
Viza keluar dari restoran itu dengan hati yang sakit, sakit ketika ia begitu bodoh terlalu mencintai derren tapi derren sama sekali tak pernah melihatnya. Viza menaiki mobilnya dan melaju ke butik Q.A, ia juga sudah janjian dengan desainer nya.
Viza berjalan memasuki butik dengan nuansa yang mewah, viza begitu mengagumi desain-desain baju di butik itu.
"Maaf mbak nona alicee nya ada, bilang saja ada jika viza ingin ketemu."
"Oh.. iya nona viza, silahkan lewat sini nona alicee tadi menyuruh saya mengantar anda jika nona viza sudah datang."
Tok tok tok...
"Assalamualaikum.."
"Waailikumsalam.."
"Loh... Kak kevin ngapain disini, jangan bilang jika kakak dan nona alicee ..
Kaget viza melihat kevin yang tengah duduk di ruang alicee, begitupun kevin kaget viza pernah hilang entah kemana tapi tiba-tiba muncul.
"Viza kamu kemana saja selama ini, anak ini tiba-tiba menghilang begitu saja."
"Maafkan viza kak, tapi kakak belum menjawab pertanyaan viza kenapa kak kevin bisa di sini."
"Hmmm.. Alicee calon kakak ipar kamu viza, oh iya kamu harus datang 4 hari lagi kami akan menikah."
"Oh.. yaaa.. Wah, bagus dong. Eh.. jadi viza manggil kak Alicee aja nih."
"Iya senyaman kamu aja, zee aja manggil aku kakak."
"Iya, tadi viza juga ketemu dengan abang dan kakak zee."
"Ini baju yang harus kamu pakai jika acara pernikahan kakak nanti, jadi kakak harap kamu datang yah."
"Iya iya... Jadi fasion show nya di undur nih."
Tanya viza
"Iya, mau bagaimana lagi."
Jawab alicee
"Tapi sebelum kakak dan alicee pergi bulan madu, fasion show nya akan di adakan kania juga ikut kok."
"Jadi kania juga ikut, anak kecil itu udah gede sekarang wah pasti tambah cantik dia mah. Tapi jangan bilang lalod nya masih seperti itu juga."
"Kalau itu ya enggak bisa di hilangkan, kan bunda sarah aja sampai sekarang tetap seperti itu."
Kata kevin sambil memijit pelipisnya.
"Hahaha... Tapi viza kangen banget dengan bunda sarah dan kania."
"Kamu enggak kangen dengan derren."
Goda kevin ke viza.
"Hmmm.. Enggak usah di bahas kak, viza aja yang terlalu bodoh."
"Kamu sabar aja viz, kakak yakin derren akan membuka hati untuk kamu."
Viza hanya tersenyum pahit, ia pamit ingin segera ke mansion ardhan.
"Viza mau pulang dulu kak, kak alicee viza pulang yah."
Sambil bercipika cipiki, kevin hanya mengusap pelan rambut viza.
******
Mansion Alson
Anak-anak zee meminta ingin menginap di mansion alson aja dulu, mereka berempat merengek ingin menginap di mansion alson mau tak mau daddy edwind menuruti permintaan keempat cucunya.
"Opaaaaaaa...... Kami datang....."
Keempat bocah itu serentak teriak mencari papi ardhan.
"Opa disini nak, opa kengen banget dengan kalian berempat."
Ardhan yang baru keluar dari ruang kerja nya.
"Opa kita berempat akan punya dedek bayi 2 loh.."
Angel yang antusias menceritakan ke ardhan.
"Oh yaa... wah opa akan dapat cucu lagi dong yah 2 lagi."
Ardhan begitu senang, sampai iya menggendong arthur dengan riang.
Raja edwind dan ratu layla sudah pamit duluan, tiba-tiba ia mendapatkan pekerjaan yang mendadak.
__ADS_1
"Assalamualaikum..
Adrian dan zee baru saja tiba di mansion, dan membawa belanjaan zee tadinya ia juga membeli cemilan untuk anak-anaknya.
"WAALAIKUMSALAM..
"Mama dan daddy kemana, niel kirain mama udah sampai dari tadi?"
