
Hay Hay Hay
Gimana kabar pembaca setia Uncle Iko? Sehat-sehat ya kan?
Mau ngucapin Selamat Natal bagi umat Kristiani yang sedang merayakan ya.
Udah gitu aja💙 Semoga hari ini menyenangkan ya. ❤
🎶
Happy Reading guys.
"Baby ini sudah malam, aku ingin pulang!" Ucap Senja setelah acara meminta restu dari putra Uncle Iko dan menikmati makan malam bersama.
"Pulang kemana? Ini kan rumahmu honey."
"Oh ayolah baby! Jangan mengajak ku bercanda, ini sudah malam."
"Aku tak bercanda, Aku sudah meminta ijin pada Bunda dan Ayahmu, malam ini kau menginap disini."
"Uncle! Kau tak bisa begitu."
"Tapi aku bisa! Sudahlah! Jangan membantahku, segera tidur honey! Besok kau haris bekerja bukan?" Ucap Uncle Iko berlalu pergi.
"Menjengkelkan!" Gumam Senja menghentak-hentakkan kakinya.
"Aku masih bisa mendengar gerutumu honey!"
"Ahh... "
"Pasti Papa tak mengizinkan mommy pulang bukan?" Ucap Gara tiba-tiba.
"Ah ya! Papa mu menjengkelkan!" Ucap Senja cemberut lucu di depan Gara saat dirinya hendak masuk kedalam kamar yang sudah disiapkan untuk dirinya.
"Hahahaha, Mommy harusnya faham dengan sikap Papa bukan? Sudah tak apa, menginap sesekali di rumah ini tak apa bukan? Nantinya ini akan menjadi rumah Mommy juga kan? segera tidur mommy ini sudah malam."
"Ya gara, kau juga harus tidur! Besok kau harus sekolah bukan?"
__ADS_1
"Ya mommy! good Night, have nice dream." Ucap Gara melangkah masuk kedalam kamarnya,
walaupun ini pertama kalinya Senja datang ke rumah ini tapi sudah ada maid yang siap segera menunjukkan letak kamarnya, kaki nya melangkah masuk kedalam sesuai dengan arahan yang diberikan, suasana kamar yang putih dan abu-abu mendominasi, cukup cantik, cerah dan elegan menurut Senja.
"Ah lelahnya." Direbahkan nya tubuh senja di atas kasur King Size tersebut, kamarnya cukup luas, ada lemari yang sudah berisi pakaian wanita, dan entahlah semua nya sesuai dengan selera dan fashion yang Senja inginkan.
Cukup lelah jika memaksakan untuk berfikir kenapa semuanya sudah siap, ah lebih baik tidur! sudah pernah beberapa bulan tinggal dengan Uncle Iko ia cukup faham dengan karakter pria yang dicintainya itu, semua nya pasti di siapkan olehnya, perlahan namun pasti,. kedua bola mata Senja perlahan terlelap mengarungi samudra mimpi.
"Ah kenapa sangat nyaman! Gulingnya hangat dan memiliki suhu." Gumam Senja merapatkan tubuhnya lagi memeluk guling yang ada.
Seringai tipis senyum menghiasi wajah pria matang itu, bagaimana tidak? Tanpa bersusah payah lagi? Tubuh wanita yang sangat ia rindukan sudah mendusel dengan sempurna di tubuhnya.
"Mimpi indah senjaku💙" Lirih Uncle Iko sebelum ikut terlelap dan mencium kening Senja.
🎶
"Hoam... Nyaman sekali." Ucap Senja merentangkan kedua tangan nya.
"Nampaknya tidurmu sangat nyenyak honey?" Ucap Uncle Iko yang sudah terbangun dan menggunakan tangannya untuk bertumpu menatap indah raut wajah cantik natural milik Senja, Oh kenapa menggemaskan sekali. Gumam Uncle Iko.
"Uncle... Kau kenapa ada disini?" Pekik Senja langsung terduduk dan menjauh dari jangkauan Uncle Iko.
"Ah... apa...?"
"Sudah segera mandi aku akan mengantarkan mu bekerja." Ucap Uncle Iko langsung beranjak pergi dari kamar tersebut.
🎶
"Apa tidur mu semalam begitu nyenyak mommy?" Tanya Gara saat ketiganya sudah berkumpul di ruang makan menikmati berbagai menu hidangan sarapan yang sudah terjadi.
"Ah... ya... "
"Kenapa kau gugup Mommy? Apa Papa ku menganggu tidurmu?" Tanya Gara penuh selidik.
Uhuk
Uhuk
__ADS_1
Uhuk
"Minumlah." Ucap Papa Iko menyodorkan minuman kepada Senja.
"Jangan menggoda mommy mu Gara! Papa tak mungkin mengganggunya! Bukan begitu mommy?" Ucap Papa Iko lagi melirik ke arah Senja dengan mengedipkan sebelah matanya.
"Papa! Kau terlihat begitu mencurigakan!" Ucap Gara dengan menatap Papanya penuh selidik.
"Sudah! Sana kau harus berangkat kalau tidak, nanti kau terlambat." Ucap Papa Iko menasehati putranya.
"Baiklah Papa!"
🎶
"Ingat honey! Nanti saat pulang kau harus mengabari ku! Aku akan mengantarkan mu pulang!"
"Jaga matamu untukku honey!"
"Jangan kau tergoda dengan dokter lain."
Dan masih banyak petuah yang Uncle Iko berikan kepada Senja, ah sangat manis sekali tapi begitu jengkel karena Uncle Iko selalu mengulang kata yang sama dengan inti yang sama.
"Baby! Diam lah aku akan menjaga hatiku untukmu! Karena aku hanya mencintaimu."
"Aku yakin itu honey! Tapi aku tak yakin dengan pria di luar sana yang menatap kecantikan mu."
"Hah... Sudahlah baby! Aku bekerja dulu." Ucap Senja langsung pamit dan berlari masuk kedalam sebelum ada petuah yang keluar dari mulut Uncle Iko lagi untuk kesekian kalinya.
"Kulihat harimu menyenangkan dokter senja." Ucap Angga yang menegur langkah Senja.
"Sangat menyenangkan. Dan maaf untuk...."
"Sudahlah tak apa, mungkin bukan takdirnya."
"Kau laki-laki terbaik yang pernah ku kenal, aku akan selalu menganggap mu sebagai kakak ku dan kau pasti akan mendapatkan wanita yang lebih baik dariku." Ucap Senja menepuk pundak mantan tunangan nya.
"Semoga! Dan kau harus selalu bahagia dengan pilihan mu!"
__ADS_1
"Ya akan aku ingat selalu pesan mu."
🎶