
Uncle Iko menyambut uluran tangan Angga dengan sedikit keras menekan kan.
Sedangkan untuk Senja! Persetan dengan keadaan. Di sambutnya uluran tangan Senja dan di tariknya dengan cepat hingga tubuh Senja berada dalam pelukan nya.
Cukup gila memang? Memeluk wanita di depan tunangan nya dan anak semata wayang nya? Namun rindu terlalu jahat bila tak di tuntaskan dengan segera! Detik ini Uncle Iko akan egois dengan keadaan! Yang terpenting rasa rindunya tersalurkan.
"Aku merindukan mu honey!" Lirih Uncle Iko berbisik pada telinga Senja.
"Mohon lepaskan Pak!" Ucap Senja dengan kalimat formal dan mati-matian menahan air matanya agar tak keluar.
"Tuan Iko mohon lepaskan tunangan saya!" Ucap Angga berusaha melepaskan pelukan yang dilakukan Iko terhadap Senja.
"Papa! Ayolah! lepaskan tante Senja! Tak baik papa! Ada tunangan Tante Senja disini." Ucap Gara menarik dan menepuk baju yang di kenakan papanya.
"Maaf!" Ucap Uncle Iko melepaskan pelukan nya dari Senja.
Tubuh Senja di tarik ke belakang Angga dan "Mohon maaf tuan Iko! Anda harus menjaga sikap Anda ke depan nya! Saya permisi!" Ucap Angga menuntun Senja untuk segera pergi dari tempat itu.
Uncle Iko menatap nanar punggung Senja dan Angga yang menghilang! Kenapa! Kenapa! Apa salah ku honey! Apa! Disaat aku dan Monica sudah berpisah! Kenapa justru kau yang memiliki ikatan dengan pria ingusan itu Honey! Apa kau tak lagi mencintaiku! Kenapa! Monolong nya dalam hati tentang semua perasaan yang di rasa amat menyakitkan.
"Papa!" Ucap Gara membuyarkan lamunan Papa Iko.
"Ya?" Jawab nya dengan nada pasrah.
"Kau tak apa papa? Kenapa saat kau melihat tante Senja? Kau langsung memeluknya?" Tanya Gara penuh selidik.
"Ah papa.... Sudahlah Ayo pulang!" Ucap Papa Iko melangkah pergi di ikuti dengan sang putra.
🎶
"Menangis lah aku akan setia menunggu mu!" Ucap Angga menepuk pundak Senja.
__ADS_1
"hiks... hiks... hiks... " Seketika tangis Senja pecah dan terdengar sangat memilukan di telinga Angga.
Senja? Apa kau masih mencintainya? Aku yang selama ini ada untukmu! Apa tak ada sedikit di hatimu tempat untuk mencintaiku? Monolog Angga menepuk lembut punggung Senja yang tengah menangis dalam pelukan nya.
"Ini minumlah." Ucap Angga menyerahkan botol minum kepada Senja, saat ini keduanya tengah berada di taman yang tak jauh dari lokasi tersebut,
"Terimakasih Angga." Ucap Senja menengguk habis minuman yang di berikan Angga kepadanya.
"Kau masih mencintainya?" Tanya Angga.
"Apa aku boleh jujur dengan perasaan ku?" Tanya Senja takut-takut mengecewakan atau menyakiti perasaan Angga! Orang yang selama ini selalu ada untuk dirinya.
"Katakanlah! Tak apa!" Ucap Angga dengan tersenyum.
"Ya aku masih mencintainya! Tapi! Aku tau, aku tak mungkin bersamanya! Dia sudah memiliki keluarga dan seorang putra!" Ucap Senja tertunduk sedih.
"Apa tak ada sedikit perasaan untukku?" Tanya Angga menatap lembut manik mata basah yang menghiasi kedua mata tunangan nya.
"Apa kau tak bisa mengubah rasa sayang seorang kakak. menjadi ras sayang terhadap seorang pria? Bahkan cinta?" Ucap Angga..
"Aku akan berusaha untuk itu Angga! Dia sudah bahagia dengan keluarganya! Dan aku pun harus bahagia bukan?" Ucap Senja memaksakan tersenyum.
"Maaf jika aku memaksa dirimu sayang." Ucap Angga begitu lirih.
"Kau tak memaksaku sama sekali! Tapi memang sudah takdirku harus begini." Ucap Senja tersenyum.
🎶
"Doni keruangan saya!" Ucap Tuan Iko yang saat ini sudah sampai di rumah nya yang ada di jakarta.
"Baik Tuan." Ucap Doni menjawab telfon itu.
__ADS_1
"Gara! Kau ke kamar ya! Ada hal yang harus Papa bicarakan dengan Uncle Doni!" Ucap Papa Iko pada putra kesayangan nya.
"Ya Papa!"
Beberapa menit Iko duduk di kursi ruang kerjanya, Doni masuk kedalam dengan memberikan hormat padanya.
"Duduk Doni! jika di rumah kau tak perlu seformal itu padaku!" Ucap Tuan Iko pada Doni.
"Tidak apa-apa Tuan! Ada yang bisa saya bantu?" Tanya Doni.
"Kau tau wanita yang berbicara dengan Gara saat di taman itu?"
"Ya Tuan! Saya tau wajahnya tapi tidak tau namanya! Apa dia berbuat sesuatu yang buruk pada Tuan Muda?"
"Tidak! Aku ingin kau mencari tau tentangnya! dan esok kau harus mengirimkan semua informasi tersebut ke dalam emailku."
"Baik taun Iko, apa ada lagi?" Tanya Doni.
"Tidak! Kau boleh keluar!"
"Baik Tuan! Saya permisi!" Ucap Doni melangkah pergi.
Kau yang mengajari ku berjuang untuk meraih apa yang membuat ku bahagia bukan? Kali ini apapun caranya kau akan menjadi milikku Senja! Aku gak peduli dengan Angga tunangan mu!
Cukup 4 tahun lalu aku menuruti keinginan mu! Tapi tidak untuk SEKARANG! Aku sudah menemukan mu! Dan aku akan mencari tau tentang mu! Semuanya! Lirih Uncle Iko bermonolog dalam hatinya.
Sosok gadis kecil yang sukses membuatnya mabuk kepayang dan membangkitkan jiwa mudanya! Banyak wanita yang sukarela menjadi ibu sambung untuk Gara putranya! Tapi pesona Senja membuatnya abadi dan bertahta paling tinggi di hati Riko Dirgantara.
🎶
Happy Reading guys.
__ADS_1