
Aura Dom menjadi semakin hitam, disusul dengan tekanan kuat yang membuat Richard sedikit terhempas ke belakang.
“Boom!!!”
Kebangkitan sihir kegelapan Dom menimbulkan sebuah ledakan sehingga tempat tersebut dipenuhi dengan asap.
Tekanannya kuat sekali ... bahkan aku yang sudah menggunakan sihir pelindung masih terkena dampaknya.
Sebuah tekanan yang jarang sekali Richard lihat, dikeluarkan oleh seorang bocah berusia 7 tahun.
Meskipun Richard senang dengan kebangkitan Dom setelah berhasil mendapatkan dua elemen sekaligus. Tapi dia juga khawatir dengan keadaan Dom saat ini. Jika sihir yang diterima melebihi kapasitas dari tubuhnya, maka secara tidak sengaja Dom bisa meledak.
“Dom sadarlah!!!” Richard mencoba memanggil Dom dari kejauhan namun tidak didengar oleh Dom.
"UAAA!"
Sial … kesadarannya sudah diambil oleh kekuatannya sendiri.
Karena terlalu banyak menerima sihir, inti mana yang terdapat dalam tubuh Dom tidak sanggup menahannya sehingga dirinya kehilangan kendali.
Setelah mengalami proses kebangkitan yang memakan waktu cukup lama, pancaran auranya terlihat berbeda. Ditambah lagi, karena kesadarannya sudah direbut, matanya berubah menjadi biru kehitaman.
“jika begini … aku tidak punya pilihan lain selain bertarung.” Richard mulai mengeluarkan elemen apinya untuk melawan Dom.
“Kau yang memintaku melakukan ini nak-” Belum sempat menyelesaikan ucapannya, sebuah tinju dari arah samping menghantam Richard dengan sangat kuat sehingga membuatnya terpental.
“Uhuk … uhuk,” Richard mengelap luka di wajahnya.
__ADS_1
Apa-apaan itu?? Tidak kusangka dia bisa mendaratkan sebuah pukulan di wajah tampan ini.
Richard sangat terkejut dengan kecepatan Dom saat ini karena untuk pertama kali Richard tidak bisa melihat gerakan Dom.
Kekuatan Dom semakin meluap, dia mulai menyerang dari berbagai arah dan membakar banyak hutan di sekitarnya. Karena ini masalah serius, Richard tidak punya pilihan lain selain melukainya.
Ini tidak bisa diselesaikan hanya dengan memukulnya.
“Elemen api … Estoc Sword.” Untuk pertama kalinya Richard memperlihatkan sebuah pedang.
Sudah lama aku tidak menggunakan ini.
Meskipun tidak terlihat membawa pedang. Faktanya, Richard adalah seorang Magic Swordsman. Tapi, dia jarang sekali memperlihatkan pedangnya dan selalu menyimpannya ke dalam sihir api miliknya.
“Baiklah kita mulai Dom ....” Richard mengubah gerakannya dan menjadi sangat cepat.
“Srang srang sreng,” pertarungan Richard dengan Dom terjadi.
"Grrr," suara Dom saat dirinya sedang tidak terkendali.
Dom membuat sebuah cakar dari elemennya sehingga dia tidak membutuhkan pedang untuk melawan Richard.
Ketika tempo pertarungan semakin cepat, Dom tiba-tiba bergerak mundur. Tapi … itu bukan karena dia tidak bisa mengimbangi kecepatan Richard, melainkan akan melancarkan sebuah serangan.
Sebuah bola hitam dikeluarkan dari mulut Dom. Serangan itu pernah dipakai sebelumnya oleh Archiven, hanya saja, serangan Dom masih lebih lemah.
Melihat itu, Richard menjadi gelisah karena tekanan dari serangan itu bisa saja membunuhnya.
__ADS_1
“Bocah sialan, apa kau berniat untuk membunuhku??!!” teriak Richard yang tidak percaya dengan apa yang dilihatnya saat ini.
Serangan setara dengan sihir tingkat atas sehingga membuat Richard tidak punya pilihan lain selain menggunakan salah satu sihir terkuatnya.
Sial … kemampuan regennya sangat merepotkan, jika begini aku harus melawannya dengan serius.
Maaf tapi aku tidak punya pilihan lain. Semoga ini bisa menyadarkannya, karena ... aku merasakan firasat yang sangat buruk apabila bocah ini tidak menghentikan amukannya.
Richard memasang kuda-kudanya dan kemudian menggerakan tangannya untuk menciptakan sesuatu.
Sebuah Bola api perlahan-lahan tercipta dari tangan Richard, api ini bahkan membakar hutan yang ada di dekatnya. Ini adalah sihir tingkat tinggi milik Richard yang hanya digunakan ketika dia bertarung dengan lawan rank S.
“Grrrrraaa!” Dom melancarkan serangan bola hitamnya.
*Anak ini bahkan tidak segan-segan mengeluarkan sihir penghancur kepadaku*.
“Sadarlah bocah nakal!"
"Hryaaaa!!! Richard mengangkat tangannya ke atas.
"Elemen api … Supernova!!!”
“BOOM!!!”
Bola hitam milik Dom dan Supernova dari Richard saling beradu sehingga menimbulkan ledakan yang hebat sehingga menghancurkan area sekitar termasuk rumah mereka sendiri.
Asap menyelimuti tempat tersebut dan keberadaan Dom dan Richard masih belum bisa diketahui.
__ADS_1
Bersambung ....