
Acara fashion show week nya pun berakhir, dan alicee memenangkan juara 1 desainer terbagus. Alicee yang begitu bahagia mendapatkan juara 1 tak henti-hentinya berterima kasih kepada karyawan dan para kru yang membantunya.
Alicee memeluk suaminya lalu kedua orang tua maupun kedua mertuanya, tak lupa alicee berterima kadih kepada para modelnya. Zee yang sudah lelah pun hanya bisa duduk, dan memeluk pinggang mommy layla yang sementara mengelus kepala nya.
"Zee kamu lelah ya, maafkan kakak ya. Kakak yang buat kamu seperti ini, kakak janji deh kamu minta apa kakak turuti?"
Tanya alicee.
"Hmmm.. Zee mau buah strawberry saja kak, zee sangat ingin ngemil dari tadi."
"Astaga, hanya itu oke tunggu kakak disini kakak akan carikan kamu sekarang juga strawberry nya."
Adrian yang melihat zee lelah ia langsung menghampirinya, dan adrian terlihat khawatir dengan istri nya tapi mendengar permintaan zee membuatnya menghela nafas.
"Sayang kamu kenapa? kamu pasti sangat lelah?
Ya udah ayo kita pulang sekarang juga."
Ajak adrian
"Zee mau di sini dulu, kata kak alicee nyuruh zee nunggu di sini. Kak alicee lagi nyariin buah strawberry untuk zee kan zee ingin udah minta ke hubby tadi, tapi sampai sekarang nggak ada jadi mending nungguin kak alicee aja."
Rajuk zee
"Maafkan abang, abang lupa tadi bawa strawberry nya."
"Zee ini buah strawberry nya, ada nasi goreng strawberry juga kok dan ada jus strawberry nya juga.
Ucap alicee
"Wah... Kak alicee emang the best deh, zee udah 3 nggak makan nasi goreng strawberry.
Dengen riang zee, dan membuat mommy layla merasa lucu dengan tingkah putri nya
"Biar abang yang suapin ya."
Adrian segera menyuapi zee.
Viza dan kania menghampiri zee yang sedang di suapi adrian.
"Wah.. Kakak so sweet banget, nanti kak randy harus seperti kak rian juga."
Ucap kania sambil melirik ke randy.
"Iya kania kamu harus mau di suapin oleh randy, bila perlu kamu ngamuk ke randy."
Ucap adrian dengan keras hingga randy mendengarnya.
__ADS_1
"Tapi randy nyuapin kamu pakai sendok nasi."
Sambar derren, membuat kania yang ingin menangis tapi langsung di bekap randy.
Hahahahaa...
"Jangan di dengar ucapan rian dan derren, mereka berdua resek."
Kesel randy
"Awas ya kak jika kak randy nyuapin kania dengan sendok nasi."
Ancam kania
"Mom ini viza..
Ucap derren memperkenalkan viza ke mommy tercinta, tapi ucapannya terpotong oleh zee.
"Calon mantu mommy itu, cantikkan mom zee aja suka. Dan kak derren jahat mom, sering nyakitin viza mommy jewer telinga kakak mom.
Adu zee sambil menatap sinis derren, dan membuat mommy layla menatap tajam derren.
"Benar kak, kamu nyakitin nak viza seperti itu. Jika mommy yang jadi viza mommy akan ninggalin kamu dan menikah dengan pria yang lebih baik lagi.
"Ih.. mommy kok ngomong gitu, derren kan hilaf mom ayolah mom. Tolong bilangin daddy untuk melamar kan viza untuk derren, mom pliss.
"Ih.. nggak, kakak nggak akan nyakin viza lagi mom."
"Iya iya nanti mommy bicarakan dengan daddy kamu, sini nak mommy mau ngomong dengan kamu kok bisa suka dengan putra mommy yang kaku itu.
Hahahah..
"Aunty bisa aja..
Mommy layla dan para wanita sibuk bercengkrama, hingga melupakan para pria yang berada di situ. Dan saat daddy edwind bergabung zee langsung memeluk sang daddy dan papi ardhannya.
"Dad, papi gimana zee tadi cantikkan?"
"Iya dong putri papi sangat cantik."
"Iya putri daddy emang cantik, kania dan calon mantu daddy juga cantik.
