
Hutan Terraria merupakan sebuah kawasan yang didalamnya terdiri dari 3 bagian, yaitu luar, tengah, dan dalam. Setiap bagian memiliki ceritanya sendiri.
Bagian luar merupakan tempat yang biasa digunakan untuk melintasi jalan ataupun melakukan aktivias sehari-hari. Selain itu, tempat ini merupakan area bebas monster sehingga dapat ditinggali oleh manusia.
Pada bagian tengah, tempat ini mulai sedikit gelap karena terdapat banyak pepohonan besar sehingga menutupi sinar matahari. Di tambah lagi, banyak monster sering berkeliaran mulai dari Rank D hingga B.
Penyebab monster bisa berada di hutan ini masih menjadi misteri. Namun karena hal tersebut, membuat area ini tidak cocok untuk dijadikan sebagai tempat tinggal bagi manusia.
Area bagian tengah ini biasa digunakan oleh para petualang untuk berburu monster. Tapi ... bagi petualang tingkat pemula, masuk ke dalam tempat ini seperti menuju gerbang kematian.
Terakhir adalah hutan bagian dalam, tempat ini yang paling misterius dari area lainnya karena informasi yang tersedia hanya sedikit. Selain itu, banyak orang menamai hutan ini dengan sebutan nada kematian. Hal tersebut terjadi karena selalu terdengar suara jeritan entah itu manusia, maupun makhluk lain.
Suatu hari, terdapat satu kelompok yang mencoba mencari tantangan dengan masuk ke dalam area ini. Namun … keberadaan mereka tidak pernah terlihat lagi setelah itu. Yang terdengar hanyalah suara jeritan dari kejauhan.
Dari semua orang yang pernah datang ke tempat tersebut, hanya ada beberapa orang yang berhasil keluar. Namun … tidak ada dari mereka yang keluar dalam keadaan tubuh utuh.
Banyak orang mengasumsikan bahwa di tempat tersebut dihuni oleh monster Rank A hingga S. Meskipun masih sekadar opini, tapi banyak orang yakin bahwa tempat tersebut memang dihuni oleh monster yang sangat kuat. Sehingga peluang untuk keluar dari tempat tersebut sangat kecil.
Diantara semua kisah yang berkaitan dengan Hutan Teraria, terdapat makhluk penjaga yang melindungi tempat tersebut, biasanya mereka dipanggil sebagai Dryad.
Dryad merupakan peri penjaga Hutan Teraria yang tinggal di area bagian tengah. Keberadaan mereka sangat dibutuhkan demi menjaga hutan tersebut agar tetap hijau.
__ADS_1
Namun ... karena suatu musibah besar. Banyak dari mereka yang menghilang secara misterius, dan sekarang salah satu dari mereka sedang dalam bahaya.
“TOLONG!!!” salah satu dari Dryad meminta tolong karena sedang dikejar oleh petualang gelap.
Aku baru saja menggunakan kekuatanku untuk menghijaukan hutan ini. Dari auranya ... mereka setara dengan Rank B.
“Mau kemana kau peri kecil hahaha,” ujar salah satu petualang gelap.
“Pergilah, jangan ganggu hutan ini! *Leaf Attack*!!” Kumpulan daun mulai menyerang para petualang gelap.
Saat ini, Dryad sedang dikejar oleh belasan dari petualang gelap. Sebelumnya, mereka sudah merencanakan untuk menangkap makhluk tersebut ketika sedang lengah.
Dryad merupakan salah satu makhluk langka di dunia sihir ini. Karenanya, mereka sering diincar oleh petualang gelap.
“Pergilah bersama kami peri cantik, terimalah ini!!! Elemen air … Suiton,” sebuah tembakan air mengarah kepada peri tersebut.
“Dryad Shield.” Serangan musuh berhasil dihadang oleh sihir terakhir yang bisa dikeluarkan Dryad.
Ah tidak, sihirku sudah habis ... aku harus segera menuju area luar hutan untuk meminta tolong, semoga masih sempat.
Setelah berusaha menghindari serangan musuh yang bertubi-tubi. Akhirnya peri tersebut berhasil tiba pada area luar hutan. Namun ... ketika hendak melangkah lebih jauh, sebuah meriam air mengenai tubuhnya.
__ADS_1
“Jedam!!!”
“Ahh!!!” Peri tersebut terkena serangan yang mengenai bagian vitalnya.
Kalau aku pingsan, maka tidak ada kesempatan lagi. Aku harus terus kabur sampai ada yang menemukanku.
“TOLONG!” teriak Dryad.
Suara teriakan dari Dryad berhasil didengar oleh Richard dan juga Dom. Karenanya mereka mengurungkan niat untuk kembali ke rumah dan bergerak ke hutan.
“Hey paman, apa kau mendengarnya?” tanya Dom sambil melihat ke arah hutan.
“Seperti ada suara minta tolong.” Richard memasang telinganya hingga terlihat seperti orang aneh.
“TOLONG!!!” teriakan dari peri tersebut semakin nyaring.
“Ada seseorang yang membutuhkan pertolongan, kita harus bergegas paman.” Dom berlari meninggalkan Richard tanpa tau seberapa bahayanya tempat tersebut.
“Dom tunggu! Ah ... aku lupa memberitahunya tentang bahaya dari hutan ini.” Richard mengejar Dom dari belakang.
Bertahanlah, Dom Sylvester akan datang!!!
__ADS_1
Bersambung ....