
"Sayang ... Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Yama.
Tumben si Yakuza gila ini panggil aku Sayang? kayaknya dia udah nggak tahan, aduh ... gimana nih, kok aku jadi takut gini.
"Sakura?" panggilnya lagi.
"I,iya ... tunggu sebentar," jawabku.
Aku menghidupkan shower dan mengguyur tubuhku. Aku melompat-lompat kecil dan menggoyangkan tanganku mencoba menjadi rilex. Aku menarik nafas panjang lalu menghembuskannya perlahan. Kemudian aku mengeringkan rambutku dengan hairdryer, mencoba mengulur sedikit waktu lagi.
Aku harus berani! ini kan udah jadi tanggung jawab istri untuk melayani suami. Semangat Sarah! Aku mengepalkan tangaku ke udara seperti kebiasaanku.
Aku membuka pintu perlahan, Yama menungguku di depan pintu dengan kedua tangannya berada di balik punggung. Aku menatap matanya, begitu penuh akan kasih sayang dan kebahagiaan. Yama mengulurkan tangannya, aku melangkah perlahan menyambut uluran tangannya.
Yama menyalakan ponselnya, memilih sebuah lagu dari aplikasi andalannya untuk menemani malam kami. Dia memelukku mesra, sebuah lagu romantis menambah panas keadaan. Yama tak banyak bicara, aku tahu dia bukan orang yang romantis. Dia mulai mencium bibirku lembut, sepertinya dia ingin membuatku rilex.
Dia mempersiapkan samurainya dan menatapku, aku menelan salivaku kasar melihat samurainya yang begitu panjang. Aku mengangguk ragu, tetapi kemudian ia mulai mencium bibirku lembut. Rasa tenang dan nyaman di salurkannya.
Dengan perlahan dan pasti samurai mulai masuk kedalam sarungnya. Aku mencengkeram tangannya erat, terasa sedikit sakit. Samurainya semakin masuk, lalu aku mendengar suara 'krek' dari sana. Aku melepas perpagutan bibir kita dan berteriak kesakitan. "Sakit ... " ucapku.
__ADS_1
Yama mengusap peluh di dahiku, "tenanglah, sekarang tidak akan sakit lagi."
Aku mengangguk pasrah, samurainya mulai bergerak dengan tempo lambat. Suara kami memenuhi ruangan kamar ini. Gerakannya berubah menjadi cepat dan mantap, membuat tubuhku berguncang.
Yama membuatku lemas, entah sudah berapa lama dia bergerak di atasku. Aku merasa seperti melayang, aku memanggil namanya keras bersamaan dengan masuknya cairan Yama menuju rahimku.
Yama memelukku, kemudian ia mengucapkan terimakasih padaku. Aku yang sudah lelah tak dapat bergerak, mataku telah terpejam. Kemudian aku mendengarnya berbisik, "Hari ini aku hanya bermain sebentar, lain kali aku tak akan menahan diri. Terimakasih istriku."
Besok urusan besok, aku sudah sangat capek dan ngantuk, batinku. Yama ikut terlelap dengan memelukku erat.
Pagi ini aku terbangun dengan badan yang terasa remuk. Kulihat jam di ponselku sudah menunjukkan pukul 10 pagi. "Tidurlah sebentar lagi," ucap Yama.
"Tapi ini sudah jam 10," ucapku
Aku memutuskan untuk tidur sebentar lagi menuruti kata-kata Yama, badanku memang masih terasa lemas. Kira-kira dua jam kemudian aku terbangun, aku tidak menemukan Yama di sampingku. Mataku fokus dengan bercak merah di atas seprai, aku bermaksud untuk turun dari ranjang dan mengganti seprai.
Aku berusaha menahan rasa perih sisa semalam, dengan tertatih aku berjalan menuju kamar mandi. Betapa terkejutnya aku, Yama keluar dari sana tanpa busana. Reflex aku mendorongnya, tetapi bukan dia yang terjatuh justru aku yang terjatuh ke belakang. Dengan sigap Yama menangkap tubuhku.
Dia menggendongku masuk ke dalam kamar mandi yang bernuansa laut ini. Yama meletakkanku di dalam bathup yang sudah disiapkannya. Dia bermaksud untuk membantuku mandi, tetapi aku menolaknya. Aku takut jika samurainya kembali bangun dan ingin disarungkan lagi. Yama memutuskan untuk menungguku diluar.
__ADS_1
Aku menikmati mandi pagiku ini, essense mawar yang di teteskan Yama tadi menambah suasana rilex. Aku memejamkan mataku sebentar, memanjakan diriku. Beberapa saat kemudian, aku keluar dari kamar mandi dan terkejut dengan pemandangan yang ada di depanku.
Halo para readers yang setia, yuk komen dan share jangan lupa di like dan fav ya...makasih😘
Ada novel bagus dari teman penaku, silahkan di baca kakak. Ceritanya sangat menarik😍👍
Judul : Stuck Marriage.
Napen : Tyatul.
Season 1
Rencana menyelamatkan diri dari musuh keluarganya membuat Ariana Delta terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang sopir taksi bernama Alex Bara.
Setelah terbiasa hidup bersama membuat benih benih cinta diantara mereka tumbuh.
Ariana dan Alex memiliki rahasia yang tak diketahui masing masing. Hingga kebenaran terungkap, apakah keduanya tetap bisa saling mencintai?
Season 2
__ADS_1
Menceritakan kisah anak pertama Ariana dan Alex siapa lagi kalau bukan Albian Ivander Bara dengan segala pesonanya.