Truth Seeker

Truth Seeker
Chapter 14: Masuk ke dalam


__ADS_3

Mereka mulai berjalan ke tempat yang sebelumnya ingin didatangi oleh Richard. Selama di perjalanan, Dom bertanya banyak hal. Mulai dari tempat yang ingin dituju, hingga pertanyaan yang terbilang baru di dengar oleh Richard.


“Sebenarnya kita akan kemana paman?? Kenapa dari tadi tidak sampai juga,” ucap Dom yang mulai bosan.


“Sudahlah tidak usah mengeluh, nanti juga kau akan tau,” balas Richard.


“Oh iya, ketika paman menjelaskan tentang sihir waktu itu, ada satu hal yang masih aku belum pahami yaitu tentang elemen, sebenarnya elemen itu seperti apa?” tanya Dom.


“Hmm ... bagaimana aku menjelaskannya kepada anak kecil ya?"


Tapi melihat waktu itu dia cukup pandai dalam interaksi, sepertinya anak ini akan mengerti.


"Elemen itu merupakan hal dasar agar bisa menghasilkan sihir, di dunia ini, elemen terbagi menjadi 4 tingkat, mulai dari yang terlemah yaitu normal, spesial, unique, dan mystic.


Meskipun ada urutannya, tapi aku tidak setuju jika elemen yang tergolong normal masuk kedalam kategori lemah, karena itu tergantung bagaimana manusia dapat memaksimalkannya.


”Aku sendiri pengguna elemen api, tapi saat ini aku masuk kedalam jajaran orang terkuat di kerajaan wahahaha,” ujar Richard yang niat awalnya hanya ingin sombong.


"Aku tidak yakin dengan itu," ujar Dom


Padahal aku sudah serius mendengarkan, akhirnya tetap saja begini.


"Wahaha tapi kau mengakuiku sebagai orang kuat, bukankah begitu muridku?" sindir Richard.


Kalau ada peluang, mungkin aku akan melemparnya ke dalam jurang.


“Mendengar penjelasan tadi, jadi maksudmu sekuat apapun elemen yang orang miliki jika tidak bisa menggunakannya dengan baik maka tetap saja menjadi lemah?” tanya Dom.


“Yah itu hanya pendapatku, tapi setelah melawan banyak musuh yang mempunyai elemen tertentu, aku rasa penjelasanku tadi cukup logis.”

__ADS_1


“Lalu bagaimana dengan elemen lainnya paman?” tanya Dom.


Mungkin hal yang aku benci dari anak ini adalah ketika dia sudah mulai bertanya.


“Tidak jauh berbeda, hanya saja aku masih belum mengetahui tentang elemen unique dan mystic. Elemen itu memang berada dalam tingkatan teratas, tapi aku sendiri belum pernah melihat ada yang menggunakannya. Bahkan aku sempat berpikir jika orang-orang hanya melebihkannya saja,” ujar Richard.


Ketika mereka sedang asik berinteraksi, ternyata tempat yang ingin didatangi oleh Richard sudah berada di depan mata.


“Baiklah nak, karena kita sudah sampai di tempat tujuan, kita lanjutkan obrolannya nanti,” ujar Richard sambil memandang ke depan.


Dom melihat ada sesuatu yang besar di depannya, mirip seperti sebuah gua hanya saja terlihat lebih bagus dan sedikit berisik.


“Wow aku baru pertama kali melihat ini, apa ini paman?” tanya Dom.


“Ini adalah sebuah Dungeon, tempat dimana kita akan berburu monster yang cukup kuat, setidaknya lebih kuat dari yang biasa kita hadapi. Tapi sebelum itu, aku akan memberitahumu sesuatu.”


“Apa itu?”


“Siap bos!” seru Dom.


Hehehe sepertinya memang pilihan yang tepat aku membawa sesuatu yang diberikan oleh Paman Octo.


Mereka berdua mulai memasuki Dungeon tersebut sambil mengamati keadaan sekitar. Namun ... mereka tidak tulisan di samping pintu masuk yang memberitahukan bahwa tempat tersebut merupakan Secret Dungeon.


Secret Dungeon merupakan sebuah Dungeon yang tingkatannya bisa berubah sewaktu-waktu. Jadi, saat ini Richard dan Dom sedang memasuki sebuah tempat yang masih misterius. Bahkan jika tidak beruntung, bisa saja muncul Dungeon dengan tingkatan tersulit yaitu tingkat S.


Kondisi di dalam Dungeon cukup gelap, sehingga Richard menggunakan sihir apinya untuk membuat cahaya. Namun ... hal itu justru memancing kumpulan monster yang bersembunyi di sekitar tempat tersebut.


“Sepertinya kita kedatangan tamu,” ujar Richard yang melihat sekawanan monster.

__ADS_1


“Uaaa banyak sekali,” balas Dom dengan wajah sedikit takut.


“Tenanglah, mereka hanya kawanan monster lemah, bahkan kau sendiri pun bisa melawannya.”


“Baiklah kalau begitu, aku akan mulai duluan." Dom mulai memasang kuda-kuda bertarungnya.


"Hyaaa!!!” Satu per satu monster mulai jatuh setelah menerima pukulan dari Dom.


Benar kata paman, mereka hanyalah monster lemah.


Ketika kawanan monster tersebut sudah dibantai habis oleh Dom, Richard merasakan sesuatu dengan aura cukup kuat dari dalam dungeon tersebut.


“Grrrrrr,” suara monster.


“Aura ini?” Richard menatap tajam arah keberadaan monster.


--------------------------


“Hai terima kasih yang sudah membaca, kali ini aku akan membahas urutan elemen mulai dari yang terlemah hingga yang terkuat, tolong diingat ya.


Elemen normal: “api, udara, tanah, dan air.”


Elemen spesial: “Petir, es, necro, bayangan, tumbuhan, kristal, kayu, summon dan perubahan bentuk.”


Elemen unique: “Cahaya, dan kegelapan.”


Elemen mystic: “???”


Normalnya orang hanya dapat menguasai satu elemen, namun ada beberapa orang tertentu yang bisa menguasai dua elemen. Bagi yang sudah menguasai kedua elemen tersebut dengan sempurna, dapat menggabungkannya sehingga menjadi kekuatan baru.

__ADS_1


Mungkin itu saja informasi yang bisa kuberikan pada kalian, sampai bertemu lagi!!!”


__ADS_2