The Ugly Duckling

The Ugly Duckling
57


__ADS_3

Dear gadis gendutku,


Kata pertama yang aku ingin ucapkan adalah maaf aku tak bisa melihatmu menjadi mempelai. Terlalu pahit melihat pria lain yang menjadi pendampingmu. Mungkin aku terlalu egois, aku tak dapat merelakanmu, bahkan aku tak sanggup melihatmu bahagia dengan pria selain aku. Tapi, Tuhan mempunyai kehendak lain. Beri aku sedikit waktu untuk menerima kamu sebagai istri dari kakakku.


Aku akan sangat menantikan seorang keponakan yang menggemaskan, hubungi aku jika sang Bayi sudah lahir. Aku pasti akan datang, ini janjiku.


Salam sayang, Kenjiro.


Aku menitikkan air mataku, menelan kenyataan pahit jika Kenjiro tidak akan pernah datang. Anak-anak kami tidak akan pernah bertemu dengan pamannya yang tampan. Yama mengusap air mataku, dia tidak ingin melihatku menangis.


"Kita berangkat sekarang," ucap Yama tiba-tiba.


"Tunggu, tunggu ... sekarang? sekarang juga maksudnya?" Aku mengusap wajahku. Yama menggoyangkan kedua tiket itu.


"Ah ya, gimana sama luka kamu? bukannya dokter bilang nggak boleh banyak gerak ya?" Semoga alasanku masuk akal.


"Aku sudah pulih." Yama membuka sedikit pakaiannya, menampakkan bekas luka di sana yang baru saja mengering.


"Tapi kan ... tapi, tapi, tapi," ucapku panik mencari akal.


Yama tidak menunggu jawaban dariku, dia langsung menggendongku menuju mobil.


"Pakaian kita! Yama keluarin aku. Aku belum berkemas," ucapku dengan menggerakkan badanku panik ke sana ke mari mencoba membuka pintu mobil yang sudah di kunci olehnya.


"Semua sudah siap," jawbanya singkat.


"Keiko dan Tadashi nggak ikut? Mereka harusnya ikut." Aku mencari alasan.


"Mereka punya urusan sendiri."


Tubuhku lemas seketika, mendengar jawabannya. Memang tak ada yang dapat merubah kata-katanya, bos Yakuza. Mobil meluncur menuju bandara, kemudian Yama mengajakku menuju lorong kelas bisnis. Aku memilih duduk di dekat jendela, melihat lautan awan.


Pesawat mulai lepas landas, Yama menggenggam tanganku. Setelah pesawat mulai stabil, dia mengganti jam tangannya, membuatku bertanya.


"Kenapa diganti? mau bergaya?" godaku.


"Tidak, aku memakai jam tangan dengan waktu maldives." Yama memasang wajah dinginnya.


"Dih, dingin amat." Aku memalingkan wajahku menghadap jendela.


Aku melirik Yama yang memakai kacamata hitamnya dan memakai head set, mungkin dia sedang tertidur. Aku memberanikan diri untuk mengambil satu sisi headset nya dan ikut mendengarkan. Sebuah lagu Jepang yang baru bagiku, tetapi enak di dengar.


Zero Gravity, by I don't like Monday's.


This is the song for you


This is the song with our memories


This is the song for you


This is the song with our melodies


君への気持ちをカタチにして伝えてみようとしたんだ

__ADS_1


この世界にある言葉だけじゃ足りない気がしたのさ


So beautiful girl


I want you to know


どんなフレーズを並べたら


Oh beautiful girl


I want you to know


君の理想に届くのかい?


You take me to zero gravity


Keep me away from reality


You take me to zero gravity


人はそれをきっと愛と呼んでいるのだろう


Maybe I'm drunk tonight


Maybe I'm drunk tonight a little bit


Maybe I'm drunk tonight


Maybe I'm drunk tonight a little bit


心と心が繋がるのは簡単じゃないみたいだ


So beautiful girl


I want you to know


こんな気持ちにさせるのは


Oh beautiful girl


I want you to know


あなた以外にいないから


You take me to zero gravity


Keep me away from reality


You take me to zero gravity


人はそれをきっと愛と呼んでいるのだろう


Let me try

__ADS_1


Let me try to sing a song for you


Let me try


Let me try to be a man for you


「貴方は貴方のままでいい」と君は言うけれど


そのセリフが余計に僕を惑わすのさ oh


So beautiful girl


I want you to know


どんなフレーズを並べたら


Oh beautiful girl


I want you to know


君の理想に届くのかい?


You take me to zero gravity


Keep me away from reality


You take me to zero gravity


だから僕はずっと君に愛を歌うのさ


Yama menoleh padaku dan membuka kacamatanya, "Kamulah yang membawaku ke nol gravitasi, kamu membuat bebanku terasa ringan," ucap Yama dengan pandangan mata penuh cinta.


Aku tak kuasa dipandangnya seperti itu, perpagutan bibir kami tak terelakkan. Aku dapat merasakan betapa besar rasa cintanya padaku. Pandangan mata kami saling beradu, aku memeluk lengannya mesra.


"Aku mencintaimu Istriku." lanjut Yama dengan membelai halus pipiku.


Aku menyandarkan kepalaku di bahunya, berusaha tertidur. Perjalanan kali ini agak sedikit lama, kira-kira membutuhkan waktu kurang lebih 8 jam.


Yang penasaran ronde selanjutnya kasih komen, like dan jangan lupa favoritin dan share.


Ada karya bagus teman-teman, milik teman Penaku. Namanya


Napen : Isti Shaburu


Judul : Romansa Dokter Ganteng dan pelayan Cafe.


Niat hati hanya membantu Veronica sang pelayan Cafe cantik dan pendiam yang sedang dalam kesulitan untuk biaya rumah sakit sang ibu dengan cara menikah secara siri, Agam Arsenio sang dokter ganteng pujaan hati para dokter dan perawat serta pasien wanita malah jatuh cinta pada Veronica


Bagaimana kisah cinta mereka? Apakah Mereka akan menikah secara resmi?


Nantikan kisah gaje mereka yang segaje-gajenya


__ADS_1


__ADS_2