Tanya niel.
"Daddy singgah di swlayan sayang, daddy membeli susu untuk mama dan cemilan untuk kalian."
Jawab adrian
"Oh.. Grandpa dan grandma udah pulang duluan tadi, mereka meminta niel untuk menyampaikan jika mereka punya pekerjaan makanya belum sempat pamit.
Al dan angel jangan di tanya lagi mereka berdua sudah sibuk mencari cemilan kesukaan mereka, sedangkan arthur begitu melihat zee ia langsung merebahkan kepalanya di paha zee yang sedang duduk di sofa.
"Oh.. Iya pih, tadi abang dan zee ketemu viza di swalayan."
"Betul-betul anak itu, kamu engak mengajak viza pulang bang. Bagaimana pun viza adik sepupu kamu, papi sampai heran kenapa ia bisa tiba-tiba menghilang."
Ardhan yang terlihat sedih, saat mengingat viza tiba-tiba pergi tanpa ada kabar.
"Sabar pih, sebentar lagi viza datang kok."
Tak tak tak...
Suara sepatu hils terdengar keras ...
"Papiiiiiiii.... Vizaaaaa pulang..."
Viza yang baru saja tiba dan berlari menghampiri ardhan lalu memeluknya.
"Kamu kemana saja nak... Kamu menghilang begitu saja."
Ardhan yang membalas pelukkan viza, sambil menitihkan air mata.
Angel yang begitu kepo, langsung menarik tangan adrian dan bertanya siapa wanita cantik itu.
"Dad aunty cantik itu siapa?"
Tanya angel
"Itu aunty viza, aunty viza itu adik daddy."
Viza melihat keempat bocah yang menempel pada adrian dan zee, menyerit heran.
"Astaga ini siapa bang, cantik banget."
Viza bertanya sambil mengusap pipi angel yang terlihat lucu.
"Ini anak abang, Tuan putri daddy rian lah."
"Halo sayang, kamu cantik banget."
"Halo juga aunty cantik, nama aku angel."
"Ih.. aunty gemes melihat kamu semua, boleh aunty gendong kamu."
Angel melihat ke adrian seperti meminta persetujuan, adrian pun mengangguk.
Viza menggendong angel, tapi mata viza tertuju pada al niel dan arthur..
"Wah.. abang mah hebat banget punya anak 4 ganteng dan cantik."
"Sebentar lagi kami akan punya adik lagi aunty, 2 malahan."
"Oh yaaa...
Viza pura-pura kaget mendengar celoteh angel.
"Halo aunty nama aku Al
Al maju mencium tangan viza saat ia menyalaminya.
"Halo juga aunty nama aku niel dan yang itu arthur."
"Halo sayang, wah aunty pasti bakalan betah disini rame ada kalian berempat."
"Makanya kamu jangan menghilang tiba-tiba.
Sambar adrian.
Mereka bercengkrama di ruang keluarga, zee jangan di tanya ia sudah tepar dan ketiduran bersama arthur. Adrian segera memindahkan arthur terlebih dahulu ke kamarnya barulah zee yang ia pindahkan ke kamar mereka.
"Yang ganti baju dulu, baru tidur kembali."
__ADS_1
Adrian yang membangunkan zee, sambil membuka baju istrinya.
"Hmmm... Zee engak kuat by, mata zee engak bisa di buka."
"Astaga anak ini, semakin kesini malah lebih mirip angel tapi wajah kamu lebih mirip niel yang."
Setelah adrian selesai membersihkan badan zee, lalu mengganti dengan daster yang zee pesan dari indonesia.
"Abang kok lebih suka lihat kamu memakai daster ini ketimbang dress biasanya, kamu lebih cantik dan seksi."
Adrian pun segera membersihkan tubuhnya lalu, mengambil tab nya untuk memeriksa pekerjaan yang di kirim oleh randy tadi siang.
Di lain sisi randy yang masih sibuk dengan pekerjaannya tapi ia tiba-tiba memikirkan kania, mengapa anak itu tiba-tiba berubah. Dan randy pun berfikir ada apa dengan dirinya mengapa hatinya tidak iklaz saat kania mencuekinnya, sampai-sampai ia mengacak rambutnya hingga berantakan.
