
Sarah berjalan gontai keluar dari kamar tempatnya di rawat itu. Darah masih menetes dari tangannya, memberi jejak merah desepanjang jalannya. Yama tidak tinggal diam, dia bergegas berdiri dan menggendong paksa Sarah kembali menuju kamarnya. Sarah memberontak, dia memaki dan berteriak pada Yama.
"Ini adalah anakku! aku nggak mau anakku jadi sepertimu, izinkan aku pergi dari sini dan menjauh dari hidupmu." Sarah berbicara dengan tegas setelah emosinya reda.
"Aku tidak akan pernah melepaskanmu, begitu juga dengan anak kita. Aku akan menjadi Ayah yang baik sesuai dengan versiku." Yama menjawab tak kalah tegas.
Yama tidak ingin kehilangan anaknya, dia berjanji akan membongkar semua kejahatan Mia. Sarah hanya diam, dia tidak menunjukkan ekspresi apapun. Tadashi saat ini sibuk melakukan panggilan telepon, dia meminta semua bukti yang telah dikumpulkan oleh anak buahnya untuk Yama.
__ADS_1
Yama menunjukkan beberapa bukti itu kepada Sarah, bukti bahwa ia telah diberi obat bius. Sayangnya, Sarah tidak mau melihat video itu. Dia sudah muak dengan tingkah Yama yang selalu saja berhubungan dengan perempuan. Yama menghembuskan nafasnya berat, dia memikirkan cara untuk membuat tikus itu keluar dari lubang persembunyiannya.
Yama meminta Hana untuk menemani Sarah, sedangkan perusahaan ia serahkan kepada seseorang yang dapat dipercayainya. Yama bermaksud menjadikan Keiko sebagai umpan. Keiko keluar dari ruang operasi dengan jari yang di balut perban.
Yama meminta Keiko untuk menghubungi sang kakak dengan dalih bersedih atas kabar gugurnya bayi yang di kandung Sarah. Keiko melakukan perintah Yama, dirinya meminta bertemu di teluk Yokohama. Mia tidak bodoh, dia meminta informasi dimana Sarah sedang di rawat. Keiko memberikan informasi itu, Yama tidak tahu jika Keiko memberikan informasi mengenai keberadaan Sarah.
Yama menunggu di pelabuhan Yokohama, dia mencari tempat yang dapat melihat teluk Yokohama dengan jelas. Akan tetapi prediksinya salah. Mia menuju rumah sakit, tempat Sarah dirawat.
__ADS_1
Sarah memberi instruksi kepada Hana agar dia bersembunyi, sedangkan dirinya meraih belati yang di tinggalkan oleh Keiko di atas meja. Sarah bergegas kembali ke ranjangnya dan berpura-pura tertidur. Beberapa penjaga di luar tampak berbincang sebentar sebelum kemudian mempersilakan wanita itu untuk masuk.
Wanita itu berjalan mendekati Sarah, sedangkan Hana menghubungi Yama dari tempat persembunyiannya. Hana meminta Yama untuk tidak bersuara. Hana mengarahkan kameranya kearah Sarah, memberikan siaran langsung kepada Yama. Yama bergegas kembali ke rumah sakit bersama Tadashi dan Keiko. Selama perjalanan, Yama terus melihat ponselnya.
"Hahaha ... akhirnya aku dapat melihat kehancuran dari keluarga Ito, kali ini giliranmu yang akan menjadi korban. Aku sudah menemukan beberapa orang yang mau membelimu. Tenang saja, mereka akan membuatmu terkoyak hingga kau tak bernyawa." Sekali lagi Mia tertawa mengerikan.
Dia mengeluarkan sebuah jarum suntik dan bersiap untuk memberikan suntikan itu kepada Sarah. Sarah membuka matanya, membuat Mia sedikit tersentak kaget. Pandangan Sarah sangat tajam penuh dengan amarah.
__ADS_1
Mia berkacak pinggang, dia melihat Sarah dengan pandangan meremehkan. Sarah mengubah posisinya menjadi duduk, dan mengulurkan tangannya.
**😱😱😱**