
"Mayu! lepasin Mayu! dia nggak mau main sama kamu!" Ichi menarik tangan sebelah Mayu yang berusaha menggapainya.
"Berisik! kenapa bocah ini selalu mengganggu kita?! sudah 1 bulan lebih misi kita ini tapi belum selesai juga!" Seorang berbadan besar tampak marah.
" Ichi! sudah kubilang jangan buat keributan!" Ayumi datang bersama beberapa guru lainnya, teriakan Ichi membuat beberapa orang yang mendatanginya mengurungkan niat penjahat itu.
Rupanya aksi penculikan anak di daerah itu telah berlangsung selama kurang lebih 1 bulan. Yama yang mengetahui sekolah anaknya tidak aman mencoba menyelidiki apa yang terjadi. Beberapa mata-mata Yama sudah bersiap, sedangkan mata-mata Hana baru saja masuk dan bergabung.
Plak! plak! Ayumi memukul kaki Ichiro, tidak ada tangisan dan teriakan yang keluar dari anak 5 tahun itu. Tatapan tajam dilayangkannya ke arah Ayumi. "Sudah kubilang berkali-kali, jangan melotot ke arah ku!" bentak Ayumi.
__ADS_1
Ayumi menyeret Ichiro dan memasukkannya ke dalam gudang. Orang-orang Hana telah mengabadikan momen itu, berbeda dengan orang-orang Yama yang memberikan siaran langsung kepada Yama. Yama mengepalkan tangannya kuat, dia sangat ingin membela Ichiro dan melenyapkan Ayumi.
Sepulang sekolah, Ayumi mengancam agar Ichiro menutup mulut. Seperti biasa, ia akan merayu-rayu Yama. Senyum palsunya membuat Yama muak, tetapi ditahannya.
Sarah dan Keiko yang baru saja datang melihat adegan itu, hati Sarah terasa panas saat melihat Yama tersenyum manis pada Ayumi. Dia tidak ingin bertindak gegabah, Sarah memutuskan untuk menyelidiki terlebih dahulu. Bukti belum terkumpul sempurna untuk menghakimi suaminya.
Ichi memandang Ayahnya dengan tatapan tak suka saat sang Ayah tersenyum lebar ke arah Ayumi. Berkali-kali dia menarik jas sang Ayah untuk pulang, tetapi Yama bergeming dengan kekuatan Ichiro yang tidak ada apa-apanya. Sarah masih berada di tempatnya walaupun kedua orang yang disayanginya telah pergi, namun kejadian tidak terduga tertangkap oleh matanya.
Keiko dan Sarah melakukan pengintaian terhadap Ayumi. Tidak terlihat tanda-tanda dari dalam mobil membuat Sarah semakin penasaran. Mereka tiba di pelabuhan, di tempat yang sedikit sepi dengan perahu.
__ADS_1
Ayumi meminta anak itu untuk turun, entah rayuan apa yang di ucapkannya. Seorang pria bertubuh besar keluar dari sebuah kapal barang, Ayumi memberi instruksi kepadanya untuk membawa anak itu. Sudah pasti anak itu menangis dan meronta, dia memanggil Ayumi tetapi hanya mendapat pelototan mata.
Sarah menutup mulutnya tak percaya dengan kejadian yang dilihatnya itu. Seorang penjahat berada di lingkungan anaknya, tentu saja membuat hati Sarah menjadi gundah. Dia bermaksud menggagalkan rencana Ayumi, tetapi tangannya di cekal oleh Keiko.
"Maaf Nona, lebih baik kita berdiskusi dengan Tuan Ito terlebih dahulu. Saya kira, ini adalah maksud dari kedekatan tuan Ito dengan wanita itu."
"Baiklah, aku mau kita ketemu Yama sekarang! Aku nggak kebayang apa yang akan terjadi dengan anak itu." Mata Sarah berkaca-kaca.
Ternyata orang-orang Yama dan Hana pun sudah merekam dan mengirim kejadian itu kepada bos mereka masing-masing. Hana menyadari keberadaan Sarah disana, dia menghampiri Sarah yang baru saja datang.
__ADS_1
"Sakura ... "