubuh alicee, dan sekuat tenaga juga ia menahan junior nya ingin bangkit🤣


"Sebentar..."


Teriak alicee dari dalam kamar nya.


"Siapa el?"


Tanya kevin


"Mungkin pelayan hotel kak, soalnya el udah pesan makanan kita tadi sebelum mandi."


"Ya udah kakak aja yang keluar."


Baru saja kevin ingin pergi, alicee segera menahanya .


"El aja kak, soalnya pelayan nya wanita."


"Kamu tahu dari mana?"


Tanya kevin, dengan mengerutkan keningnya


"Dari suaranya lah, udah kakak pakai baju aja. Lagian alicee udah mendingan kok."


Setelah alicee membuka pintunya, benar saja pelayan yang membawa makanan pesanan alicee wanita yang sangat seksi sambil berlenggak lenggok. Alicee yang melihat wanita tersebut membuatnya ngeri sendiri.


"Taruh di situ aja, ya sudah makasi."


Tanpa basa basi alicee mengusirnya


Huff...

__ADS_1


"Udah pergi pelayan nya el?"


Tanya kevin yang tiba-tiba muncul di belakang alicee


"Iya kak, ayo kita makan. El udah sangat lapar, kakak duduk biar el yang menyiapkannya.


Alicee dengan telaten melayani suaminya, ia sesekali menanyakan mau tambah atau cukup.


Setelah makan mereka berdua duduk di sofa, sebentar lagi ia check out. Mereka berdua sepakat bermalam di mansion dirgantara, karena bulan madu mereka tertunda selama seminggu. Alicee sudah membuat kontrak perjanjian di manajemen fasion untuk menampilkan dress-dress desain alicee sendiri dan yang jadi modelnya kania dan viza yang memang model alicee, tetapi model alicee yang 1 nya menghilang entah kemana alicee meminta tolong kepada zee untuk menjadi modelnya hanya sehari dan zee mengiyakan tapi alicee harus meminta izin dulu ke adrian.


"Kak kita pulang aja yuk, bunda dari nanyain el kapan pulang?"


"Ya udah ayo, kita pulang sekarang udah nggak ada yang kamu lupa kan?"


"Nggak ada kak..


"Ayo..


Kevin menggandeng tangan alicee dan meminta pelayan hotel untuk membawakan koper mereka ke loby hotel.


"Kak kita nggak singgah dulu di swalayan sebentar, el ingin membeli sesuatu."


"Ya udah kita singgah.."


Kevin pun mengendarai mobilnya ke swalayan, sebelum ke mansion dirgantara. Setelah berbelanja keperluan alicee, mereka menuju mansion dan mereka di sambut dengan meriah oleh bunda sarah dan kania. Sedangkan ayah dirga jangan di tanya ia hanya menghela nafas bersabar, mengahadapi istri dan anaknya yang terlalu lebay. Alicee jangan di tanya ia begitu senang, alicee sangat menyayangi kania dan bunda sarah.


"SELAMAT DATANG PENGANTIN BARU....


Ucap serentak bunda sadah dan kania


"Astaga bunda, kania. Nggak usah teriak, mereka berdua juga dengar tanpa teriak.


Tegur ayah dirga


"Ih.. ayah siapa yang teriak bunda dan kania kan menyambut pengantin baru kita, Ayah mah lalod sih."


Ucap bunda sarah dengan kesal.


Kevin dan ayah dirga hanya bisa bersabar saja, jika kanjeng mami nya sudah bicara mereka berdua hanya bisa diam.


"Terserah bunda aja..


"Nak, sini duduk sama bunda. Nggak usah duduk sama suami kamu itu, entar kamu membeku lagi. Heran bunda dengan dia, kok bisa dingin banget sih padahal bunda kan nggak suka es waktu bunda hamil kevin."


Alicee yang mendengar celotahan mertua hanya bisa menahan tawa sambil melirik ke suaminya yang diam tanpa ada expresi.


"Iya ya bun, kak randy aja menggil kakak dengan kulkas 3 pintu."


Kania pun ikut menimpali bundanya.


"Oh ya.. Mungkin randy kedinginan jika bersama kakak kamu kali, tapi biar begitu anak bunda itu ganteng loh."


"Iya bunda suami alicee emang ganteng kok..


Alicee yang menggoda kevin, dan mengedipkan matanya


"Ahhh... Kamu bisa aja, ayah juga dulu ganteng tapi ayah bunda panggil beruang kutub. Bisik bunda sarah ke menantunya."


Hahahahhaha......🤣🤣🤣🤣


Mereka bercengkrama hingga sore, dan kevin pamit mengajak istri nya kekamar mereka. Dan besok alicee harus ke butiknya, ia mengejar pekerjaanya yang menumpuk. Karena minggu depannya ia dan kevin harus pergi berbulan madu, begitupun kevin besok ia harus masuk kantor.


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2