
Selama Richard pergi untuk sementara waktu, Dom berlatih bersama dengan Octo, dan teman-temannya. Tapi … karena Dom orang yang tidak sabaran, dia mencoba menguji kekuatannya sendiri.
"Bangkitlah kekuatan! teriak Dom.
Kenapa rasanya sulit sekali ....
Segala percobaannya tidak ada yang berhasil, tentunya hal tersebut membuat Dom menjadi kesal. Namun ... ia juga hanya bisa menunggu sampai Richard kembali.
Meskipun saat ini Dom sudah mendapatkan sebuah kekuatan dari Archiven. Selama inti mananya belum dibangkitkan, maka tetap saja kekuatan tersebut tidak akan berguna.
Ah daripada memikirkan itu, lebih baik aku kembali berlatih bersama Paman Octo.
Di belakang rumah Octo.
“Srang srang srang,” Dom sedang berlatih pedang dengan Octo.
Meskipun sudah beberapa kali bertanding dengan Octo. Tetap saja Dom masih tidak bisa fokus sehingga beberapa kali terkena sayatan pedang.
Hmm dia tidak seperti biasanya, sepertinya bocah ini sedang banyak pikiran.
“Pikiranmu tidak sedang berada disini, kalau begitu latihan ini cukup sampai disini saja. Ambilah …,” Octo memberi Dom air setelah selesai latihan.
“Maaf paman, saat ini aku sedang memikirkan sesuatu,” ujar Dom yang merasa bersalah karena tidak bisa fokus latihan.
“Memangnya apa yang sedang kau pikirkan?” tanya Octo sambil meminum airnya.
__ADS_1
“Hey paman, menurutmu mendapatkan elemen dari seekor Mystical Spirit Beast itu mungkin?” tanya Dom yang bertanya dengan polosnya.
“Kenapa bocah sepertimu bisa tau sebuah Mystical Spirit Beast??” Pandangan dari Octo mulai terfokus kepada Dom.
“Ah ... aku tidak sengaja mendengarnya dari Paman Richard ahaha … ahaha,” jawab Dom yang sebenarnya berbohong dengan memanfaatkan gurunya.
Hmm ... aneh sekali, sejak kapan Tuan Richard menceritakan hal seperti itu.
“Mystical Spirit Beast adalah makhluk yang sulit ditemukan, apalagi di zaman seperti ini. Mereka adalah makhluk legenda yang selalu bersembunyi dan hanya akan muncul di saat genting saja. Wujud mereka beragam, mulai dari elf, burung, singa, hingga seekor naga.
“Semakin kuat hewan tersebut, maka elemen yang terdapat dalam diri mereka akan semakin kuat.”
“Apa kau tau kenapa Mystical Spirit Beast mempunyai sebuah elemen dalam tubuhnya?” tanya Dom.
“Hmm kalau tidak salah mereka adalah monster yang diciptakan oleh seseorang, hanya saja aku tidak tau siapa itu,” Octo menggaruk kepala karena dia tidak begitu mengerti tentang hal seperti itu.
“Lalu paman-” Dom berhenti bertanya karena tiba-tiba Octo meninggalkannya begitu saja.
“Sudahlah lebih baik kau pulang, aku ingin istirahat.” Octo berjalan meninggalkan Dom karena sudah tidak ingin ditanya olehnya.
Ah ... padahal masih banyak yang ingin kutanyakan. Ya sudahlah, mungkin saja Paman Richard sudah berada di rumah.
Selama di jalan.
“Huft … kenapa akhir-akhir ini aku selalu memikirkan tentang elemen, semoga saja orang itu sudah sampai di rumah.” Dom berjalan ke rumah dengan perasaan yang sedikit kecewa.
__ADS_1
Setibanya di rumah, Dom terkejut karena ternyata orang yang dicarinya selama ini sudah tiba sambil menyantap daging di meja makan.
“Eh kau sudah pulang paman?” tanya Dom yang senang melihat kedatangan Richard.
"Yah begitulah, ter ... nyuata lebih ceu ... pat dari dugaanku,” jawab Richard sambil memakan daging kesukaannya sehingga pelafalan katanya menjadi tidak jelas.
Ku kira kebiasaan buruknya berubah selama dia pergi, ternyata ....
“Sebenarnya apa yang sedang kau lakukan hingga tidak ingin mengajakku?” tanya Dom sambil ikut makan bersama Richard.
“Bocah sepertimu tidak perlu tau, lagipula kau pasti tidak mampu melakukannya hahaha.” jawab Richard dengan nada mengejek.
“Hah?! Kau meremehkanku??” Dom benci dengan wajah mantap Richard ketika mengejeknya.
“Hahaha tidak-tidak,” Richard masih tidak bisa menahan tawanya sehingga membuatnya tersedak dan membuat Dom menjadi tertawa.
“Uhuk … uhuk!” Richard tersedak.
Sudah lama aku tidak melihatnya seperti itu hahaha.
Setelah suasana kembali tenang, Richard mulai membahas masalah yang selalu dialami oleh Dom.
“Baiklah Dom karena aku sudah kembali, pada sore hari kita akan menguji kekuatanmu lagi.” Meski sudah tersedak, Richard masih mengulangi hal yang serupa sehingga nada bicaranya tidak jelas.
Habiskan dulu makananmu sialan baru berbicara!!!
__ADS_1
Bersambung ....