Uncle, Love Me Please!!!

Uncle, Love Me Please!!!
BAB 10


__ADS_3

Hari ini adalah hari dimana Senja dan semua murid akan menghadapi ujian untuk menentukan kelulusan mereka.


Senja sudah mempersiapkan dengan sangat baik dan matang tentunya. Jangan lupakan Uncle Iko yang mendadak akan menjadi guru privat pribadinya.


🎢


Flashback ON


2 hari sebelum ujian


"Senja ayo belajar." Ucap Uncle Iko.


Dengan malas nya dan keterpaksaan yang begitu hebatnya, Senja mendudukkan dirinya di kursi berhadapan dengan Uncle Iko untuk belajar semua materi yang akan di ujian besoknya. Sudah ada beberapa buku di atas meja tersebut.


"Sudah Uncle, Senja capek ingin istirahat." Ucap Senja yang sudah menguap beberapa kali meskipun ia baru belajar 1 jam.


"Kau masih belum menguasai nya Senja! oke kita istirahat 15 menit setelah nya, Uncle akan kembali mengajarimu." Ucap Uncle Iko.


Dan benar saja, tepat setelah 15 menit jeda istirahat Uncle Iko kembali mengajari Senja untuk memahami semua materi yang di ujian!


Good!


3 jam Uncle Iko menjelaskan sesekali memberikan kuis kepada Senja, Sungguh Uncle nya kenapa memiliki daya baterai yang begitu kuat.


Dan semua harus berakhir dengan paksaan Senja yang sudah tak tahan dan mengantuk.


Senja sebenarnya gadis yang sangat pandai, ia sudah beberapa kali menjuarai Olimpiade IPA, namun entah mengapa Uncle Iko begitu posesif dan gigih membuatnya belajar agar hasil ujian nya akan maksimal.


Flashback OF


🎢


Senja mengerjakan soal ujian di depan nya dengan sangat baik dan teliti, hingga waktu menunjukkan kurang 30 menit dari waktu yang telah di tentukan selesai.


Jumlah soal ada sebanyak 40 pilihan ganda, sudah terjawab dengan sempurna oleh Senja tanpa ada halangan.


30 menit terakhir Senja kembali mengoreksi jawaban nya agar ia yakin dan ia optimis akan mendapat nilai yang terbaik dari teman nya.

__ADS_1


Berbeda dengan Nina sahabatnya, yang tampak mengeluh dan memijat pelipis nya berhadapan dengan berbagai soal yang ada.


"Sut, Sut, sut." Teriakan kecil dari Nina yang di tunjukkan oleh Senja.


"Apa?" Jawab Senja dengan isyarat mengangkat kedua bahunya.


Tak menyia-nyiakan kesempatan serasa aman tak terlihat oleh pengawas, Nina menanyakan beberapa soal kepada Senja yang otaknya tak mampu untuk menjawab.


"Senja! kamu sudah selesai! kalau sudah kumpulkan." Ucap Pengawas Ujian.


Good, ingin rasanya Senja memaki sahabatnya yang terus bertanya hingga ia harus di panggil pengawas ujian. Dan lebih parahnya Senja dengan baik hatinya menjawab semua pertanyaan yang Nina ajukan.


Kau patut di acungi dua jempol Senja, πŸ˜‚


"Sudah bu." Jawab Senja.


"Ya sudah kumpulkan didepan." Ucap Ibu pengawas ujian.


Dengan langkah santainya, Senja mengumpulkan lembar jawaban nya didepan dan mengambil tas miliknya. Melangkah kan kakinya keluar ruangan.


"Akhirnya." Ucap Senja lirih dalam hatinya.


"Sebaiknya ke kantin ah, laper juga, sambil nunggu Nina selesai." Gumam Senja mengelus perutnya yang rata. Tampak suara cacing meronta meminta jatahnya.


...🌺🌺🌺...


Semangkok bakso, kerupuk pangsit, sambal, jangan lupakan es jeruk.


Senja menatap dengan berbinar semangkok bakso di hadapan nya.


"Oke Senja, mari makan." Ucap Senja pada dirinya Sendiri.


Senja menikmati semangkok bakso itu dengan sangat nikmat dan menggugah selera.


Tanpa ia sadari ada seseorang yang kini tengah memandangnya dengan tersenyum. Entahlah itu senyum apa.


"Senja Aulia Husna. gadis cerewet dan kelas 3 IPA 2." Ucapnya tampak duduk di depan senja tanpa permisi.

__ADS_1


Uhuk


Uhuk.


Senja tersedak dengan perkataan seseorang baru saja, untung bakso yang di kunyah nya tidak ia sembur kan pada pemuda di hadapan nya.


"Lo siapa?" Ucap Senja beringas.


"Kenalan Erlangga Wijaya, panggil aja Angga." Ucap nya tersenyum.


"Gak tanya." Ucap Senja berdiri hendak meninggal pemuda yang duduk di depan nya tanpa permisi.


"Hey! lo utang sama gue karena lo yang dengan sengaja nabrak gue waktu itu Senja!" Ucap Angga mencekal pergelangan tangan Senja yang hendak pergi


"Lepas ga!" Ucap Senja mengibaskan tangannya agar terlepas.


"Hem, gue minta maaf sama lo Angga. waktu itu gue kebelet ke toilet dan itu tidak sengaja." Ucap Senja melembut meminta maaf.


"Enak aja cuman maaf. gue ga terima." Ucap Angga.


"Lo tu maunya apa sih, gue kan udah minta maaf." Ucap Senja sengit.


"Lo harus temenin gue keluar." Ucap Angga menaik turunkan alisnya.


"Ogah." Ucap Senja berlari pergi meninggalkan Angga yang meringis kesakitan


Karena sebelum Senja pergi, ia dengan sengaja menginjak kaki milih Angga.


Argh itu cewek kuat bener sih tenaganya, sadis amat! galak-galak ngegemesin! Ucap Angga menatap Senja.


Dasar cowok gila! dih! emang aku cewek apaan , cuman karena ga sengaja nabrak, dia jadi seenaknya. amit-amit ketemu dia lagi. Ucap Senja dengan mulut komat kamit menyumpahi Angga.


Akhirnya Senja memilih untuk langsung pulang ke rumah, tanpa menunggu Nina, merebahkan dirinya dan bersenang-senang karena sudah tidak ada beban sekolah dan ia tak perlu mendengarkan guru privat Uncle Iko yang cerewet.


🎢🎢🎢


Happy Reading ya guys.

__ADS_1


Jangan lupa like dan komen


dan yang udah Vote Author ucapin terimakasih.


__ADS_2