Terpaksa Menikahi CEO Duda

Terpaksa Menikahi CEO Duda
Minta lagi


__ADS_3

Kegiatan panas Shaka dan Elena di sore hari membuat Elena terkekeh karena tidak menyangka dia akan memberikan hak Shaka sore ini.


Saat istri pertamanya berada di rumah bersama anak-anaknya. Elena merasa sedikit malu karena mengingat Mitha.


''Mas, mba Mitha masih di sini?''


''Hum.. Masih sama anak-anak.''


''Sayang aku minta maaf ya, Mitha akan sering datang ke sini untuk bertemu anak-anak. Aku sudah terlanjur janji memberikan ijin padanya.'' Jelas Shaka.


''Tidak apa-apa mas, aku senang kamu bisa berdamai dengan mba Mitha. Biar gimana pun anak-anak butuh ibunya.''


Mendengar jawaban Elena Shaka makin mengeratkan pelukannya dan mencium kening Elena.


''Sudah jam segini. Ayok kita mandi.'' Shaka melihat jam dinding menunjukkan pukul 5 lewat 15 menit.


''Mas aku udah mandi tadi.''


''Sayang kamu nggak mau bersihkan tubuhmu.?''


''Aku mau mas, ini juga udah gak nyaman. Tapi sakit, aku gak bisa duduk.''

__ADS_1


''Aku akan membantumu.'' Tanpa aba-aba Shaka langsung menggendong Elena ala bridal ke kamar mandi.


''Mas, kamu..'' Elena merasa malu karena dia di gendong tanpa alas apapun.


''Aku sudah melihat semuanya, kamu tidak perlu malu '' Ucap Shaka tertawa.


Shaka dan Elena mandi sama dan sudah bisa di pastikan Shaka tidak menyia-nyiakan kesempatan untuk bercinta lagi dengan Elena. Mandi yang harusnya bisa 30 menit kini mereka menghabiskan waktu mandinya 1 jam lebih. Semua akibat ulah shaka yang minta lagi.


*


*


Waktu makan malam pun tiba. Mitha belum juga pulang. Mau tidak mau Elena harus menawarkan Mitha untuk makan malam bersama.


''Tidak apa-apa, aku mengerti kamu sibuk. Sebagai CEO perusahaan pasti tugasmu banyak sekali. Setelah jadi CEO kuharap kamu tetap meluangkan waktu untuk anak-anak. Karena aku tidak enak hati jika harus tiap hari datang menemui mereka.''


''Mas Shaka sudah memberi ijin untuk mba datang setiap hari, aku tidak masalah kok. Aku senang melihat anak-anak bisa kembali merasakan kasih sayang ibunya.'' Elena berbicara sedikit tegas karena tidak suka dengan ucapan Mitha. Dia harus menyembunyikan sikap kesalnya karena ada anak-anak.


''Mba sudah waktunya makan malam, sebaiknya kita makan malam bersama. Pak Mul sudah menyiapkan semuanya.'' Elena mengajak Mitha untuk makan malam bersama.


''Baiklah, aku akan membawa anak-anak ke sana. Ayok sayang, waktunya makan malam. Setelah makan malam ibu harus kembali.''

__ADS_1


''Kenapa ibu harus kembali. Ini rumah kita Bu.'' Ucap Manse dengan kuat suara kas anak-anak.


Elena yang berjalan belum jauh pun mendengar ucapan Manse, dia memegang dadanya yang seolah berdetak kencang. Dia tahu betul apa yang di rasakan Manse, tapi ini sungguh menyakiti hatinya.


Elena merasa sejak kehadiran Mitha, anak-anak tidak lagi melihatnya. Dia berusaha untuk meyakinkan dirinya bahwa anak-anak memang harus lebih dekat dengan ibunya dari pada dirinya. Dia mempercepat langkahnya agar cepat sampai di meja makan untuk membantu pak Mul yang masih sibuk di dapur.


''Sayang sementara ini ibu tidak bisa menginap di sini. Lain kali ibu akan menginap ya, ibu janji. Ayok sekarang kita harus makan malam.''


Di meja makan semua orang sudah duduk di mejanya masing-masing. Shaka yang sudah mengetahui bahwa Mitha belum kembali pun hanya bisa pasrah demi anak-anak. Dia memilih tidak berkata sepatah katapun untuknya. Dia hanya sedikit menjawab pertanyaan ketika Manse bertanya padanya.


Makan malam ini sangat canggung karena kehadiran Mitha. Mitha yang melayani anak-anak untuk makan, menyiapkan makanan dan lauk pauk ke piring Evan dan Hana. Sembari menyuapi Manse makan membuat Elena tidak tahu harus ngapain lagi.


''Mba, biar aku aja yang kasi makan Manse, mba makan dulu aja.'' Ucap Elena untuk membuka suasana makan malam ini.


''Tidak apa-apa, biar aku saja. Kamu lanjutkan makannya.'' Ucap Mitha menolak tawaran Elena.


Shaka melihat ke arah Elena yang merasa kecewa karena tidak di kasi kesempatan untuk bersama anak-anak. Shaka memegang tangan Elena di bawah meja untuk menenangkan hatinya.


Setelah makan malam selesai Mitha pun langsung pamit untuk kembali.


...****************...

__ADS_1


TBC...


...****************...


__ADS_2