"Loh siapa calon mantu daddy?"
"Siapa lagi yang sering di boyong kakak kamu tadi."
"Jadi daddy udah tahu?"
__ADS_1
"Iya daddy udah tahu, dan daddy udah melamar viza untuk jadi mantu daddy tapi minggu depan aja lamarannya sepertinya daddy nggak mau ada pertunangan daddy mau langsung nikahin aja mereka."
"BAGUS TUH DAD...
Mommy layla dan derren berteriak heboh.
Sedangkan viza muka nya sudah memerah, karena terlalu malu. Ia begitu bahagia dan bercampur haru, sebenarnya viza agak minder dengan keluarga derren tapi ternyata keluarga nya menerima viza apa ada nya.
Mereka pun pulang ke mansion masing-masing, dan besok mereka semua akan berbuat acara di istanah karena daddy edwind meminta mereka semua berkumpul di sana dan ingin membuat acara barbeque dan di setujui oleh mereka.
Zee yang lelah akhirnya langsung tertidur setelah membersihkan diri, ia hanya berpesan ke adrian untuk tidur saja tanpa makan malam.
Adrian hanya mengangguk, tapi ia baru ingat jika malam ini harusnya zee memberinya jatah. Tapi saat melihat istrinya terlihat lelah ia pun hanya bisa bersabar.
Saat tengah malam zee yang merasakan perutnya keroncongan baru lah ia bangun, dan tanpa membangunkan suaminya. Ia sadar jika semenjak ia hamil diri nya terlalu menyusahkan suaminya, akhirnya ia turun perlahan-lahan.
"Buat telur ceplok aja deh campur kecap."
Zee pun menggoreng telur ceplok lalu di beri sejuput garam di atas telur.
"Nyam nyam.. Anak-anak mama kita makan telur aja ya campur kecap.
Zee pun memakan nasi dan telurnya begitu lahap, berbeda dengan adrian mencari istrinya hingga di kamar mandi lalu berlari turun dan saat ia mendengar suara sendok beradu dengan piring ia segera ke meja makan. Adrian menghela nafas melihat istri nya makan dengan lahap, ia fikir zee pergi lagi.
"Sayang kamu kok nggak bangunin abang seperti biasa jika mau makan, ini kamu makan apa kok cuman kecap dan telur sih memang nya nggak ada makanan."
"Hmmm.. Yang ini enak, zee sering kok makan begini dulu. Lagian zee teringat waktu di panti, zee sering di gorengkan telur ceplok ibu panti saat itu."
"Terus kok abang nggak di bangunin, kan biar abang yang gorengkan kamu telur ceploknya.
Zee menghentikan makannya lalu menghadap ke adrian.
"Zee nggak mau bangunin hubby, zee tahu semenjak zee hamil. Zee terlalu sering menyusahkan hubby, zee juga tahu jika hubby sering tertidur di kantor karena hubby sering bangun tengah malam menemani zee makan atau ada yang zee inginkan pasti hubby menuruti nya. Zee kasian dengan hubby, lagian menggoreng telur seperti ini gampang kok.
Ucap zee dengan membelai pipi suaminya
"Nggak apa-apa sayang, lain kali bangunin abang yah. Abang nggak mau kamu terjadi kenapa-kenapa, apapun itu kamu harus bangunin abang. Dan abang sangat takut jika kamu berada di dapur, di dapur licin dan banyak benda tajam abang nggak mau kamu terjadi sesuatu."
"Maafkan zee, tapi zee juga nggak mau jika abang kelelahan menuruti ngidamnya zee."
"Abang nggak akan pernah capek jika menuruti ngidamnya kamu, cukup dulu abang pernah membuat mommy nya al yang abang cuekin saat dirinya ngidam."
"Sudah nggak usah di ingat, zee udah kenyang ayo kita tidur. Oh iya besok kita menginap di istanah ya, kok zee kangen mommy dan daddy."
"Baiklah besok kita bersama anak-anak menginap disana, dan pasti daddy dan mommy senang jika kamu menginap di sana."
Adrian pun mengajak zee untuk kembali ke kamarnya, lalu tidur tanpa melakukan apa-apa yah mereka sama-sama lelah.
__ADS_1
Bersambung..