Uncle, Love Me Please!!!

Uncle, Love Me Please!!!
BAB 50


__ADS_3

Kalian pasti mengerti bukan? Romansa cinta saat masih sebulan menjalin hubungan, ah itu sangat menyenangkan dan membahagiakan bukan?


Tapi itu jika keduanya mencintai? Dan Senja masih berusaha untuk mencintai Angga, dia pemuda yang baik yang selama ini selalu ada untuk membantu dirinya.


Kau baik Angga! Kenapa hatiku tak bisa mencintai mu? Kenapa sesakit ini melupakan dan berusaha mencintaimu. Lirih Senja yang saat ini ada di taman depan rumahnya.


Rumah Sederhana hasil jerih payah Senja bekerja sebagai seorang dokter, yang terletak di salah satu perumahan di kota jakarta itu.


"Sayang, Kau kenapa?" Ucap Bunda Nur menegur putrinya yang memandang lurus kedepan menikmati sore hari itu.


"Tak apa Bunda."


"Kau yakin? Tak ingin menceritakan pada Bunda?" Ucap Bunda Nur menatap lembut putrinya, membelai rambut panjang indah milik Senja.


Ya semenjak Senja di terima di rumah sakit di ibu kota, kedua orang tua Senja memilih untuk tinggal bersama dengan putrinya. Untuk usahanya, semua sudah di serahkan pada salah satu tangan kanan yang masih memiliki hubungan keluarga dari kedua orang tua Senja. Kedua orang tua Senja hanya memantau perkembangan Toko Sembako lewat laporan email yang di kirimkan oleh tangan kanannya, tentu Senja membantu orang tuanya untuk memeriksa laporan tersebut.


"Hah, Bunda. Kenapa sangat susah mencintai Angga, Senja sudah berusaha untuk menghapus kenangan bersama Uncle Iko." Lirih Senja dengan tertunduk sedih.


"Kau masih mencintai nya sayang?".


"Iya Bunda."

__ADS_1


"Dia sudah bahagia dengan keluarga nya, lupakan dia sayang. Bunda rasa, Angga adalah pemuda yang sangat baik untukmu." Ucap Bunda Nur memberi nasihat.


"Senja juga berharap bisa melupakan itu, tapi hati Senja tak mau melupakan Uncle Iko Bunda."


"Uncle masih menempati posisi yang paling tinggi di hati Senja."


"Angga memang baik Bunda, tapi Senja hanya menganggap Angga seperti seorang sahabat sekaligus seorang kakak." Ucap Senja menjelaskan perasaan hatinya yang sesungguhnya.


"Lantas, siapa yang pantas menemani putri Bunda? Senja! dengarkan! Ayah dan Bunda sudah tua, kita ingin kau memiliki keluarga yang bahagia, dan ada yang akan menjagamu Senja! Ayah dan Bunda tak tau sampai kapan umur Ayah dan Bunda untuk menjagamu. Lupakan Uncle Iko dia sudah bahagia dengan keluarga nya sayang." Ucap Bunda Nur menasehati dengan lembut putri semata wayangnya.


"Bunda! Jangan seperti itu. Bunda dan Ayah akan di berikan umur panjang dan bisa bermain bersama cucu Bunda kelak." Ucap Senja menggelengkan kepala, ia menolak perkataan sang Bunda.


"Sanja! Bunda yakin! Kau pasti bisa mencintai Angga! Dia pemuda yang baik dan pantas mendampingimu! Dan yang lebih penting! Angga begitu mencintai mu sayang." Ucap Bunda Nur.


Uncle! Apa kau juga bahagia di sana! Aku sangat merindukanmu Uncle! Bolehkah aku egois? Aku ingin sekali bertemu dengan mu! Meski ku tau! kau bukan untukku Uncle! dan kita tak mungkin bersama. Monolog Senja dalam hatinya.


🎶


Malam ini Senja tampil cantik dengan balutan gaun indah nan elegan, Rambutnya di tata sedemikian rupa cantiknya.


"Kau siap sayang?" Ucap Bunda Nur.

__ADS_1


"Ya Bunda Senja siap! Kau benar Bunda! Angga pemuda yang sangat baik dan Senja akan berusaha berjuang mencintai dan menerima Angga." Ucap Senja tersenyum.


Setelah seminggu terlibat perbincangan pada ibunya di sore hari itu, Perihal pergulatan hati yang mendera relung hati nya. Hari ini semua pihak keluarga Angga dan Senja sudah berkumpul di ruang tamu. Akan ada acara pertunangan yang akan di adakan antara Senja dan Angga.


Wajah Angga begitu berbinar senang, Bagaimana tidak? Wanita yang amat di cintai nya, di jaganya selama kurang lebih 4 tahun, hari ini merupakan satu langkah pasti untuk menghalalkan pujaan hatinya, menjadikan miliknya dan satu-satunya.


"Kau sangat cantik sayang." Ucap Angga berbisik di telinga Senja.


"Kau juga tampan! Dan berhenti menggodaku!" Ucap Senja melirik ke arah Angga.


Acara pertunangan itu di gelar dengan sederhana dan lancar sesuai dengan yang telah di rencanakan kedua belah pihak keluarga.


🎶


Happy Reading ya guys.


Maaf telat up


dan maaf badan gak bisa di buat untuk ngetik panjang.


hanya bisa segini dulu ya💙

__ADS_1


See You


__ADS_2