"Ada dengan anak itu, apa gue pernah berbuat salah yah.. Aiiss.. ngapain juga gue harus pikirin."
"Aaarrhh... Awas saja kamu gadis kecil, gara-gara kamu cuekin aku akhir-akhir ini aku terus aja mikirin kamu.
Hufff.....
********
4 hari kemudian..
Hari dimana kevin dan alicee melaksanakan pernikahannya, zee dan kania sedang menemani alicee di dalam kamar pengantin kania yang selalu berceloteh membuat alicee melupakan rasa gugupnya. Tapi tiba-tiba pintu mereka di ketuk dan muncullah viza dengan sangat cantik, kania yang melihat viza langsung mengingat jika wanita ini yang pernah memeluk randy saat itu
"Kenapa wanita ini disini, apa kak randy yang mengajaknya. Batin kania"
"Hai.. Maaf kak aku terlambat, tadi kak randy dan papi meminta aku ikut dengan nya.
Jelas viza.
"Iya engak apa-apa."
"Hai gadis kecil ku, apa kamu melupakan kakak cantik mu ini hingga kamu enggak mau memeluk ku." Sapa viza di hadapan kania.
"Kakak siapa...?"
Tanya kania sambil menggaruk kepala nya yang tidak gatal.
"Wah.. Kamu betul-betul melupakan kakak mu ini aku vizaa, kania astaga anak ini masih saja tetap lalod aku fikir kamu udah berubah cantik begini otak kamu pun ikut berubah engak lalod lagi alias tulalit."
"Apaaaaa.... Jadi kak viza yang waktu itu memeluk kak randy waktu di mall.
Kania langsung berdiri lalu berjoget seperti anak kecil yang mendapatkan mainan barunya.
Hahahahahha...
"Apa kak viza tahu, kania fikir kak randy punya pacar makanya ia selalu menolak ku. Dan karena waktu itu kania melihat kak randy memeluk kak viza kania langsung galau dan selalu menghindari kak randy."
Hahaha..
Viza alicee dan zee tertawa hingga mengeluarkan air matanya mendengar penuturun kania.
"Jadi kamu sempat cemburu nih, saat kamu lihat kakak yang meluk kak randy. Kenapa pada saat itu kamu engak labrak aja kak randy lalu kamu pukul dengan sepatu kamu atau kamu ambil air kamu siram aja muka nya seperti istri yang lagi melabrak suami sedang selingkuh."
"Iss... kania engak tega, kasian kak randy nya."
"Tapi kalau kak zee fikir-fikir sih, kamu lebih bagus cuek ke kak randy biar dia saja yang mengejar kamu. Apa lagi kak randy sering melamun semenjak kamu cuekin dia."
Saran zee kepada kania
"Oh yaaa.... Jadi kania harus bersikap dingin begitu ke kak randy biar dia aja yang ngejar kania balik begitu."
"Iya kamu cuek aja, dan sok engak kenal kalau bisa."
"Kamu juga viza, kamu harus melawan perasaan kamu. Aku tahu kamu menyukai kak derren, kak derren memang seperti itu tapi aku lihat sepertinya juga menyesal telah membuat kamu membencinya."
"Aku tidak membencinya kak, tapi aku menjaga jarak aja dari kak derren. Aku takut jika hati aku sakit lagi ketika kak derren menolakku lagi seperti dulu."
"Sudah.. intinya kalian berdua harus cuek terhadap para pria yang kalian suka biar dia penasaran."
Tok tok tok..
Masuk lah 3 paru baya yang masih terlihat cantik terutama mommy layla.
"Sayang sepertinya kamu harus keluar, di sana sudah ada kevin yang menunggu kamu acara ijab kabul nya juga sudah mau di mulai."
Tangan alicee tiba-tiba dingin kembali.
"Sudah engak usah gugup mami ada disini."
Mami sasa yang menenangkan alicee.
####################
Untuk cerita randy dan kania author pisah ya, ceritanya enggak kalah seru. Dan jangan lupa like nya kakak kakak pembaca😘😘
__ADS_1